Ada banyak cara untuk mencari uang di internet. Salah satunya yaitu dengan membuat website lalu me-monitize istilahnya agar website tersebut bisa menghasilkan uang.
Pada saat ini memang sedang ngetrend di kalangan netter ( org yg hobby internet ) untuk mencari penghasilan tambahan. Pada umumnya mereka membuat website lalu mendaftar ke program2 affiliasi yg bisa menghasilkan uang di internet.
Bila anda mempunyai website yang sudah di monitize, maka penghasilan extra akan datang dengan sendirinya meskipun anda sedang tidur sekalipun. Hal ini dikarenakan website anda akan on line 24 jam sehari ,7 hari seminggu, dan pengunjung website anda yg mengklik iklan disana akan memberikan penghasilan tambahan untuk anda. Dan hal ini terjadi terus menerus tanpa anda harus monitor. Pokoknya begitu anda membuat website tersebut online maka ia punya potensi besar untuk menghasilkan uang.
Lalu berapa modal yg harus dikeluarkan untuk membuat website seperti itu ? Untuk saat ini bisa di pastikan anda tidak akan keluar uang sepeser pun kecuali untuk bayar sewa rental warnet / komputer, rokok dan minuman untuk menemani anda dalam membuat website atau blog.
Nah jika anda sudah selesai membuat website, ada beberapa program affiliasi gratis yg bisa anda ikuti saat ini. Diantaranya adalah :
Cara membuat website / blog anda menghasilkan uang lewat cz.cc
(RECOMENDED - sudah terbukti membayar)
Perusahaan domain web gratis ini selain menawarkan domain gratis untuk website anda juga menawarkan kerja sama dengan orang orang yang telah mendaftar disana secara gratis.
Domain adalah alamat dari website anda. contohnya http://howtodiy.000webhost.com/. Sedangkan website adalah sekumpulan file html yang disimpan disuatu web server atau web hosting.
Jika anda ingin punya website yang gratis dan bisa menghasilkan bayaran dollar, saya sangat menyarankan anda ikutan di program ini.
Cara nya adalah dengan memberikan link referensi yg mengarahkan pengunjung website / blog anda ke website mereka. Dari setiap orang yg mendaftar, anda mendapat komisi USD 0.15. Kelihatannya sih kecil yah, kalo di konversi ke rupiah cuma sekitar 1.000 rupiah. Tapi coba anda bayangkan jika website/blog anda nantinya punya banyak pengunjung.
Setelah terkumpul minimal $ 15 maka komisi anda dpt dicairkan kapanpun lewat Paypal (jadi bisa dicairkan tiap hari). Klik disini untuk mendaftar CO.CC:Free Domain
Bukti pembayaran dari co.cc
uang internet dari co.ccDan ini bukti penerimaan uang yang sudah masuk di akun paypal saya.
uang yang sudah masuk ke rekening paypay
Silahkan anda cek kecocokan jumlah yg di transfer antara akun co.cc dan paypal saya. Setelah anda cek, maka anda akan yakin kalau co.cc benar2 sudah membayar saya.
Total dari januari s/d juni 2010 = 328.9 dollar x 9000 = 2.960.100
Emang sih sedikit karena rata2 hanya Rp 493.350/ bulan
Tapi ini karena pengunjung blog ini tidak begitu banyak. Cuma sekitar 426 pengunjung perhari mulai 1 januari s/d 26 juni 2010 (berdasarkan data "first time visitor" di statcounter).
Ok. Sekarang kita coba hitung dengan data real blog saya diatas mulai 1 januari 2010 - 26 Juni 2010
Jumlah pengunjung blog = 75.027 orang (6 bln)
Jumlah sign up (orang yang mendaftar) = 3.288 orang (6 bln)
Konversi jumlah pengunjung ke jumlah sign up = 3.288 : 75.027 = 4.38 %
Jadi 4.38% pengunjung blog ini ikutan mendaftar di program gratis ini.
Data di atas adalah merupakan data real blog ini. Sekarang coba kita berangan-angan sedikit dan hitung jika pengunjung blog ini sampai 3.000 orang perhari !!! (NGIMPI KALI YEE...)
"Ingat orang bisa sukses karena punya impian. Impian membuat orang punya motivasi, dan motivasi adalah modal utama untuk sukses. Ingat juga bahwa Allah gak akan merubah nasib suatu kaum hingga kaum tersebut mau berusaha untuk merubahnya."
Ok. deh back to the topic dan siapkan kalkulator anda -:>
*** Ini adalah ilustrasi yang saya kondisikan sesuai data real pengalaman saya selama 6 bulan terakhir ikutan program ini (1 januari - 26 juni 2010). Saya menggunakan data 6 bulan untuk menghindari kesalahan prediksi/penyimpangan yg terlalu jauh***
CATATAN : 1 januari - 26 juni 2010 = 176 hari
Jika pengunjung website / blog ini adalah 3.000 orang perhari, maka 176 hari x 3000 org = 528.000 orang pengunjung dalam 6 bln
528.000 orang x 4.38% = 23.139 signup (pendaftar) dalam 6 bulan
**4.38% adalah data real blog ini selama 6 bln (silahkan lihat catatan di atas)**
23.139 x 0.15 dolar (komisi/signup) = 3.470.85 dollar ( 6 bln)
3.470.85 dolar x kurs 9.000 = Rp 31.237.650 ( 6 bln)
Jadi uang yang di hasilkan dari internet (co.cc) perbulannya Rp 5.206.275,-
Mungkin bagi sebagian orang jumlah uang tersebut untuk sebulan kecil, Tapi ingat bahwa ini adalah income passive karena anda hanya perlu lakukan hal di bawah ini (silahkan lakukan langkah demi langkah) :
Mendaftar domain gratis di CO.CC:Free Domain
Membuat blog dan memasukan kode link seperti gambar di atas ke blog anda ( jika anda sudah punya blog/ website anda tinggal memasukkan kode tersebut di atas)
Daftarkan blog anda di search engine google. Anda bisa daftar lewat sini Add Your URL
Untuk rekening penerimaan pembayaran silahkan daftar di paypal, jika anda belum punya akun paypall, anda bisa daftar disini.
Lupakan blog anda dan biarkan ia bekerja dengan sendirinya sambil sesekali cek sign up list di account cz.cc anda, dan jika hasilnya sudah di atas 15 dolar, anda bisa tarik uang tersebut ke paypal. Jika sudah terkumpul cukup banyak anda bisa tarik uang anda dari paypal ke rekening bank anda (proses makan waktu hingga 5 hari kerja bank).
Jika blog anda sudah punya pengunjung dan jika cara anda mereferensikan co.cc sangat menarik, maka dengan sendirinya anda akan punya penghasilan tambahan tanpa anda bekerja sekalipun. Untuk mengetahui jumlah pengunjung blog/website anda, silahkan daftarkan blog/website anda di sini statcounter.com dan copy kode javascript yang di berikan oleh statcounter ke website anda.
Ingat kunci dari berhasil atau tidaknya program ini adalah pengunjung blog/ website. Semakin banyak jumlah pengunjung blog anda, maka semakin banyak hasil yang anda peroleh. Semakin anda bisa meyakinkan pengunjung website/blog anda untuk ikutan program ini semakin besar yang yang bisa anda konversi ke jumlah sign up. Jika anda malas mengetik ataupun membuat review tentang co.cc di blog / website anda, silahkan anda copy paste posting saya ini ke blog/website anda asalkan anda memberikan backlink ke blog saya ini.
Nah jika anda sudah daftar domain, selanjutnya baca Langkah dan Cara Membuat Website atau silahkan lihat cara membuat blog
Cara membuat website / blog anda jadi penghasil uang melalui PPC lokal
1. Cara membuat blog menghasilkan melalui Kumpulblogger
Bila anda punya website atau blog anda bisa daftar di kumpulblogger.com. Bayarannya rupiah yang akan ditransfer langsung ke rekening anda setelah tagihan anda mencapai saldo tertentu.
Cara kerja dari kumpul blogger ini adalah mengumpulkan para pemilik website dan para pemasang iklan melalui media website kumpulblogger.com. Para pemasang iklan ini yang akan membayar kita melalui kumpulblogger ketika iklan mereka yang tampil di website kita di klik oleh pengunjung. Bila anda seorang pemula saya sarankan ikut program ini dulu.
2. kliksaya.com
Cara kerja dari kliksaya sama seperti kumpulblogger. Untuk mendaftarnya juga mudah hanya saja untuk membuat iklan dari para pemasang iklan muncul di website anda akan agak sulit kecuali website/blog anda mempunyai banyak pengunjung karena dipersyaratkan website anda punya page view diatas 10.000 perbulan yang kalau di konversi ke jumlah pengunjung minimal sekitar 300 pengunjung website per hari.
3. Cara membuat blog menghasilkan uang melalui google adsense
Google adsense merupakan produk dari google yang bisa membuat anda memperoleh penghasilan dollar. Banyak orang yang kaya mendadak gara-gara ikutan. Tapi banyak juga yang gagal. Untuk mendaftar anda harus punya website berbahasa Inggris untuk didaftarkan, setelah itu anda baru bisa menggunakanya pada website anda yang berbahasa Indonesia.
Sebaiknya anda tidak usah ikutan program ini karena untuk pendaftar baru dari Indonesia, iklan dari google adsense tidak akan muncul di website anda dalam bentuk iklan, namun hanya dalam bentuk kotak pencari yang jarang digunakan orang.
Tips cara membuat website gratis bisa menghasilkan uang:
1. Jika anda pemula daftarlah ke kumpulblogger dulu. Setelah pengunjung website anda banyak baru ikutan kliksaya.
2. Jangan hanya terpaku pada penghasilan dollar. PPC indonesia pun sanggup memberikan penghasilan tambahan lewat website anda. Pada saat ini pun saya selain ikutan google adsense saya juga ikutan kumpulblogger dan kliksaya, dan hasilnya perbulan lumayan karena hampir menyamai gaji saya satu bulan. Bahkan para senior saya ada yang bisa menghasilkan antara 6 - 8 juta perbulan dari website melalui kliksaya dan kumpulblogger.
3. Jika anda mau penghasilan dollar dari website /blog anda, sebaiknya anda coba baca blog tentang review program affliasi seperti di Xprove.blogspot.com
4. Gunakan website saja. Alasan saya karena blog agak sulit untuk di optimisasi di search engine agar bisa menang. Contohnya blog ini yang memakan waktu hampir satu tahun baru bisa menang di google. Mengenai cara membuat website anda bisa menang di search engine seperti google saya akan bahas di lain kesempatan jika saya ada waktu untuk membuat posting baru di blog tentang cara membuat website ini.
5. Ok kalau anda tertarik buruan untuk membuat website/blog anda menghasilkan uang buruan ikutan.
kemampuan ada batasnya namun ilmu tidak ada batasnya.dan jangan takut untuk mengejarnya.
*WILUJEUNG*
bertriliun cara yang dilakukan untuk mencari ilmu,>>itulah kami<<
Selasa, 11 Oktober 2011
Senin, 10 Oktober 2011
Cara Mudah Proteksi komputer anda dari virus tanpa program Antivirus & Firewall
Untuk mencegah virus, trojan, worm dan sejenisnya dengan
memakai antivirus?, belum tentu berguna. Karena virus selalu lebih baru dari
antivirus, kalau proteksi dengan program firewall & Antivirus RTS? (Real
Time System), bisa juga... cumannya komputer anda akan berjalan lebih lambat,
karena program tersebut residen di memory dan memakan system resource lagi pula
setiap anda membuka program baru, selalu akan muncul pertanyaan apakah program
ini boleh dijalankan.
Jadi solusi yang aman, cepat dan praktis bagaimana? Nah baca lebih lanjut artikel ini. Artikel ini sengaja ditulis bagi anda yang ingin mencegah kerusakan system, file dan data anda tanpa perlu campur tangan antivirus dan firewall alias MANUAL.
Pertama-tama akan kami jelaskan definisi dan bagaimana virus, trojan, worm dan sejenisnya bisa masuk ke dalam sistem komputer anda.
1. Virus sebenarnya lain dengan trojan atau worm, tapi pada prakteknya penyebarannya virus banyak di maanfaatkan oleh program worm dan trojan. Trojan adalah sebuah program yang dapat dijalankan (biasanya ber-ekstension EXE) oleh pengguna komputer dan ketika program tersebut dijalankan, dia akan merubah sesuatu dari sistem komputer kita (pada umumnya registri windows yang diubah). Nah kalau virus itu residen di memori dan dia akan merubah file yang biasanya ber-ekstension EXE atau COM dan kadang-kadang file tersebut menjadi rusak. Kalau worm (cacing) merupakan program kecil yang berupa script yang bisa nempel di mana aja, bahkan bisa nempel di html file (file website).
