*WILUJEUNG*

bertriliun cara yang dilakukan untuk mencari ilmu,>>itulah kami<<

Rabu, 07 Desember 2011

senandung ALI bin abi Thalib


Bismillahirrhmaanirrahiim...
Surat ini kutujukan untuk diriku sendiri serta saudara-saudariku yang  InsyaAllah tetap mencintai Allah dan rasul-Nya di atas segalanya, karena hanya cinta itu yang dapat mengalahkan segalanya, cintahakiki yang membuat manusia melihat segalanya dari sudut pandang yang berbeda, lebih bermakna dan indah…
Surat ini kutujukan untuk hatiku dan hati saudara/i-ku yang kerap kali terisi oleh cinta selain-Nya, yg mudah sekali terlena oleh indahnya dunia, yang  terkadang melakukan segalanya bukan karena-Nya, lalu di ruang hatinya yang kelam merasa senang jika dilihat dan dipuji orang, entah di mana keikhlasan. Maka saat ini kurasakan kekecewaan dan kelelahan karena yang kulakukan tidak sepenuhnya berlandaskan keikhlasan, padahal Allah tidak pernah menanyakan hasil. Dia akan melihat kesungguhan dalam berproses….
Surat ini kutujukan pula untuk jiwaku serta jiwa saudara/i-ku yang  mulai lelah menapaki jalan-Nya ketika seringkali mengeluh, merasa terbebani bahkan terpaksa untuk menjalankan tugas yang sangat mulia. Padahal tiada kesakitan, kelelahan, serta kepayahan yang dirasakan oleh seorang hamba melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosanya….
Surat ini kutujukan untuk ruh-ku dan ruh saudara/i-ku yang mulai terkikis oleh dunia yg menipu, serta membiarkan fitrahnya tertutup oleh maksiat yang  dinikmati, lalu di manakah kejujuran diletakkan?? Dan kini terabaikan sudah secara nurani yang bersih, saat ibadah hanyalah rutinitas belaka, saat fisik dan pikiran disibukkan oleh dunia, saat wajah menampakkan kebahagiaan yang semu, coba lihat hatimu menangis, tertawa dan merana….
Surat ini kutujukan untuk diriku dan diri saudara/i-ku yang sombong, yang terkadang bangga pada dirinya sendiri. Sungguh tiada satupun yang membuat kita lebih dihadapan-Nya selain ketakwaan. Padahal kita menyadari bahwa tiap-tiap jiwa akan merasakan mati, namun kita masih bergulat terus dengan  kefanaan…
Surat ini kutujukan untuk hatiku dan hati saudara/i-ku yang mulai mati, saat tiada getar ketika asma Allah disebut, saat tiada sesal ketika kebaikan terlewatkan begitu saja, dan saat tiada rasa dosa ketika menzhalimi diri dan saudaranya…
Akhirnya surat ini kutujukan untuk jiwa yang masih memiliki cahaya meskipun sedikit, jangan biarkan cahaya itu padam. Maka terus kumpulkan cahaya itu hingga ia dapat menerangi wajah-wajah di sekeliling,memberikan keindahan Islam yang sesungguhnya hanya dengan kekuatan dari-Nya…
“Adakah hari-hari yang mungkin aku bisa lari dari maut, hari yang  ditentukan, dan yang tidak ditentukan. Hari yang tidakditetapkan, akupun tak gentar dan hari yang ditentukan-pun aku tak kuasa menghindarinya. Ku katakan padanya, ia telah terbang bertabur bintang. Dari para syuhada yang gugur yang tak kau pedulikan. Maka sesungguhnya engkau walau meminta penundaan meski sehari atas ajal yang ditetapkan padamu, tentu ia takkan mau karena itu bersabarlah saat menghadapi kematian karena mengharapkan keabadian adalah sesuatu yang mustahil.”
(Disenandungkan oleh Ali bin Abi Thalib kala mengahadapi  musuh-musuhnya)

kuda dan anjing


Seekor anjing tampak menatapi tingkah seekor kuda yang berlari-lari tak jauh dari hadapannya. Sang kuda begitu ceria. Sesekali, kuda menggoyangkan kepalanya seperti sedang berdendang riang. Anjing pun mengubah wajah cemberutnya dengan bersuara ke arah kuda.

“Kamu begitu bahagia, kuda?” tanya sang anjing menampakkan wajah penasaran. Padahal, di masa kering seperti ini, sebagian besar penghuni padang rumput terjebak kehidupan yang begitu sulit.

“Ya, aku bahagia!” ucap kuda sambil terus berlari kecil seraya tetap mengungkapkan keceriaannya.

“Kamu tidak merasa susah di masa kering seperti ini?” tanya anjing dengan wajah masih muram.