Program antivirus pada umumnya menggabungkan semua worm dan trojan dalam kategori VIRUS, cuma mungkin dikasih kode virusnya contoh yang worm di kasih kode W depannya baru nama worm tersebut (contoh: w32/sober) dan kita juga akan menggangapnya sama karena semua itu merusak sistem file komputer. Intinya virus bisa berupa atau berfungsi seperti trojan/worm dan sebaliknya juga, apalagi kalau file tersebut telah ter-infeksi, otomatis akan menjadi file trojan/worm juga, karena kalau pengguna membukanya akan meng-infeksi file-file lainnya.
2. Penyebaran virus dulunya hanya bisa melalui media luar seperti disktet, tapi di jaman ini virus pada umumnya memanfaatkan teknologi internet untuk menyebar luas. Cara masuknya bisa melalui E-mail (attachment), mirc, messenger (kirim/download file), download dr situs (terutama situs porno) atau bahkan memanfaatkan kelemahan dari sistem browser kita. Banyak cara pembuat virus untuk menjebak orang supaya tertarik untuk men-download dan membuka file yang ber-virus, antara lain dengan iming-iming gambar porno, gambar lucu, tools yang berguna buat anda, cara dapat uang, games bagus, hingga yang baru-baru ada pesan dr FBI/CIA untuk anda.
Sebenarnya cara mengatasi virus itu cukup mudah, antara lain:
1. Jangan membuka atau menerima file yang di dapat dr email, mirc dan messenger kalau anda belum kenal dengan pengirimnya dan belum yakin file itu berisi virus.
2. Kalau anda browser ke situs yang tidak anda kenal, matikan program java & java script. Matikan juga fitur install auto atau install on demand supaya program yang berisi virus tidak akan masuk secara otomatis ke komputer anda.
3. Kalau membuka disket, CD, DVD, USB drive dan media luar apapun bentuknya, scan dahulu dengan program antivirus untuk memastikan itu benar-benar aman.
Tips di atas mungkin akan mencegah masuknya virus ke komputer anda, tapi tidak akan 100% pasti komputer anda tidak terkena virus, bisa saja anda kecolongan. Lebih dari 90% komputer yang terkoneksi di Internet pernah terkena virus. Nah untuk mengatasi supaya anda aman dari virus, walaupun virus tersebut sempat masuk ke komputer anda, berikut ini adalah caranya:
1. Virus pada umumnya akan merusak dan memperlambat proses kerja komputer. Untuk menghindari kerusakan yang ditimbulkan virus, anda harus punya cadangan penyimpanan data atau file system. Untuk itulah backup system & data sangat diperlukan, apalagi kita tidak akan mengetahui virus di masa yang akan datang akan secanggih apa dan efek kerusakan yang ditimbulkan sejauh apa. cara backup pada winXp dan winme dengan create restore point dahulu di program> accesories> system tools> system restore, win98 bisa pakai Microsoft Backup dengan membackup folder windows semuanya. Khusus untuk data, Winxp dan winme juga harus menggunakan Microsoft Backup, karena system restore tidak 100% mengembalikan data anda.
Kalau anda males melakukannya secara manual, winxp dan winme sudah otomatis melakukannya setiap anda mematikan komputer anda, Untuk win98 satu-satunya cara hanya memakai program system schedule windows atau program lainnya yang berfungsi sebagai otomatis backup, ketika komputer lagi idle. tapi untuk pastinya, winxp dan winme juga harus memakai program tersebut supaya bila terjadi apa-apa, anda tinggal me-restore kembali. Bila komputer anda hari ini terkena virus, anda tinggal restore system sebelumnya atau yang kemarin.
2. Cara ini adalah untuk mencegah virus merusak file system kita yang biasanya berakhiran EXE, dan Sebelum anda melakukan hal ini, anda harus terlebih dahulu membackup system windows anda (baca keterangan no 1 di atas), karena penulis takut anda melakukan kesalahan yang dapat berakibat fatal terhadap system anda. Anda juga harus mempunyai dasar Windows untuk melakukan ini, kalau tidak, anda akan bingung dan kesulitan untuk memahaminya.
Caranya cukup mudah, anda tinggal merubah attribut dari file EXE anda menjadi READ ONLY alias cuma bisa dibaca, tidak bisa ditulis. caranya bisa anda menggunakan SEARCH dari windows anda, kemudian cari semua program yang ber-ektenstion EXE (search key-nya *.exe) di folder windows. Setelah itu blok semua program yang tampil (atau tekan ctrl+a) terus klik kanan pilih properties. Setelah itu pilih READ-ONLY di bagian bawah kotak pilihan atributes. Bagi yang tahu DOS (command prompt) bisa menggunakan perintah ATTRIB, fungsinya sama saja dengan cara di atas. contoh: c:\windows>attrib +r *.exe
Hal ini akan mencegah virus untuk merubah atau merusak file-file tersebut, karena pilihan tadi mematikan fitur untuk merubah file-file tersebut. Kalau anda ingin lebih yakin virus bisa mendeteksi hal tersebut, anda bisa tambahkan pilihan HIDDEN (menyembunyikan file tersebut) di sebelah kanan dari READ ONLY. Dengan kedua pilihan tersebut virus-virus pada umumnya tidak akan dapat menginfeksi file tersebut. Kalau anda ingin menampakan file HIDDEN ketika membuka folder di komputer anda, anda bisa pilih "show all hidden files" di "folder option".
Anda juga bisa melakukan hal di atas ke semua folder komputer anda, kalau anda merasa hal ini perlu dilakukan, atau mungkin dilakukan juga ke file lain yang bukan ber-ekstensi EXE atau COM. Cara ini adalah cara yang paling efektif dan telah diuji coba oleh penulis. Satu hal yang penting diketahui, kalau anda ingin melakukan penghapusan atau perubahaan ataupun anda sering meng-update file yang ber-ekstensi EXE tersebut, anda harus ingat untuk membuka proteksi read-only atau hidden tersebut. Kalau tidak file tersebut tidak akan bisa dihapus atau diupdate, dan akan muncul pesan error.
Ini adalah salah satu cara untuk memproteksi file, cara lainnya dan cara Untuk mengetahui cara virus merusak/merubah file, membasmi atau menghapus virus secara manual, akan penulis bahas di kesempatan lain.
penulis: erwin@ketok.com
Jadi solusi yang aman, cepat dan praktis bagaimana? Nah baca lebih lanjut artikel ini. Artikel ini sengaja ditulis bagi anda yang ingin mencegah kerusakan system, file dan data anda tanpa perlu campur tangan antivirus dan firewall alias MANUAL.
Pertama-tama akan kami jelaskan definisi dan bagaimana virus, trojan, worm dan sejenisnya bisa masuk ke dalam sistem komputer anda.
1. Virus sebenarnya lain dengan trojan atau worm, tapi pada prakteknya penyebarannya virus banyak di maanfaatkan oleh program worm dan trojan. Trojan adalah sebuah program yang dapat dijalankan (biasanya ber-ekstension EXE) oleh pengguna komputer dan ketika program tersebut dijalankan, dia akan merubah sesuatu dari sistem komputer kita (pada umumnya registri windows yang diubah). Nah kalau virus itu residen di memori dan dia akan merubah file yang biasanya ber-ekstension EXE atau COM dan kadang-kadang file tersebut menjadi rusak. Kalau worm (cacing) merupakan program kecil yang berupa script yang bisa nempel di mana aja, bahkan bisa nempel di html file (file website).
Program antivirus pada umumnya menggabungkan semua worm dan trojan dalam kategori VIRUS, cuma mungkin dikasih kode virusnya contoh yang worm di kasih kode W depannya baru nama worm tersebut (contoh: w32/sober) dan kita juga akan menggangapnya sama karena semua itu merusak sistem file komputer. Intinya virus bisa berupa atau berfungsi seperti trojan/worm dan sebaliknya juga, apalagi kalau file tersebut telah ter-infeksi, otomatis akan menjadi file trojan/worm juga, karena kalau pengguna membukanya akan meng-infeksi file-file lainnya.
2. Penyebaran virus dulunya hanya bisa melalui media luar seperti disktet, tapi di jaman ini virus pada umumnya memanfaatkan teknologi internet untuk menyebar luas. Cara masuknya bisa melalui E-mail (attachment), mirc, messenger (kirim/download file), download dr situs (terutama situs porno) atau bahkan memanfaatkan kelemahan dari sistem browser kita. Banyak cara pembuat virus untuk menjebak orang supaya tertarik untuk men-download dan membuka file yang ber-virus, antara lain dengan iming-iming gambar porno, gambar lucu, tools yang berguna buat anda, cara dapat uang, games bagus, hingga yang baru-baru ada pesan dr FBI/CIA untuk anda.
Sebenarnya cara mengatasi virus itu cukup mudah, antara lain:
1. Jangan membuka atau menerima file yang di dapat dr email, mirc dan messenger kalau anda belum kenal dengan pengirimnya dan belum yakin file itu berisi virus.
2. Kalau anda browser ke situs yang tidak anda kenal, matikan program java & java script. Matikan juga fitur install auto atau install on demand supaya program yang berisi virus tidak akan masuk secara otomatis ke komputer anda.
3. Kalau membuka disket, CD, DVD, USB drive dan media luar apapun bentuknya, scan dahulu dengan program antivirus untuk memastikan itu benar-benar aman.
Tips di atas mungkin akan mencegah masuknya virus ke komputer anda, tapi tidak akan 100% pasti komputer anda tidak terkena virus, bisa saja anda kecolongan. Lebih dari 90% komputer yang terkoneksi di Internet pernah terkena virus. Nah untuk mengatasi supaya anda aman dari virus, walaupun virus tersebut sempat masuk ke komputer anda, berikut ini adalah caranya:
1. Virus pada umumnya akan merusak dan memperlambat proses kerja komputer. Untuk menghindari kerusakan yang ditimbulkan virus, anda harus punya cadangan penyimpanan data atau file system. Untuk itulah backup system & data sangat diperlukan, apalagi kita tidak akan mengetahui virus di masa yang akan datang akan secanggih apa dan efek kerusakan yang ditimbulkan sejauh apa. cara backup pada winXp dan winme dengan create restore point dahulu di program> accesories> system tools> system restore, win98 bisa pakai Microsoft Backup dengan membackup folder windows semuanya. Khusus untuk data, Winxp dan winme juga harus menggunakan Microsoft Backup, karena system restore tidak 100% mengembalikan data anda.
Kalau anda males melakukannya secara manual, winxp dan winme sudah otomatis melakukannya setiap anda mematikan komputer anda, Untuk win98 satu-satunya cara hanya memakai program system schedule windows atau program lainnya yang berfungsi sebagai otomatis backup, ketika komputer lagi idle. tapi untuk pastinya, winxp dan winme juga harus memakai program tersebut supaya bila terjadi apa-apa, anda tinggal me-restore kembali. Bila komputer anda hari ini terkena virus, anda tinggal restore system sebelumnya atau yang kemarin.
2. Cara ini adalah untuk mencegah virus merusak file system kita yang biasanya berakhiran EXE, dan Sebelum anda melakukan hal ini, anda harus terlebih dahulu membackup system windows anda (baca keterangan no 1 di atas), karena penulis takut anda melakukan kesalahan yang dapat berakibat fatal terhadap system anda. Anda juga harus mempunyai dasar Windows untuk melakukan ini, kalau tidak, anda akan bingung dan kesulitan untuk memahaminya.
Caranya cukup mudah, anda tinggal merubah attribut dari file EXE anda menjadi READ ONLY alias cuma bisa dibaca, tidak bisa ditulis. caranya bisa anda menggunakan SEARCH dari windows anda, kemudian cari semua program yang ber-ektenstion EXE (search key-nya *.exe) di folder windows. Setelah itu blok semua program yang tampil (atau tekan ctrl+a) terus klik kanan pilih properties. Setelah itu pilih READ-ONLY di bagian bawah kotak pilihan atributes. Bagi yang tahu DOS (command prompt) bisa menggunakan perintah ATTRIB, fungsinya sama saja dengan cara di atas. contoh: c:\windows>attrib +r *.exe
Hal ini akan mencegah virus untuk merubah atau merusak file-file tersebut, karena pilihan tadi mematikan fitur untuk merubah file-file tersebut. Kalau anda ingin lebih yakin virus bisa mendeteksi hal tersebut, anda bisa tambahkan pilihan HIDDEN (menyembunyikan file tersebut) di sebelah kanan dari READ ONLY. Dengan kedua pilihan tersebut virus-virus pada umumnya tidak akan dapat menginfeksi file tersebut. Kalau anda ingin menampakan file HIDDEN ketika membuka folder di komputer anda, anda bisa pilih "show all hidden files" di "folder option".
Anda juga bisa melakukan hal di atas ke semua folder komputer anda, kalau anda merasa hal ini perlu dilakukan, atau mungkin dilakukan juga ke file lain yang bukan ber-ekstensi EXE atau COM. Cara ini adalah cara yang paling efektif dan telah diuji coba oleh penulis. Satu hal yang penting diketahui, kalau anda ingin melakukan penghapusan atau perubahaan ataupun anda sering meng-update file yang ber-ekstensi EXE tersebut, anda harus ingat untuk membuka proteksi read-only atau hidden tersebut. Kalau tidak file tersebut tidak akan bisa dihapus atau diupdate, dan akan muncul pesan error.
Ini adalah salah satu cara untuk memproteksi file, cara lainnya dan cara Untuk mengetahui cara virus merusak/merubah file, membasmi atau menghapus virus secara manual, akan penulis bahas di kesempatan lain.
penulis: erwin@ketok.com
Setting BIOS pada Komputer
Fungsi Menu BIOS
Standard
CMOS Features
|
Menu dasar konfigurasi waktu, tanggal, floppy
drive, dll
|
Advanced
BIOS Features
|
Mengatur setting system misalnya
menentukan booting pertama, menentukan sistem keamananan, mempercepat
proses booting, dll
|
Advanced Chipset Features
|
Mengatur
system konfigurasi memory, VGA, dll
|
Integrated
Peripherial
|
Mengatur setting hardware yang
sudah terpasang pada mainboard/On board
|
Power Management Setup
|
Mengatur
system power untuk monitor, hard disk, dll
|
PnP / PCI
Configurations
|
Mengatur peralatan dengan jalur PCI dan
perangkat yang dikenalkan secara default oleh komputer
|
PC Helath Status
|
Untuk
mengetahui kondisi suhu prosesor, putaran kipas, dll
|
Frequency / Voltage Control
|
Mengatur
frequency control Prosesor
|
Load High
Performance Defaults
|
Setting optimal yang terbaik dan ketat dengan
mengabaikan stabilitas komputer
|
Load Optimized Defaults
|
Mengatur
setting optimal standar dan tidak terlalu ketat
|
Set Supervisor Password
|
Memberi
password dengan Akses full tanpa batas
|
Set User Password
|
Memberi
password dengan akses terbatas
|
Save & Exit Setup
|
Keluar
dan menyimpan konfigurasi setting
|
Exit Without Saving
|
Keluar
tanpa menyimpan konfigurasi setting
|
Trouble shooting dapat diartikan sebagai masalah-masalah atau
kesalahan yang sering kita hadapi pada saat merakit dan mengoperasikan
komputer. Pada bab terakhir ini akan dibahas trouble shooting pada beberapa
hardware .
Diharapkan setelah menyelesaikan BAB ini siswa mampu menyelesaikan
trouble pada saat merakti dan mengopersikan komputer.
Tips mempercepat proses computer kita
Tidak ada salahnya menggunakan komputer apa adanya. Tentu saja, ada risikonya. Misalnya, komputer kian hari kian lambat. Padahal perawatan sudah dijalankan. Baik meng-update driver, menghapus file sampah, dan beragam perawatan rutin lain.
Atau mungkin komputer berjalan stabil, namun suara yang ditimbulkannya sangat mengganggu. Masalah burn CD kadang juga membuat jengkel. Apalagi misalnya, CD tersebut hendak digunakan pada audio di mobil.
Sebel memang jika PC tidak menuruti kemauan kita sebagai pemiliknya. Semua masalah yang mungkin timbul seperti di atas disebabkan PC yang liar. Seperti kuda dari padang rumput, sebelum digunakan harus dijinakkan terlebih dahulu. Agar kita terhindar dari ketidaknyamanan menungganginya.
Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara menanggulangi berbagai permasalahan saat menggunakan PC, baik di rumah maupun di tempat kerja. Kami juga menambahkan cara penyelamatan data e-mail. Selamat mencoba!.
Isi
1. Percepat Booting dan Ringankan beban CPU
Seiring dengan waktu, lama kelamaan PC terasa makin lambat dan ‘berat’. Apa saja yang dapat dilakukan untuk menanggulanginya?
* Langkah pertama mempercepat boot via BIOS. Untuk keterangan selengkapnya, Anda dapat melihatnya pada “Menguak Tabir BIOS” di PC Media 04/2004 yang lalu.
* Selanjutnya mulai ke area operating system. Untuk Windows XP, mulai dengan membuka System Configuration Utility. Pada tab BOOT.INI, beri tanda (P) pada “/NOGUIBOOT”. Ini akan mempersingkat waktu boot dengan menghilangkan Windows startup screen. Pada tab Startup, seleksi ulang seminimal mungkin item yang sangat dibutuhkan. Hal yang sama juga dilakukan pada service yang dijalankan. Usahakan jumlah service yang ter-load tidak lebih dari 25.
* Windows XP memang tampak begitu memukau pada tampilannya. Jika kebutuhan utama Anda adalah kecepatan dan bukan keindahan, setting ulang interface ini dapat menambah kecepatan. Masuk ke System Properties, pilih tab Advanced. Setting ulang pada pilihan Performance. Kemudian pilih “Adjust for Best Performance” pada tab Visual Effects.
* Menghilangkan wallpaper dan minimalisasi jumlah desktop icon juga dapat mempercepat PC Anda. Kurangi jumlah desktop icon sampai maksimal lima buah.
* Menghilangkan bunyi pada event Start Windows juga akan mempercepat proses boot. Mau lebih cepat lagi? Pilih “No Sounds” pada sound scheme.
* Berapa jumlah font yang terinstal pada Windows Anda? Makin banyak jumlah font yang terinstal akan menambah berat beban kerja PC Anda. Windows secara default menyertakan sejumlah kurang dari 100 font. Usahakan jumlah font yang terinstal pada kisaran 150 font.
* Anda rajin meng-update driver? Bagus. Namun tahukah Anda, file-file yang digunakan driver lama Anda dapat memperlambat PC. Cara paling mudah menggunakan utility tambahan seperti Driver Cleaner. Utility ini membersihkan driver nVidia dan ATI terdahulu. Driver Cleaner 3.0, juga dapat membersihkan driver lama beberapa chipset motherboard, sound card, dan lain-lain.
2. Overclock
Ini bagian yang paling menarik. Pada bagian ini kami akan memandu overclocking, dengan mengandalkan beberapa software yang bisa di-download gratis dari internet.
Overclock Video Card
Overclocking pada video card, relatif mudah apalagi dengan Powerstrip.
* Anda bisa menggunakan Powerstrip dengan men-download dari www.entechtaiwan.net.
* Atur konfigurasi dari Performace profile, dengan klik kanan di tray icon.
* Anda akan melihat dua buah vertical slider. Slider kiri, control untuk core speed video card. Slider kanan merupakan control dari kecepatan memory video card.
* Tambahkan core speed video card secara bertahap (maksimal 2 Mhz). Lakukan tes stabilitas dengan memainkan game 3D atau menjalankan benchmark. Ulangi hal tersebut sampai core speed maksimal dari video card. Lakukan hal yang sama untuk memory clock. Kini Anda bisa menikmati frame rates baru yang lebih cepat secara gratis.
Overclock Motheboard
Untuk melakukan overclock terhadap motherboard sedikit berbeda. Anda harus menyesuaikan aplikasi sesuai dengan chipset motherboard. Di sini kami mengambil contoh overclocking dua buah motherboard. Pertama adalah motherboard dengan chipset nForce2.
* Untuk motherboard dengan chipset nVidia, Anda bisa memanfaatkan aplikasi NV system utilities dari www.nvidia.com.
* Pada aplikasi ini, tinggal menggeser slider kearah kanan pada bagian Bus speeds. Ini akan menyesuaikan clock FSB juga memory bus. Untuk AGP bus, tersedia pada slider yang terpisah.
* Tersedia juga setting untuk memory control timing. Setting memory yang lebih agresif akan menguntungkan untuk sistem AMD.
* Sama seperti pada video card, Anda harus menambahkan secara bertahap FSB dan AGP bus. Jalankan tes stabilitas. Setelah selesai, Anda bisa mengakhiri dengan mengklik tombol (OK). Catatan: ketika OC yang Anda lakukan tidak sesuai, maka komputer akan otomatis hang dan terpaksa me-restart komputer.
Motherboard kedua adalah Intel D875PBZ. Menggunakan Intel Desktop Control Center, sayangnya utiliti ini hanya berjalan pada motherboard keluaran Intel.
* Untuk melakukan OC, Anda bisa melakukannya dengan otomatis.
* Bisa juga secara manual. Pada menu Tune yang terdapat di bagian atas, pilih option Burn-in, enable burn-in mode.
* Terdapat Host I/O mode dan AGP/PCI mode. Pada Host I/O mode, OC dilakukan berdasarkan persentase hingga 4 %. Sedangkan pada AGP/PCI mode, menaikkan bus clock AGP yang otomatis akan meningkatkan clock PCI.
* Setelah melakukan penambahan, Anda bisa mengukur stabilitas. Dengan melakukan stress-it pada bagian kiri bawah aplikasi yang bertanda centang.
3. Upgrade Processor
Sebelum membeli sebuah processor baru, pastikan bahwa motherboard yang Anda miliki mampu mendukung calon processor baru Anda (lihat tabel “Chipset dan Processor Support”). Selain itu, pastikan juga maksimum FSB untuk processor yang mampu didukung motherboard Anda. Hal ini juga berhubungan banyak dengan chipset yang digunakan pada motherboard Anda.
Sebagai contoh untuk processor Intel. Chipset Intel seri 845 hanya memiliki bus maksimal 533 MHz. Berbeda dengan chipset Intel 848 ataupun 875P yang sudah mampu bekerja dengan processor dengan bus 800 MHz.
Hal ini juga berlaku untuk processor AMD. Seperti VIA KT400 yang belum bisa bekerja dengan bus processor 400 MHz. Berbeda dengan KT600 yang sudah mampu bekerja pada bus processor 400 MHz.
Ada baiknya juga untuk memastikan produsen motherboard yang Anda gunakan menyediakan update BIOS pada situsnya. Terutama update BIOS untuk kecepatan processor yang terbaru. Update BIOS diperlukan sekiranya BIOS lama motherboard Anda belum mendukung (biasanya) multiplier processor terbaru.
4. Cara mudah Ripping CD
Walaupun Anda sudah menggunakan aplikasi dan metode yang lain sebagai andalan untuk melakukan ripping CD Audio, namun tidak ada salahnya mencoba alternatif lain. Siapa tahu hasilnya akan jauh lebih baik dari yang selama ini Anda lakukan. Lagipula, software yang kami tawarkan di sini dapat Anda gunakan secara gratis.
Jika Anda ingin memiliki kumpulan MP3 music dengan kualitas yang baik kami memberikan beberapa buah tip. Di mana kunci utamanya terletak pada tiga buah komponen, yaitu:
* Sebuah program ripping yang tidak akan mengizinkan ekstraksi yang buruk dihasilkan. Artinya Anda tidak perlu mencek ulang satu per satu file hasil ripping yang dihasilkan secara manual.
* MP3 encoder yang baik dan mampu menghasilkan data audio dengan kualitas yang baik dengan kompresi file audio yang juga baik.
* Proses audio ripping nya sendiri yang cukup mudah untuk dilakukan.
Dengan proses yang terbilang sederhana, Anda akan mampu melakukan proses ripping dengan menggunakan LAME encoder. Termasuk juga cara mengatur nama, nomor, dan tag dari semua track yang ada dengan mudah.
Download EAC dan LAME Encoder
Yang akan digunakan di sini adalah sebuah software yang cukup mengesankan. Yaitu Exact Audio Copy (EAC), download aplikasi tersebut pada www.exactaudiocopy.de.
Tidak seperti aplikasi ripping lainnya, EAC dapat melakukan pemeriksaan ulang terhadap setiap bit data dengan source data. Tujuannya untuk memperoleh tingkat akurasi tinggi yang mampu mendekati CD Audio aslinya. Jika aplikasi tersebut menemukan perbedaan, maka aplikasi tersebut akan melakukan ripping ulang dan sekali lagi jika diperlukan.
Tentunya hal tersebut akan memperlambat proses ripping itu sendiri. Tapi dengan melihat dari hasil yang didapat, hal tersebut bukan lagi sebuah masalah. Perlu diingat, proses ripping ulang hanya akan dilakukan jika terjadi perbedaan. Bisa disebabkan karena CD yang tergores, ataupun adanya copy protection pada CD yang bersangkutan.