“Tidak!” jawab kuda singkat. Gerakan larinya makin melambat. Dan, sang kuda pun menghentikan langkahnya di depan sang anjing.

“Apa kamu sudah kaya, temanku?” tanya si anjing serius. Yang ditanya tidak memberikan reaksi istimewa. Kuda cuma menjawab pelan, “Tidak!”

“Mungkin kamu sudah punya rumah baru seperti kura-kura, keong, atau yang lainnya?” tanya anjing tetap menunjukkan rasa penasaran. Kuda hanya menggeleng.

“Mungkin kamu sudah bisa menghasilkan mutiara seperti para kerang di laut?” tanya sang anjing lagi. Lagi-lagi, kuda menggeleng. “Lalu? Kenapa kamu begitu bahagia?” sergah anjing lebih serius.

“Entahlah,” jawab kuda sambil tetap menunjukkan wajah cerianya. “Aku bahagia bukan karena punya apa-apa. Aku bahagia karena bisa memberi apa yang kupunya: tenaga, kecerdasan, bahkan keceriaan,” jelas kuda begitu panjang.

“Itukah yang membuatmu bahagia dibanding aku?” tanya anjing mulai menemukan jawaban menarik.

“Aku merasa bahagia dan kaya karena selalu berpikir apa yang bisa kuberikan. Dan bukan, apa yang bisa kudapatkan,” tambah si kuda yang mulai beranjak untuk kembali berlari. **

Manis pahit kehidupan kadang bergantung pada bagaimana kita memandang. Dari situlah sikap diri akan menemukan cermin. Kalau hidup dipandang dengan wajah muram, maka cermin akan memantulkan sikap susah, suram, dan tidak mengenakkan.

Cobalah letakkan mata hati kita di tempat yang nyaman untuk memandang hidup ini secara positif. Maka, kita akan menemukan energi baru tentang bagaimana mengarungi hidup.

Dari situlah, sikap yang muncul persis seperti diungkapkan sang kuda, “Aku merasa bahagia karena selalu berpikir apa yang bisa kuberikan. Bukan, apa yang bisa kudapatkan.” (muhammadnuh@eramuslim.com)
فَأَمَّا مَن أَعْطَى وَاتَّقَى ﴿٥﴾ وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى ﴿٦﴾ فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى ﴿٧﴾ وَأَمَّا مَن بَخِلَ وَاسْتَغْنَى ﴿٨﴾ وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَى ﴿٩﴾ فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَى ﴿١٠﴾

Sumber : eramuslim

Jumat, 02 Desember 2011

3 Software Penting Bagi Penulis Blog

1. Windows Lives Writter
          Windows Lives Writter adalah software buatan microsoft untuk memudahkan kita dalam menulis artikel blog baru secara offline

2. Faststone Capture
         Software yang digunakan untuk merekam apa saja yg dilakukan dikomputer dalam bentuk video.
3. CyberLink Power Director

        Software Video Editing Sempurna dan cocok bagi blogger Sejati untuk mengedit video yang direkam
Faststone Capture
          


            

Cara membuat Kabel Jaringan UTP

Kabel Jaringan
bagi yang ingin membuat jaringan,, dipastikan kita menggunakan kabel jaringan belden amerika atau belden australia , kenapa eh kenapa..?? karna belden amerika/australia sudah terjamin kualitasnya..dan apabila menggunakan kabel yang murahan dapat dengan mudah rusak.. berikut cara untuk membuat kabel jaringan UTP :
  • Peralatan yang akan digunakan:
  1. Kabel Jaringan (belden Amerika/Australia)
  2. konektor RJ-45
  3. Gunting/Cuter
  4. Crimp tool
  • Potong ujung kabel jaringan sesuai dengan panjang konektor dengan gunting/cuter.
  • lalu urutkan.
  • ada dua urutan tipe dalam pembuatan kabel jaringan, yaitu: 
    *tipe A (Jarak Jaringan Pendek)
  1. Putih orange
  2. Orange
  3. Putih Hijau
  4. Biru
  5. Putih Biru
  6. Hijau
  7. Putih coklat
  8. Coklat
    *tipe B (Jarak Jaringan Jauh)

  1. Putih hijau
  2. Hijau
  3. Putih orange
  4. Putih Biru
  5. Biru
  6. Orange
  7. Putih Coklat
  8. Coklat
a. T-568A (Tipe B) b.T568B (Tipe A)


  •  Setelah Berurutan, Kemudian masukan kabel ke dalam Konektor sesuai jalur masing-masing.
  •  kemudian press konektor dengan crimp tool
  • Sesudah selesai test kabel jaringan dengan dengan UTP TESTER
gambar: UTP TESTER