Anda juga akan memerlukan LAME Encoder, di mana encoder tersebut telah dikenal cukup lama sebagai MP3 encoder terbaik yang pernah ada. Hingga saat ini versi terbarunya adalah Lame 3.95.1. Anda dapat men-download-nya di http://mitiok.cjb.net. Setelah Anda mendapatkan kedua aplikasi tersebut, lakukan proses Unzip dan simpan ke dalam satu folder yang sama. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pencarian saat pertama kali menggunakan aplikasi EAC tersebut.
Konfigurasi EAC
Berikut ini hal-hal yang harus Anda perhatikan saat hendak menggunakan EAC. Hanya ada beberapa hal yang perlu dikonfigurasi ulang, namun penting untuk dilakukan.
1. Pada saat kali pertama menggunakan aplikasi, EAC akan melakukan proses initial drive test. Pilih Optimization untuk “accurate results”. Jika Anda memiliki lebih dari satu buah optical drive, maka EAC akan memilih drive yang terbaik sebagai drive default-nya. Tetapi Anda bisa saja mengubahnya. EAC juga akan melakukan konfigurasi LAME. EAC akan memulainya dengan mencoba mencari LAME pada drive Anda. Akan lebih mudah jika Anda memberikan letak folder dari LAME secara manual. Kemudian pilih “standard” untuk LAME setting. Terakhir pilihlah Expert interface option, di sinilah kekuatan EAC ini. Karena pada option inilah Anda dapat memaksimalkan kerja aplikasi tersebut.
2. Pilih EAC|EAC Options Menu|General dan berikan tanda centang (P) pada “On Unknown CDs”. Kemudian klik pada bagian “Automaticaly access online freedb database”, jika PC Anda terhubung dengan internet. Jika Anda bertanya untuk apa? Ini adalah untuk menyinkronisasikan data album CD (nama artis, judul album, dan judul lagu) dari database yang tersedia di Internet. Tetapi jika PC tidak terhubung pada internet atau database dari CD Anda tidak tersedia, Anda terpaksa mengisi tag info masing-masing lagu secara manual.
3. Masih dari menu tersebut pilih pada bagian Filename. Pada bagian Naming scheme tuliskan %A\%C\%N - %T. Hal tersebut akan berpengaruh pada letak folder dari file hasil ekstrak data yang Anda lakukan. Dimulai dari nama artist (%A), nama album (%C), nomor track (%N), dan terakhir judul lagu (%T). Seperti pada contoh ini: BonJovi> TheseDays>01-Diamond.mp3
4. Pilih directories masih dari menu yang sama. Pilih pada bagian “Use this directory” dengan begitu EAC akan secara otomatis memasukkan hasil ekstrak ke dalam direktori yang telah Anda berikan tersebut.
5. Masuk pada menu EAC|Drive Options. Kemudian berikan tanda pada “Drive is capable of retrieving C2 error information”. Hal ini untuk lebih memaksimalkan kemampuan drive optik Anda untuk keperluan ripping ini. Biasanya secara default option ini sudah di-enable oleh EAC. Tetapi jika setelah melakukan ripping ternyata Anda menemui noise-noise yang terdengar dalam tempo yang konstan, disable option ini. Biasanya hal ini akan mengatasi masalah tersebut.
6. Masuk pada menu EAC|Compression Options menu. Pilih pada bagian External Compression dan pastikan LAME MP3 Encoder ditampilkan pada bagian “Parameter passing scheme”. Jika belum ditampilkan, lakukan pemilihan secara manual.
7. Masih pada menu yang sama, masuk pada bagian “Bit Rate” dan pilihlah Variable Bitrate menjadi 192 Kbps. Tetapi jika komputer Anda tidak mampu melakukan sampling hingga 192 Kbps, 128 Kbps kiranya sudah cukup baik.
8. Masuk pada bagian EAC|freedb options dan konfirmasikan alamat e-mail Anda. Tetapi sekali lagi, jika Anda tidak terhubung ke internet hal tersebut tidak perlu dilakukan.
Mulai Pengoperasian
Sekarang Anda sudah siap mengoperasikan EAC dan mulai melakukan proses ripping. Masukkan CD audio yang Anda miliki dan klik pada bagian MP3 yang terletak di sebelah kiri atas. Setelah selesai melakukan ripping, cobalah periksa hasil ripping. Apabila tidak terdengar apapun, berarti ada kesalahan, lakukan pemeriksaan terhadap setting yang telah ditentukan tadi. Jika ternyata setting-nya sudah benar, cobalah lakukan download ASPI layer yang bisa didapat dari ftp://ftp6.nero.com/wnaspi32.dll. Karena Anda tidak akan bisa melakukan ripping tanpa adanya ASPI layer dalam sistem komputer Anda. Letakkan file tersebut pada direktori yang sama dengan EAC dan LAME tadi. Ulangi proses ripping sekali lagi.
Jika Anda menemui kesulitan, cobalah masuk pada situs www.chrismyden.com dan klik pada bagian “Elite DAE”, di mana terdapat forum yang menyediakan jawaban dari berbagai macam pertanyaan yang ada.
5. Burning CD dengan Sempurna
Untuk mendapatkan hasil burning CD yang sempurna bukan lah hal yang mudah. Di sini ada beberapa tip mudah untuk memperbaiki hasil burning CD.
* Saat burning CD audio, proses burning sebaiknya dilakukan pada maksimal kecepatan 24x. Jika CD ditujukan untuk disetel di CD player pada sistem car audio sebaiknya pada kecepatan maksimal 4x. Hal ini untuk menghindari masalah kompatibilitas dengan CD player dan sistem error correction yang terdapat pada CD audio (terutama untuk sistem car audio). Proses burning akan lebih lama, tapi hasilnya lebih terjamin.
* ‘Finalize’ CD hasil burning. Hal ini juga berkaitan dengan kompatibilitas untuk kebanyakan CD player.
* Gunakan media CD yang berkualitas. Salah satu caranya dengan mengandalkan media dari merk terkenal. Atau Anda dapat memilihnya dari review yang ada di media cetak maupun internet.
* Selalu gunakan mode Disc-at-Once (daripada Track-at-Once). Multisession punya tingat kompatibilitas yang lebih rendah dibandingkan dengan single session.
* Jika Anda membuat sebuah CD “mix”, pastikan untuk menormalkan level volume pada setiap track. Beberapa software burning menyediakan fasilitas ini. Atau Anda dapat melakukannya sendiri (dengan hasil yg lebih baik) menggunakan MP3Gain, yang bisa di-download di www.geocities.com/mp3gain.
6. Ssstttt...jangan berisik!
Suara lantunan MP3 koleksi Anda memang enak didengar. Mendengar deru mobil dari adegan pada film, desingan tembakan dari game pada PC Anda menambah seru suasana. Namun dengungan suara yang dihasilkan PC Anda, bukanlah hal yang menyenangkan untuk didengar. Apalagi jika Anda termasuk orang yang jarang mematikan PC, meskipun tertidur. Bisa-bisa mimpi Anda menjadi mimpi buruk didatangi lebah berukuran raksasa karena mendengar dengungan yang dibuat oleh PC Anda. Bagaimana cara memberantasnya? Komponen apa saja pada PC yang berisik?
Optimalkan pendingin PC Anda
Fan memang menjadi senjata utama kebanyakan PC untuk mengusir panas dari komponen. Namun, fan ini juga yang sekaligus menjadi biang kerok keributan yang menghasilkan dengungan konstan pada PC Anda. Coba hitung saja total fan yang terpasang pada PC Anda. Satu pada HSF (heatsink fan) processor, satu terintegrasi pada power supply. Belum lagi jika motherboard dilengkapi dengan HSF pada chipset, HSF GPU (graphic processor unit) pada video card. Anda yang mengutamakan kesejukan pada casing PC Anda kebanyakan menambahkan mulai dari 1 buah fan sampai dengan 2-4 fan tambahan untuk memastikan aliran udara pada casing. Belum lagi yang senang memanjakan harddsik (apalagi yang memiliki RPM tinggi), kadang menambahkan harddisk cooler yang artinya fan tambahan lagi.
Jika Anda sedang mencari fan tambahan, usahakan mencari fan yang berkualitas dengan tingkat kebisingan rendah. Fan yang baik tidak banyak menghasilkan getaran saat beroperasi. Fan berdiameter besar mempunyai kecenderungan menghasilkan tingkat kebisingan yang lebih rendah. Jadi jika casing Anda memungkinkan, pilih fan berukuran 120 mm daripada fan 80 mm.
Jika Anda terlanjur memiliki fan yang banyak, coba pastikan mana yang paling tepat guna untuk casing Anda. Caranya cukup mudah. Bermodalkan program monitoring hardware, seperti Motherboard Monitor. Utiliti ini memiliki tampilan display (yang disebut Dashboard) yang sangat mudah dibaca. Bahkan tersedia juga log hasil pembacaan dalam rentang waktu tertentu. Untuk memonitor suhu harddisk, bisa memanfaatkan HDD Thermometer 1.0.
Cari kombinasi fan yang paling tepat dengan tingkat pendinginan yang paling optimal. Coba jalankan PC dengan load penuh (sambil bermain game atau menjalankan aplikasi yang berat) selama tidak kurang dari 15 menit. Lihat suhu maksimal yang tercatat pada Motherboard Monitor. Bandingkan nilainya dengan kombinasi fan tambahan yang lain. Pilih yang mana menurut Anda paling baik antara jumlah fan dengan tingkat kebisingan yang dihasilkan, menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Jika ada fan yang tersisa, jadikan saja sebagai cadangan jika ada fan yang mengalami kerusakan.
Catatan dari kami: usah gelisah jika suhu processor Anda tidak pernah mencapai kisaran 50ºC.
Ngebut berarti maut berlaku di jalanan. Namun pada PC Anda, ngebut berarti tambahan kebisingan. Terutama untuk drive optik dan harddisk Anda. Tidak berarti Anda harus bertoleransi dengan lambatnya PC Anda. Hanya saja aturlah kecepatan PC Anda sesuai dengan kebutuhan.
Untuk drive optik, caranya cukup mudah. Cukup mengandalkan software Nero DriveSpeed 2.0. Atur kecepatan pada kisaran 24–32x. Anda bahkan dapat mengatur lama waktu sebelum drive optik Anda spin down. Saat membutuhkan kecepatan tinggi pada drive optik Anda, tinggal mengembalikan setting pada kecepatan maksimal. Hal ini akan dibutuhkan saat drive optik digunakan untuk proses ripping atau meng-copy file dari CD/DVD.
Begitu juga untuk harddisk Anda. Sayangnya, hal ini tidak berlaku di semua merk harddisk. Sebagai contoh, seperti untuk harddisk Maxtor dengan AMSET utilitinya, ataupun harddisk IBM-Hitachi dengan Feature Tool. Sesuaikan setting dengan tingkat kebisingan sesuai keinginan Anda.
Lain-lain
Suara berisik dari komputer Anda juga dapat terjadi karena getaran yang dihasilkan. Fan dengan kualitas yang buruk dapat menjadi salah satu penyebabnya. Usahakan untuk mendapatkan fan dengan getaran yang minimal. Sekrup yang tidak terpasang dengan baik juga menyebabkan suara getaran. Yang ini cukup dengan mengencangkan sekrup-sekrup yang terpasang pada PC Anda.
Watercooling
Jika Anda benar-benar muak dengan dengungan bising dari PC Anda, saatnya beralih ke alternatif pendinginan yang lain. Metode watercooling bisa dijadikan pilihan alternatif.
Teknik watercooling secara singkat dapat dianalogikan dengan pendinginan kendaraan bermotor menggunakan pendingin radiator. Watercooling memanfaatkan air untuk mendinginkan panas yang dihasilkan komponen PC, terutama processor. Biasanya terdiri dari tiga bagian utama, water block, copper radiator, dan water pump. Proses pendinginan air sebagai media pendinginan dilakukan pada copper radiator, sedangkan sirkulasi air memanfaatkan water pump. Water block ditempelkan ke processor untuk mengusir panas yang dihasilkan.
Keuntungannya, tingkat kebisingan yang dihasilkan sangat rendah. Fan pada radiator bekerja pada RPM yang tidak terlalu tinggi sehingga tidak bising. Water pump juga tidak bising, hal ini disebabkan karena memanfaatkan air untuk meredam suara yang dihasilkan. Solusi yang cocok untuk yang mencari CPU cooling yang efisien dengan tingkat kebisingan yang rendah.
Perlu diperhatikan adalah kemungkinan bocor yang dapat terjadi jika menggunakan metode watercooling ini. Selain itu, harganya yang masih relatif lebih mahal dibandingkan dengan HSF menjadikan metode pendinginan watercooling bukanlah pilihan untuk kebanyakan pengguna komputer.
7. Perbaiki Aliran Udara dalam Casing
Layaknya sebuah rumah, casing komputer membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Tujuannya membantu agar udara di dalam casing tidak terlalu panas.
* Rapikan kabel dalam casing. Kabel berantakan akan menghambat aliran udara dalam casing. Mengikat, salah satu cara paling efektif untuk merapikan kabel. Gabungkan kabel dan ikat dengan plastik strap atau kawat pengikat. Usahakan tidak mengikatnya dengan karet gelang. Suhu panas casing akan membuat karet gelang mengalami deformasi plastik dan akhirnya putus.
* Untuk kabel IDE dan FDD yang bisa Anda lakukan adalah menggantinya dengan round cable. Kabel IDE round cable sedikit banyak memperkecil penampang hambatan udara dalam casing Anda. Tidak tertarik untuk membelinya? Anda bisa mengakali kabel IDE konvensional Anda dengan menggulung dan mengikatnya. Bisa dengan strap ataupun kawat pengikat.
* Untuk membuat fentilasi tambahan, bisa dengan moding casing. Sayangnya, hal ini kurang menarik bagi yang tidak hobi. Alternatif lain, Anda dapat membuka slot PCI yang masih tertutup.
* Tempatkan ekstra fan exhaust pada bagian teratas casing. Logikanya, udara panas akan selalu berada di bagian teratas, sehingga fan efektif untuk mengeluarkan udara panas yang terkurung dalam casing.
8. Cara mudah membersihkan PC
Mulai dengan mencabut semua kabel yang menempel ke komputer, seperti kabel power dan monitor.
* Letakkan casing di lantai dengan dilapisi oleh kain atau karpet.
* Buka penutup casing dan gunakan kompresor angin untuk menghilangkan debu yang menempel.
* Anda juga bisa menggunakan penyedot debu, untuk memaksimalkan pembersihan.
* Bersihkan bagian luar monitor, dengan menggunakan kain bersih. Untuk layar monitor, gunakan kain yang lembut. Jika Anda menggunakan cairan pembersih, sebaiknya disemprotkan ke kain.
* Sedot debu yang menempel di keyboard dengan penyedot debu yang dilengkapi sikat.
* Untuk mouse nonoptikal, lepaskan sekrup pada bagian bawah mouse dan keluarkan bolanya. Bersihkan kotoran yang menempel pada putaran dan bolanya.
* Bersihkan bagian luar casing dengan menggunakan kain lembut dan cairan pembersih.
9. Pasang Saringan udara di casing
Hal ini untuk menjaga kebersihan casing Anda. Tentunya Anda harus memperhatikan bahan yang digunakan karena jika bahan yang digunakan tidak baik, maka Anda akan mengalami permasalahan baru yaitu saluran udara yang tersumbat.
* Anda perlu memasangnya di bagian depan intake kipas. Anda boleh saja memasang saringan pada semua kipas. Namun yang diutamakan di sini adalah pemasangan filter pada kipas yang memberikan udara masuk, di mana debu biasanya ikut masuk.
* Alternatif bahan yang murah dan gampang didapat adalah busa motherboard. Bentuknya yang tipis dan lebar, ideal untuk dimanfaatkan sebagai air filter. Potong sesuai ukuran dan tempel dengan selotip ataupun doubletape.
10. Tidak ketinggalan Berita dengan RSS Aggregator
Ada program yang dikenal dengan sebutan RSS Aggregator. Program RSS aggregator sendiri merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan kita untuk melihat headline beserta link ke isi berita dari sebuah situs penyedia berita. Caranya cukup mudah.
* Gunakan RSS Aggregator. Misalnya, program i-System yang bisa diperoleh di www.feedreader.com.
* Tentukan sumber berita yang Anda inginkan. Misalnya dari Yahoo News atau Detik.Com. Namun, beberapa situs lokal cenderung memproteksi isi headline-nya. Secara default, i-System sudah menyediakan banyak link ke situs-situs yang menyediakan fasilitas RSS atau biasa disebut RSS feed. Klik icon New di toolbar. Setelah muncul sebuah kotak dialog alamat RSS, isilah dengan alamat situs sumber RSS pilihan Anda. Klik Next dan ikuti langkah-langkahnya.
* Feedreader secara otomatis akan memeriksa headline terbaru dan menampilkannya di desktop Anda. Anda juga bisa mengatur interval waktu,kapan feedreader harus memeriksa dan menampilkan headline terbaru atau refresh time. Namun, berdasarkan etika di dunia internet, ada batas waktu minimum untuk refresh RSS, yakni 90 menit.
11. Mem-back-up Data di Outlook
Betapa sedihnya jika data Outlook kita hilang begitu saja. Bisa karena Windows mengalami crash atau sebab lain di luar perkiraan sebelumnya. Untuk menanggulanginya, back-up semua folder di Outlook secara periodik. Ada beberapa tip yang perlu Anda pahami untuk mencegah data di Outlook hilang begitu saja.
* Back-up secara manual dengan menggunakan perintah Export di bawah menu File. Pilih option Export to File dari kotak dialog yang muncul. Kemudian pilih option Personal Folder File (.pst). Tentukan folder yang hendak di-back-up dan lokasi penyimpanannya sekalian. Kami sarankan untuk juga mem-back-up di CD.
* Anda juga bisa back-up data menggunakan Archive-nya Outlook. Caranya, pilih menu Tools, pilih Options. Pada kotak dialog yang terbuka, buka tab Other dan klik tombol AutoArchive. Tentukan lokasi penyimpanan yang baru dan klik OK. Pindahkan lokasi penyimpanan file-file di dalam Outlook untuk mencegah data ikut hilang bila operating system rusak. Lebih baik lagi jika tempat penyimpanannya terpisah dari partisi lokasi aslinya. Misalnya, di drive D atau selain drive C.
* Microsoft juga memiliki add-in gratis untuk back-up secara otomatis. Nama add-in ini adalah Personal Folders Backup yang bisa diperoleh
Atau mungkin komputer berjalan stabil, namun suara yang ditimbulkannya sangat mengganggu. Masalah burn CD kadang juga membuat jengkel. Apalagi misalnya, CD tersebut hendak digunakan pada audio di mobil.
Sebel memang jika PC tidak menuruti kemauan kita sebagai pemiliknya. Semua masalah yang mungkin timbul seperti di atas disebabkan PC yang liar. Seperti kuda dari padang rumput, sebelum digunakan harus dijinakkan terlebih dahulu. Agar kita terhindar dari ketidaknyamanan menungganginya.
Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara menanggulangi berbagai permasalahan saat menggunakan PC, baik di rumah maupun di tempat kerja. Kami juga menambahkan cara penyelamatan data e-mail. Selamat mencoba!.
Isi
1. Percepat Booting dan Ringankan beban CPU
Seiring dengan waktu, lama kelamaan PC terasa makin lambat dan ‘berat’. Apa saja yang dapat dilakukan untuk menanggulanginya?
* Langkah pertama mempercepat boot via BIOS. Untuk keterangan selengkapnya, Anda dapat melihatnya pada “Menguak Tabir BIOS” di PC Media 04/2004 yang lalu.
* Selanjutnya mulai ke area operating system. Untuk Windows XP, mulai dengan membuka System Configuration Utility. Pada tab BOOT.INI, beri tanda (P) pada “/NOGUIBOOT”. Ini akan mempersingkat waktu boot dengan menghilangkan Windows startup screen. Pada tab Startup, seleksi ulang seminimal mungkin item yang sangat dibutuhkan. Hal yang sama juga dilakukan pada service yang dijalankan. Usahakan jumlah service yang ter-load tidak lebih dari 25.
* Windows XP memang tampak begitu memukau pada tampilannya. Jika kebutuhan utama Anda adalah kecepatan dan bukan keindahan, setting ulang interface ini dapat menambah kecepatan. Masuk ke System Properties, pilih tab Advanced. Setting ulang pada pilihan Performance. Kemudian pilih “Adjust for Best Performance” pada tab Visual Effects.
* Menghilangkan wallpaper dan minimalisasi jumlah desktop icon juga dapat mempercepat PC Anda. Kurangi jumlah desktop icon sampai maksimal lima buah.
* Menghilangkan bunyi pada event Start Windows juga akan mempercepat proses boot. Mau lebih cepat lagi? Pilih “No Sounds” pada sound scheme.
* Berapa jumlah font yang terinstal pada Windows Anda? Makin banyak jumlah font yang terinstal akan menambah berat beban kerja PC Anda. Windows secara default menyertakan sejumlah kurang dari 100 font. Usahakan jumlah font yang terinstal pada kisaran 150 font.
* Anda rajin meng-update driver? Bagus. Namun tahukah Anda, file-file yang digunakan driver lama Anda dapat memperlambat PC. Cara paling mudah menggunakan utility tambahan seperti Driver Cleaner. Utility ini membersihkan driver nVidia dan ATI terdahulu. Driver Cleaner 3.0, juga dapat membersihkan driver lama beberapa chipset motherboard, sound card, dan lain-lain.
2. Overclock
Ini bagian yang paling menarik. Pada bagian ini kami akan memandu overclocking, dengan mengandalkan beberapa software yang bisa di-download gratis dari internet.
Overclock Video Card
Overclocking pada video card, relatif mudah apalagi dengan Powerstrip.
* Anda bisa menggunakan Powerstrip dengan men-download dari www.entechtaiwan.net.
* Atur konfigurasi dari Performace profile, dengan klik kanan di tray icon.
* Anda akan melihat dua buah vertical slider. Slider kiri, control untuk core speed video card. Slider kanan merupakan control dari kecepatan memory video card.
* Tambahkan core speed video card secara bertahap (maksimal 2 Mhz). Lakukan tes stabilitas dengan memainkan game 3D atau menjalankan benchmark. Ulangi hal tersebut sampai core speed maksimal dari video card. Lakukan hal yang sama untuk memory clock. Kini Anda bisa menikmati frame rates baru yang lebih cepat secara gratis.
Overclock Motheboard
Untuk melakukan overclock terhadap motherboard sedikit berbeda. Anda harus menyesuaikan aplikasi sesuai dengan chipset motherboard. Di sini kami mengambil contoh overclocking dua buah motherboard. Pertama adalah motherboard dengan chipset nForce2.
* Untuk motherboard dengan chipset nVidia, Anda bisa memanfaatkan aplikasi NV system utilities dari www.nvidia.com.
* Pada aplikasi ini, tinggal menggeser slider kearah kanan pada bagian Bus speeds. Ini akan menyesuaikan clock FSB juga memory bus. Untuk AGP bus, tersedia pada slider yang terpisah.
* Tersedia juga setting untuk memory control timing. Setting memory yang lebih agresif akan menguntungkan untuk sistem AMD.
* Sama seperti pada video card, Anda harus menambahkan secara bertahap FSB dan AGP bus. Jalankan tes stabilitas. Setelah selesai, Anda bisa mengakhiri dengan mengklik tombol (OK). Catatan: ketika OC yang Anda lakukan tidak sesuai, maka komputer akan otomatis hang dan terpaksa me-restart komputer.
Motherboard kedua adalah Intel D875PBZ. Menggunakan Intel Desktop Control Center, sayangnya utiliti ini hanya berjalan pada motherboard keluaran Intel.
* Untuk melakukan OC, Anda bisa melakukannya dengan otomatis.
* Bisa juga secara manual. Pada menu Tune yang terdapat di bagian atas, pilih option Burn-in, enable burn-in mode.
* Terdapat Host I/O mode dan AGP/PCI mode. Pada Host I/O mode, OC dilakukan berdasarkan persentase hingga 4 %. Sedangkan pada AGP/PCI mode, menaikkan bus clock AGP yang otomatis akan meningkatkan clock PCI.
* Setelah melakukan penambahan, Anda bisa mengukur stabilitas. Dengan melakukan stress-it pada bagian kiri bawah aplikasi yang bertanda centang.
3. Upgrade Processor
Sebelum membeli sebuah processor baru, pastikan bahwa motherboard yang Anda miliki mampu mendukung calon processor baru Anda (lihat tabel “Chipset dan Processor Support”). Selain itu, pastikan juga maksimum FSB untuk processor yang mampu didukung motherboard Anda. Hal ini juga berhubungan banyak dengan chipset yang digunakan pada motherboard Anda.
Sebagai contoh untuk processor Intel. Chipset Intel seri 845 hanya memiliki bus maksimal 533 MHz. Berbeda dengan chipset Intel 848 ataupun 875P yang sudah mampu bekerja dengan processor dengan bus 800 MHz.
Hal ini juga berlaku untuk processor AMD. Seperti VIA KT400 yang belum bisa bekerja dengan bus processor 400 MHz. Berbeda dengan KT600 yang sudah mampu bekerja pada bus processor 400 MHz.
Ada baiknya juga untuk memastikan produsen motherboard yang Anda gunakan menyediakan update BIOS pada situsnya. Terutama update BIOS untuk kecepatan processor yang terbaru. Update BIOS diperlukan sekiranya BIOS lama motherboard Anda belum mendukung (biasanya) multiplier processor terbaru.
4. Cara mudah Ripping CD
Walaupun Anda sudah menggunakan aplikasi dan metode yang lain sebagai andalan untuk melakukan ripping CD Audio, namun tidak ada salahnya mencoba alternatif lain. Siapa tahu hasilnya akan jauh lebih baik dari yang selama ini Anda lakukan. Lagipula, software yang kami tawarkan di sini dapat Anda gunakan secara gratis.
Jika Anda ingin memiliki kumpulan MP3 music dengan kualitas yang baik kami memberikan beberapa buah tip. Di mana kunci utamanya terletak pada tiga buah komponen, yaitu:
* Sebuah program ripping yang tidak akan mengizinkan ekstraksi yang buruk dihasilkan. Artinya Anda tidak perlu mencek ulang satu per satu file hasil ripping yang dihasilkan secara manual.
* MP3 encoder yang baik dan mampu menghasilkan data audio dengan kualitas yang baik dengan kompresi file audio yang juga baik.
* Proses audio ripping nya sendiri yang cukup mudah untuk dilakukan.
Dengan proses yang terbilang sederhana, Anda akan mampu melakukan proses ripping dengan menggunakan LAME encoder. Termasuk juga cara mengatur nama, nomor, dan tag dari semua track yang ada dengan mudah.
Download EAC dan LAME Encoder
Yang akan digunakan di sini adalah sebuah software yang cukup mengesankan. Yaitu Exact Audio Copy (EAC), download aplikasi tersebut pada www.exactaudiocopy.de.
Tidak seperti aplikasi ripping lainnya, EAC dapat melakukan pemeriksaan ulang terhadap setiap bit data dengan source data. Tujuannya untuk memperoleh tingkat akurasi tinggi yang mampu mendekati CD Audio aslinya. Jika aplikasi tersebut menemukan perbedaan, maka aplikasi tersebut akan melakukan ripping ulang dan sekali lagi jika diperlukan.
Tentunya hal tersebut akan memperlambat proses ripping itu sendiri. Tapi dengan melihat dari hasil yang didapat, hal tersebut bukan lagi sebuah masalah. Perlu diingat, proses ripping ulang hanya akan dilakukan jika terjadi perbedaan. Bisa disebabkan karena CD yang tergores, ataupun adanya copy protection pada CD yang bersangkutan.
Anda juga akan memerlukan LAME Encoder, di mana encoder tersebut telah dikenal cukup lama sebagai MP3 encoder terbaik yang pernah ada. Hingga saat ini versi terbarunya adalah Lame 3.95.1. Anda dapat men-download-nya di http://mitiok.cjb.net. Setelah Anda mendapatkan kedua aplikasi tersebut, lakukan proses Unzip dan simpan ke dalam satu folder yang sama. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pencarian saat pertama kali menggunakan aplikasi EAC tersebut.
Konfigurasi EAC
Berikut ini hal-hal yang harus Anda perhatikan saat hendak menggunakan EAC. Hanya ada beberapa hal yang perlu dikonfigurasi ulang, namun penting untuk dilakukan.
1. Pada saat kali pertama menggunakan aplikasi, EAC akan melakukan proses initial drive test. Pilih Optimization untuk “accurate results”. Jika Anda memiliki lebih dari satu buah optical drive, maka EAC akan memilih drive yang terbaik sebagai drive default-nya. Tetapi Anda bisa saja mengubahnya. EAC juga akan melakukan konfigurasi LAME. EAC akan memulainya dengan mencoba mencari LAME pada drive Anda. Akan lebih mudah jika Anda memberikan letak folder dari LAME secara manual. Kemudian pilih “standard” untuk LAME setting. Terakhir pilihlah Expert interface option, di sinilah kekuatan EAC ini. Karena pada option inilah Anda dapat memaksimalkan kerja aplikasi tersebut.
2. Pilih EAC|EAC Options Menu|General dan berikan tanda centang (P) pada “On Unknown CDs”. Kemudian klik pada bagian “Automaticaly access online freedb database”, jika PC Anda terhubung dengan internet. Jika Anda bertanya untuk apa? Ini adalah untuk menyinkronisasikan data album CD (nama artis, judul album, dan judul lagu) dari database yang tersedia di Internet. Tetapi jika PC tidak terhubung pada internet atau database dari CD Anda tidak tersedia, Anda terpaksa mengisi tag info masing-masing lagu secara manual.
3. Masih dari menu tersebut pilih pada bagian Filename. Pada bagian Naming scheme tuliskan %A\%C\%N - %T. Hal tersebut akan berpengaruh pada letak folder dari file hasil ekstrak data yang Anda lakukan. Dimulai dari nama artist (%A), nama album (%C), nomor track (%N), dan terakhir judul lagu (%T). Seperti pada contoh ini: BonJovi> TheseDays>01-Diamond.mp3
4. Pilih directories masih dari menu yang sama. Pilih pada bagian “Use this directory” dengan begitu EAC akan secara otomatis memasukkan hasil ekstrak ke dalam direktori yang telah Anda berikan tersebut.
5. Masuk pada menu EAC|Drive Options. Kemudian berikan tanda pada “Drive is capable of retrieving C2 error information”. Hal ini untuk lebih memaksimalkan kemampuan drive optik Anda untuk keperluan ripping ini. Biasanya secara default option ini sudah di-enable oleh EAC. Tetapi jika setelah melakukan ripping ternyata Anda menemui noise-noise yang terdengar dalam tempo yang konstan, disable option ini. Biasanya hal ini akan mengatasi masalah tersebut.
6. Masuk pada menu EAC|Compression Options menu. Pilih pada bagian External Compression dan pastikan LAME MP3 Encoder ditampilkan pada bagian “Parameter passing scheme”. Jika belum ditampilkan, lakukan pemilihan secara manual.
7. Masih pada menu yang sama, masuk pada bagian “Bit Rate” dan pilihlah Variable Bitrate menjadi 192 Kbps. Tetapi jika komputer Anda tidak mampu melakukan sampling hingga 192 Kbps, 128 Kbps kiranya sudah cukup baik.
8. Masuk pada bagian EAC|freedb options dan konfirmasikan alamat e-mail Anda. Tetapi sekali lagi, jika Anda tidak terhubung ke internet hal tersebut tidak perlu dilakukan.
Mulai Pengoperasian
Sekarang Anda sudah siap mengoperasikan EAC dan mulai melakukan proses ripping. Masukkan CD audio yang Anda miliki dan klik pada bagian MP3 yang terletak di sebelah kiri atas. Setelah selesai melakukan ripping, cobalah periksa hasil ripping. Apabila tidak terdengar apapun, berarti ada kesalahan, lakukan pemeriksaan terhadap setting yang telah ditentukan tadi. Jika ternyata setting-nya sudah benar, cobalah lakukan download ASPI layer yang bisa didapat dari ftp://ftp6.nero.com/wnaspi32.dll. Karena Anda tidak akan bisa melakukan ripping tanpa adanya ASPI layer dalam sistem komputer Anda. Letakkan file tersebut pada direktori yang sama dengan EAC dan LAME tadi. Ulangi proses ripping sekali lagi.
Jika Anda menemui kesulitan, cobalah masuk pada situs www.chrismyden.com dan klik pada bagian “Elite DAE”, di mana terdapat forum yang menyediakan jawaban dari berbagai macam pertanyaan yang ada.
5. Burning CD dengan Sempurna
Untuk mendapatkan hasil burning CD yang sempurna bukan lah hal yang mudah. Di sini ada beberapa tip mudah untuk memperbaiki hasil burning CD.
* Saat burning CD audio, proses burning sebaiknya dilakukan pada maksimal kecepatan 24x. Jika CD ditujukan untuk disetel di CD player pada sistem car audio sebaiknya pada kecepatan maksimal 4x. Hal ini untuk menghindari masalah kompatibilitas dengan CD player dan sistem error correction yang terdapat pada CD audio (terutama untuk sistem car audio). Proses burning akan lebih lama, tapi hasilnya lebih terjamin.
* ‘Finalize’ CD hasil burning. Hal ini juga berkaitan dengan kompatibilitas untuk kebanyakan CD player.
* Gunakan media CD yang berkualitas. Salah satu caranya dengan mengandalkan media dari merk terkenal. Atau Anda dapat memilihnya dari review yang ada di media cetak maupun internet.
* Selalu gunakan mode Disc-at-Once (daripada Track-at-Once). Multisession punya tingat kompatibilitas yang lebih rendah dibandingkan dengan single session.
* Jika Anda membuat sebuah CD “mix”, pastikan untuk menormalkan level volume pada setiap track. Beberapa software burning menyediakan fasilitas ini. Atau Anda dapat melakukannya sendiri (dengan hasil yg lebih baik) menggunakan MP3Gain, yang bisa di-download di www.geocities.com/mp3gain.
6. Ssstttt...jangan berisik!
Suara lantunan MP3 koleksi Anda memang enak didengar. Mendengar deru mobil dari adegan pada film, desingan tembakan dari game pada PC Anda menambah seru suasana. Namun dengungan suara yang dihasilkan PC Anda, bukanlah hal yang menyenangkan untuk didengar. Apalagi jika Anda termasuk orang yang jarang mematikan PC, meskipun tertidur. Bisa-bisa mimpi Anda menjadi mimpi buruk didatangi lebah berukuran raksasa karena mendengar dengungan yang dibuat oleh PC Anda. Bagaimana cara memberantasnya? Komponen apa saja pada PC yang berisik?
Optimalkan pendingin PC Anda
Fan memang menjadi senjata utama kebanyakan PC untuk mengusir panas dari komponen. Namun, fan ini juga yang sekaligus menjadi biang kerok keributan yang menghasilkan dengungan konstan pada PC Anda. Coba hitung saja total fan yang terpasang pada PC Anda. Satu pada HSF (heatsink fan) processor, satu terintegrasi pada power supply. Belum lagi jika motherboard dilengkapi dengan HSF pada chipset, HSF GPU (graphic processor unit) pada video card. Anda yang mengutamakan kesejukan pada casing PC Anda kebanyakan menambahkan mulai dari 1 buah fan sampai dengan 2-4 fan tambahan untuk memastikan aliran udara pada casing. Belum lagi yang senang memanjakan harddsik (apalagi yang memiliki RPM tinggi), kadang menambahkan harddisk cooler yang artinya fan tambahan lagi.
Jika Anda sedang mencari fan tambahan, usahakan mencari fan yang berkualitas dengan tingkat kebisingan rendah. Fan yang baik tidak banyak menghasilkan getaran saat beroperasi. Fan berdiameter besar mempunyai kecenderungan menghasilkan tingkat kebisingan yang lebih rendah. Jadi jika casing Anda memungkinkan, pilih fan berukuran 120 mm daripada fan 80 mm.
Jika Anda terlanjur memiliki fan yang banyak, coba pastikan mana yang paling tepat guna untuk casing Anda. Caranya cukup mudah. Bermodalkan program monitoring hardware, seperti Motherboard Monitor. Utiliti ini memiliki tampilan display (yang disebut Dashboard) yang sangat mudah dibaca. Bahkan tersedia juga log hasil pembacaan dalam rentang waktu tertentu. Untuk memonitor suhu harddisk, bisa memanfaatkan HDD Thermometer 1.0.
Cari kombinasi fan yang paling tepat dengan tingkat pendinginan yang paling optimal. Coba jalankan PC dengan load penuh (sambil bermain game atau menjalankan aplikasi yang berat) selama tidak kurang dari 15 menit. Lihat suhu maksimal yang tercatat pada Motherboard Monitor. Bandingkan nilainya dengan kombinasi fan tambahan yang lain. Pilih yang mana menurut Anda paling baik antara jumlah fan dengan tingkat kebisingan yang dihasilkan, menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Jika ada fan yang tersisa, jadikan saja sebagai cadangan jika ada fan yang mengalami kerusakan.
Catatan dari kami: usah gelisah jika suhu processor Anda tidak pernah mencapai kisaran 50ºC.
Ngebut berarti maut berlaku di jalanan. Namun pada PC Anda, ngebut berarti tambahan kebisingan. Terutama untuk drive optik dan harddisk Anda. Tidak berarti Anda harus bertoleransi dengan lambatnya PC Anda. Hanya saja aturlah kecepatan PC Anda sesuai dengan kebutuhan.
Untuk drive optik, caranya cukup mudah. Cukup mengandalkan software Nero DriveSpeed 2.0. Atur kecepatan pada kisaran 24–32x. Anda bahkan dapat mengatur lama waktu sebelum drive optik Anda spin down. Saat membutuhkan kecepatan tinggi pada drive optik Anda, tinggal mengembalikan setting pada kecepatan maksimal. Hal ini akan dibutuhkan saat drive optik digunakan untuk proses ripping atau meng-copy file dari CD/DVD.
Begitu juga untuk harddisk Anda. Sayangnya, hal ini tidak berlaku di semua merk harddisk. Sebagai contoh, seperti untuk harddisk Maxtor dengan AMSET utilitinya, ataupun harddisk IBM-Hitachi dengan Feature Tool. Sesuaikan setting dengan tingkat kebisingan sesuai keinginan Anda.
Lain-lain
Suara berisik dari komputer Anda juga dapat terjadi karena getaran yang dihasilkan. Fan dengan kualitas yang buruk dapat menjadi salah satu penyebabnya. Usahakan untuk mendapatkan fan dengan getaran yang minimal. Sekrup yang tidak terpasang dengan baik juga menyebabkan suara getaran. Yang ini cukup dengan mengencangkan sekrup-sekrup yang terpasang pada PC Anda.
Watercooling
Jika Anda benar-benar muak dengan dengungan bising dari PC Anda, saatnya beralih ke alternatif pendinginan yang lain. Metode watercooling bisa dijadikan pilihan alternatif.
Teknik watercooling secara singkat dapat dianalogikan dengan pendinginan kendaraan bermotor menggunakan pendingin radiator. Watercooling memanfaatkan air untuk mendinginkan panas yang dihasilkan komponen PC, terutama processor. Biasanya terdiri dari tiga bagian utama, water block, copper radiator, dan water pump. Proses pendinginan air sebagai media pendinginan dilakukan pada copper radiator, sedangkan sirkulasi air memanfaatkan water pump. Water block ditempelkan ke processor untuk mengusir panas yang dihasilkan.
Keuntungannya, tingkat kebisingan yang dihasilkan sangat rendah. Fan pada radiator bekerja pada RPM yang tidak terlalu tinggi sehingga tidak bising. Water pump juga tidak bising, hal ini disebabkan karena memanfaatkan air untuk meredam suara yang dihasilkan. Solusi yang cocok untuk yang mencari CPU cooling yang efisien dengan tingkat kebisingan yang rendah.
Perlu diperhatikan adalah kemungkinan bocor yang dapat terjadi jika menggunakan metode watercooling ini. Selain itu, harganya yang masih relatif lebih mahal dibandingkan dengan HSF menjadikan metode pendinginan watercooling bukanlah pilihan untuk kebanyakan pengguna komputer.
7. Perbaiki Aliran Udara dalam Casing
Layaknya sebuah rumah, casing komputer membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Tujuannya membantu agar udara di dalam casing tidak terlalu panas.
* Rapikan kabel dalam casing. Kabel berantakan akan menghambat aliran udara dalam casing. Mengikat, salah satu cara paling efektif untuk merapikan kabel. Gabungkan kabel dan ikat dengan plastik strap atau kawat pengikat. Usahakan tidak mengikatnya dengan karet gelang. Suhu panas casing akan membuat karet gelang mengalami deformasi plastik dan akhirnya putus.
* Untuk kabel IDE dan FDD yang bisa Anda lakukan adalah menggantinya dengan round cable. Kabel IDE round cable sedikit banyak memperkecil penampang hambatan udara dalam casing Anda. Tidak tertarik untuk membelinya? Anda bisa mengakali kabel IDE konvensional Anda dengan menggulung dan mengikatnya. Bisa dengan strap ataupun kawat pengikat.
* Untuk membuat fentilasi tambahan, bisa dengan moding casing. Sayangnya, hal ini kurang menarik bagi yang tidak hobi. Alternatif lain, Anda dapat membuka slot PCI yang masih tertutup.
* Tempatkan ekstra fan exhaust pada bagian teratas casing. Logikanya, udara panas akan selalu berada di bagian teratas, sehingga fan efektif untuk mengeluarkan udara panas yang terkurung dalam casing.
8. Cara mudah membersihkan PC
Mulai dengan mencabut semua kabel yang menempel ke komputer, seperti kabel power dan monitor.
* Letakkan casing di lantai dengan dilapisi oleh kain atau karpet.
* Buka penutup casing dan gunakan kompresor angin untuk menghilangkan debu yang menempel.
* Anda juga bisa menggunakan penyedot debu, untuk memaksimalkan pembersihan.
* Bersihkan bagian luar monitor, dengan menggunakan kain bersih. Untuk layar monitor, gunakan kain yang lembut. Jika Anda menggunakan cairan pembersih, sebaiknya disemprotkan ke kain.
* Sedot debu yang menempel di keyboard dengan penyedot debu yang dilengkapi sikat.
* Untuk mouse nonoptikal, lepaskan sekrup pada bagian bawah mouse dan keluarkan bolanya. Bersihkan kotoran yang menempel pada putaran dan bolanya.
* Bersihkan bagian luar casing dengan menggunakan kain lembut dan cairan pembersih.
9. Pasang Saringan udara di casing
Hal ini untuk menjaga kebersihan casing Anda. Tentunya Anda harus memperhatikan bahan yang digunakan karena jika bahan yang digunakan tidak baik, maka Anda akan mengalami permasalahan baru yaitu saluran udara yang tersumbat.
* Anda perlu memasangnya di bagian depan intake kipas. Anda boleh saja memasang saringan pada semua kipas. Namun yang diutamakan di sini adalah pemasangan filter pada kipas yang memberikan udara masuk, di mana debu biasanya ikut masuk.
* Alternatif bahan yang murah dan gampang didapat adalah busa motherboard. Bentuknya yang tipis dan lebar, ideal untuk dimanfaatkan sebagai air filter. Potong sesuai ukuran dan tempel dengan selotip ataupun doubletape.
10. Tidak ketinggalan Berita dengan RSS Aggregator
Ada program yang dikenal dengan sebutan RSS Aggregator. Program RSS aggregator sendiri merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan kita untuk melihat headline beserta link ke isi berita dari sebuah situs penyedia berita. Caranya cukup mudah.
* Gunakan RSS Aggregator. Misalnya, program i-System yang bisa diperoleh di www.feedreader.com.
* Tentukan sumber berita yang Anda inginkan. Misalnya dari Yahoo News atau Detik.Com. Namun, beberapa situs lokal cenderung memproteksi isi headline-nya. Secara default, i-System sudah menyediakan banyak link ke situs-situs yang menyediakan fasilitas RSS atau biasa disebut RSS feed. Klik icon New di toolbar. Setelah muncul sebuah kotak dialog alamat RSS, isilah dengan alamat situs sumber RSS pilihan Anda. Klik Next dan ikuti langkah-langkahnya.
* Feedreader secara otomatis akan memeriksa headline terbaru dan menampilkannya di desktop Anda. Anda juga bisa mengatur interval waktu,kapan feedreader harus memeriksa dan menampilkan headline terbaru atau refresh time. Namun, berdasarkan etika di dunia internet, ada batas waktu minimum untuk refresh RSS, yakni 90 menit.
11. Mem-back-up Data di Outlook
Betapa sedihnya jika data Outlook kita hilang begitu saja. Bisa karena Windows mengalami crash atau sebab lain di luar perkiraan sebelumnya. Untuk menanggulanginya, back-up semua folder di Outlook secara periodik. Ada beberapa tip yang perlu Anda pahami untuk mencegah data di Outlook hilang begitu saja.
* Back-up secara manual dengan menggunakan perintah Export di bawah menu File. Pilih option Export to File dari kotak dialog yang muncul. Kemudian pilih option Personal Folder File (.pst). Tentukan folder yang hendak di-back-up dan lokasi penyimpanannya sekalian. Kami sarankan untuk juga mem-back-up di CD.
* Anda juga bisa back-up data menggunakan Archive-nya Outlook. Caranya, pilih menu Tools, pilih Options. Pada kotak dialog yang terbuka, buka tab Other dan klik tombol AutoArchive. Tentukan lokasi penyimpanan yang baru dan klik OK. Pindahkan lokasi penyimpanan file-file di dalam Outlook untuk mencegah data ikut hilang bila operating system rusak. Lebih baik lagi jika tempat penyimpanannya terpisah dari partisi lokasi aslinya. Misalnya, di drive D atau selain drive C.
* Microsoft juga memiliki add-in gratis untuk back-up secara otomatis. Nama add-in ini adalah Personal Folders Backup yang bisa diperoleh
kehebatan komputer
JENIUS = 1% IDE & 99% HARD WORKES
KAMI BISA MENJADI APAPUN YANG KAMI INGINKAN
150 Tips dan Trik Ampuh untuk windows
Setelah menginstalasi Windows dan aplikasi-aplikasi lain yang
dibutuhkan ke dalam komputer, ada beberapa hal yang seharusnya Anda lakukan. Di
antaranya adalah melakukan beberapa hal untuk mempercepat serta
mempermudah kinerja komputer. Misalnya, mengatur agar komputer bisa restart
lebih cepat, atau memunculkan menu tersembunyi, menggunakan shortcut
untuk akses lebih cepat dan lain sebagainya.
Semua hal di atas adalah sebagian kecil dari tip dan trik dasar Windows
yang kami sampaikan berikut ini. Semua tip dan trik di sini kami
padukan menjadi 150 langkah mudah dan aman untuk dilakukan. 150 tip dan trik,
termasuk beberapa panduan langkah demi langkah yang mudah berikut ini,
akan menjadikan komputer Anda lebih nyaman bekerja. Tentu saja,
akhirnya, produktivitas Anda di depan komputer kian berkembang.
Sebuah komputer yang nyaman saja belum cukup tanpa dibarengi
peningkatan sisi keamanan. Hal ini penting, sebab koneksi ke jaringan, Internet
maupun ke komputer lain, sedikit banyak pasti berisiko. Mulai dari
penyebaran virus hingga pengambilan data kita oleh orang yang tidak berhak.
Untuk itu, kami sertakan pula beberapa tip dasar untuk memperbaiki
keamanan pada Windows.
Beberapa tip dan trik maupun panduan langkah demi langkah dalam tulisan
ini menggunakan bantuan program tertentu yang bisa di-download dari
beberapa situs di Internet. Namun untuk memudahkan Anda, seperti biasa
semua program yang disebutkan dalam tulisan berikut ini disertakan dalam
CD PC Media. Tentu saja, semua program sudah diuji di labs PC Media.
Instalasi program yang ada dalam tulisan ini kebanyakan berasal dari
situs resmi Microsoft. Sehingga kecil kemungkinannya program-program ini
menyebabkan error di PC. Jadi jangan ragu, ikuti terus tip dan trik
dasar pada Windows yang jarang terungkap!
Instalasi Windows yang Mudah dan Menyenangkan
01. Back-up dahulu registry sebelum diedit. Caranya, klik Start|Run,
ketik regedit. Setelah muncul window registry, pilih menu File|Export.
Pada bagian Export range, pilih All dan tentukan nama file, akhiri dengan
klik tombol Save.
02. Banyak program yang sebenarnya terinstalasi dalam Windows, namun
tidak aktif. Untuk mengaktifkannya, masuk ke Control Panel|Add/Remove
Windows Component dan beri tanda centang pada program yang belum aktif.
03. Sebelum menginstalasi program baru atau melakukan perubahan setting
Windows secara keseluruhan, lebih baik buat Restore Point secara manual
dahulu. Caranya, Klik Start|All Programs|Accessories|System Tool|System
Restore dan klik Create a restore point.
04. Jika Anda memutuskan untuk menginstalasi Windows Update yang
sebelumnya sudah didecline, masuk ke Control Panel|System, pilih tab
Automatic Updates dan klik Restore Declined Updates.
05. Untuk mengatur Windows update berjalan sesuai dengan kebutuhan
Anda, atur dulu Windows Update. Caranya, buka System di Control Panel dan
klik tab Automatic Updates. Atur enable atau disable option Keep my
computer up to date.
06. Bila Anda tidak memiliki CD bootable, jangan khawatir. Microsoft
sudah menyediakan
tool gratis untuk membuat disket booting di
http://support.microsoft.com/?kbid=310994.
07. Jika saat instalasi Windows tiba-tiba terhenti, matikan komputer
dan lepas card tambahan. Misalnya sound card. Instal ulang dan pasang
kembali card setelah instalasi selesai.
08. Untuk menambahkan System Administration Tools ada Start Menu, klik
kanan Start|Properties. Masuk dalam tab Start Menu dan klik Customize
kemudian masuk dalam tab Advanced. Geser ke bawah dan beri tanda centang
pada option Display on the All Programs and the Start Menu.
09. Untuk menginstal Back up Utility pada Windows XP Home Edition
carilah file ntbackup.msi di direktori\valudeadd\msft\ntbackup\ di CD
instalasi Windows XP. Jalankan file tersebut dan ikuti langkahlangkahnya.
10. Windows XP secara otomatis akan me-highlight setiap program baru
yang ter-install. Cara menghilangkannya, klik kanan Start|Properties.
Masuk ke tab Start Menu|Customize, kemudian klik tab Advanced dan
hilangkan tanda centang pada opsi Highlight newly installed program.
11. Untuk tampilan film atau game terbaik pada komputer, pastikan bahwa
DirextX terbaru sudah terinstalasi dengan baik. Lihat versi terbarunya
di www.microsoft.com/windows/directx.
12. Ada kalanya hardware yang akan dipasang belum support
Plug-and-Play. Untuk itu, gunakan Add Hardware Wizard yang ada di Control
Panel|System|Hardware untuk mendeteksinya.
–> TOP TIPS ! Mempercepat Kerja Komputer
13. Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit saja
untuk masuk ke Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang terasa
sangat lama. Untuk mempercepat loading Windows, ada beberapa hal yang bisa
dilakukan. Misalnya, mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan
wallpaper yang memakan banyak memory. Ganti wallpaper dengan background
berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup Wizard yang ada bisa ditemui
dengan klik kanan pada desktop untuk membersihkan
icon. Jangan lupa juga, jalankan defrag secara berkala.
Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di komputer,
bersihkan registry secara rutin. Gunakan software bantu seperti Registry
Mechanic dari situs www.winguides.com. Sayangnya, versi trial program ini
hanya bisa digunakan memperbaiki sebanyak 6 sections saja.
Langkah lain yang perlu dilakukan adalah me-remove program yang di-load
secara otomatis saat memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program
yang tidak dibutuhkan. Caranya, dengan menghapus semua isi folder
startup dan membuka msconfig melalui Start|Run.
14. Gunakan fitur File and Transfer Setting Wizard untuk memindahkan
file dan setting ke komputer baru. Caranya, klik
Start|AllPrograms|Accessories|System Tools, kemudian jalankan File and Transfer Setting Wizard.
15. Gunakan pengecualian pada security setting di Internet Explorer,
agar proses update melalui halaman Windows Update berjalan lancar.
Caranya, buka Internet Option di menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab
Security, pilih Trusted Site dan klik tombol Sites. Isikan nama situs
Windows Update, hilangkan tanda centang pada option Require server
verification… dan klik OK.
16. Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan freeware
Magical Jelly Bean Keyfinder dari
http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.
17. Jika nama yang teregister dalam Windows XP Anda tidak sesuai,
perbaiki melalui registry. Caranya, buka registry dan pilih MY Computer.
Klik menu Edit|Find dan ketik RegOwner. Jika sudah ditemukan, klik kanan,
pilih Modify dan isikan nama yang sesuai. Perubahan ini bisa juga
dilakukan di key RegCompany.
Peningkatan Performa Internet dan Jaringan
18. Untuk men-share sebuah folder di komputer Anda ke jaringan, klik
kanan folder tersebut dan pilih Properties. Klik tab Sharing dan enable
option Share this folder on the network. Beri nama dan klik OK.
19. Buat sebuah icon My Network Places di desktop dengan mengklik kanan
area kosong di dekstop dan klik Properties. Pilih tab Desktop|Customize
Desktop. Kemudian buka tab General dan enable option My Network Places.
20. Ada cara mudah mengirim pesan ke komputer lain di jaringan, yakni
menggunakan Console Message. Buka Control
Panel|AdministrativeTools|Computer Management|Action|All Task|Send Console Message. Ketik teks yang
hendak dikirim, tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan klik
Send.
21. Untuk mengatur Internet Connection Firewall (ICF), buka Network
Connection di Control Panel, klik kanan koneksi yang ada dan klik
Properties. Buka tab Advanced dan enable option Protect my computer and network
by limitting or preventing access to this computer from Internet.
22. Atur Internet Connection Firewall (ICF) untuk setiap koneksi yang
ada. Baik dial-up maupun broadband. Jika komputer Anda merupakan bagian
dari jaringan yang terhubung ke Internet, pasang ICF hanya di komputer
server.
23. Untuk mengetahui alamat IP Anda, masuk dalam DOS dengan mengetikkan
command di Run. Kemudian ketikkan ipconfig /all.
24. Jika Anda menerima pesan dari Internet melalui Messenger, segera
matikan. Caranya, masuk ke Contol Panel|Administrative Tools|Services,
dan klik ganda Messenger kemudian Stop. Untuk mencegah supaya tidak
terulang, atur supaya Messenger menjadi Disabled di bagian Startup.
25. Matikan Windows Messenger dengan melalui regedit. Buka
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft, kemudian pilih menu Edit|New|Key,
dan beri nama Messenger. Kemudian buat key lagi dengan cara ini di dalam
direktori Messenger dengan nama key-nya Client. Setelah itu, klik menu
Edit|New|DWORD Value, dan beri nama Prevent-Run. Klik kanan value
PreventRun, pilih Modify, isi angka 1 pada Value data, dan klik OK.
26. Untuk mengetahui informasi mengenai koneksi di komputer Anda, klik
Start|All Programs|Accessories|System Tools|System Information. Pilih
menu Tools|Net Diagnostics. Pada window yang terbuka kemudian pilih
option Scan your system. Tunggu hingga proses selesai untuk melihat
hasilnya.
27. Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi Windows Media Player
mengirim data mengenai komputer dan kebiasaan Anda menggunakan komputer
melalui Internet ke alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, Pada Windows
Media Player, pilih menu Tools|Option. Buka tab Player dan disable option
Aloww internet sites to uniquely your player.
28. Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah network domain,
tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan dan klik option Lock Computer.
Untuk membuka kembali, tekan tombol Ctrl + Alt + Deldan masukkan
password. Konfigurasi Windows yang Mudah dan Cepat.
29. Untuk men-disable fitur autorun, klik kanan pada icon drive CD,
pilih Properties dan masuk dalam tab AutoPlay. Kemudian disable autoplay
untuk setiap jenis file yang tertera pada daftar.
30. Gunakan program Microsoft Clear Type Tuning Control dari
http://www.microsoft.com/typography/cleartype/ untuk mengatur Clear
Type pada komputer.
31. Untuk melihat system file yang secara default di-hidden oleh
Windows XP, pilih tab View dalam menu Tool|Folder Option dalam Windows
Explorer. Enable Display the content of system folder.
32. Untuk meletakkan icon volume control di taskbar, masuk dalam
Control Panel|Sound and Audio dan klik tab Volume. Enable Place volume
control in the Taskbar dan klik OK.
33. Atur tombol Power di keyboard melalui Control Panel|Power Option di
tab Advanced. Tentukan pengaturan tombol Power ini dengan memilih
option yang tersedia.
34. Atur supaya Windows membersihkan Pagefile saat shut down demi
keamanan. Caranya, buka registry dan masuk dalam direktori
HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control|Session Manager. Edit value pada key
Clear-PageFileAtShutdown menjadi 1. Konsekuensinya, proses shut down
akan berlangsung sedikit lebih lama.
35. Atur supaya Windows menampilkan ekstensi setiap file. Caranya, di
Windows Explorer, pilih menu Tool|Folder Option dan tab View. Hilangkan
tanda centang di option Hide file extentions for known file types.
36. Menghapus Komponen yang Terinstal
Banyak komponen Windows yang tidak muncul di Add/Remove Windows
Component sehingga tidak bisa di-uninstall.
a. Buka Notepad dan pilih menu File|Open. Arahkan ke folder
Windows\inf. Isi nama file sysoc.inf. Klik Open untuk membuka file ini.
b. Pilih menu Edit|Replace. Ketik Hide pada kolom Find, namun kosongkan
kolom Replace With, klik Replace All. Tujuannya untuk menghapus semua
kata Hide dalam file ini. Setelah selesai, tutup dan simpan file.
c. Buka Control Panel dan pilih Add/Remove Programs. Kemudian pilih
Add/Remove Windows Component, pada windows yang keluar kemudian akan
tampak beberapa komponen yang sebelumnya tersembunyi.
37. Ubah gambar pada welcome screen dengan cara masuk ke User Account
di Control Panel. Buka account Anda dan klik Change my picture. Tentukan
gambar pilihan Anda dengan mengklik Browse untuk gambar di harddisk
atau memilih di antara gambar yang sudah tersedia.
38. Jika lebih menyukai tampilan Start Menu versi lama, Anda bisa
mengubahnya dengan mengklik kanan tombol Start, pilih Properties. Pilih
Classic Start Menu dan klik Customize untuk mengatur isinya.
39. Untuk menyempurnakan tampilan klasik pada Start Menu, klik kanan
desktop dan pilih Properties. Buka tab Themes, dan pilih Windows Classic
dari Theme list.
40. Tambahkan image pada sebuah folder, sehingga image tersebut yang
akan tampak saat Windows Explorer dalam tampilan thumbnails. Caranya,
klik kanan folder yang hendak diolah, pilih Properties. Klik tab Customize
dan klik Choose Picture. Pilih sebuah gambar dan klik Open|OK.
41. Sesuaikan kapasitas Recycle Bin dengan mengklik kanan icon Recycle
Bin dan memilih
Properties. Isi kapasitas yang Anda inginkan dan klik OK.
42. Pada saat View di-set Details di Windows Explorer, klik kanan
header salah satu kolom untukmengatur kolom apa saja yang ditampilkan. Klik
More bila perlu mengatur setting lainnya.
43. Untuk menambahkan program yang paling sering Anda gunakan dalam
Quick Launch, drag icon program tersebut dalam Quick Launch.
44. Tambahkan address bar pada taskbar, sehingga mempercepat akses ke
sebuah alamat di Internet. Caranya, klik kanan taskbar, pilih
Toolbar|Address. Klik ganda untuk membuka dan menutupnya.
45. Jadikan tampilan Windows Explorer seperti tampilan pada window My
Computer. Caranya, klik kanan icon Window Explorer dan pilih Properties.
Pada Target area, setelah %SystemRoot%\explorer.exe tambahkan /n, /e,
/select, C:\ dan klik OK.
46. Untuk menambahkan sebuah shortcut program di baris paling atas
Start Menu, klik kanan icon-nya di Start Menu kemudian klik Pin to Start
Menu.
47. Supaya sebuah drive atau folder dapat masuk dalam menu Send To,
drag shortcut-nya ke folder \Documen Anda Setting\\SendTo.
48. Mencari folder SendTo? Klik saja Start|Run dan ketik SendTo
kemudian klik OK.
49. Untuk mengosongkan daftar dokumen dalam folder My Recent Document
di Start Menu, klik kanan Start, pilih Properties. Klik Customize dan
buka tab Advanced kemudian klik tombol Clear list. Supaya tidak ada lagi
yang muncul di My Recent Documents, disable option List my most
recently opened documents.
50. Fast User Switching
Dengan Fast User Switching, seorang user tidak perlu logoff sementara
user lain login.
a. Untuk meng-enable Fast User Switching, masuk dalam Control Panel dan
pilih User Accounts. Klik option Change the way user log on or off, dan
enable Use Fast User Switching.
b. Supaya koneksi dial-up tetap berjalan meski Fast User Switching
di-enable, masuk ke registry di direktori
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon.
c. Klik kanan pada panel sebelah kanan dan pilih New |String Value.
Beri nama KeepRasConnections dan beri nilai 1. Restart komputer.
51. Untuk melihat isi sesungguhnya folder My Recent Documents, klik
Start|Run, kemudian ketikkan %UserProfile%\Recent.
Pengaturan Multiple User
52. Untuk berpindah antar user account, tekan tombol Ctrl+Alt+Del,
kemudian pada window Task Manager yang terbuka, pilih tab Users. Klik kanan
nama user yang hendak dipakai dan klik tombol Connect.
53. Tambahkan account Guest supaya orang lain bisa menggunakan komputer
Anda. Caranya, buka User Accounts di Control Panel, klik Guest|Turn On
the Guest Account.
54. Ingatlah untuk selalu login sebagai System Administrator sebelum
melakukan perubahan yang berimbas pada performa komputer.
55. Untuk meng-copy user profile, masuk dalam Control Panel|System.
Masuk dalam tab Advance dan klik tombol Setting di User Profiles. Sorot
profile yang hendak dicopy, kemudian klik Copy to dan tentukan lokasi
penyimpanan profile. Untuk mengubah permission, klik tombol Change.
56. Ganti Welcome screen dengan login dialog untuk menambah tingkat
keamanan. Caranya, masuk dalam User Accounts di Control Panel, pilih
option Change the way user log on or off serta disable Welcome screen.
57. Gunakan folder Shared Documents untuk menyimpan filefile yang bisa
dibuka orang lain dalam jaringan. Folder ini bisa ditemui di My
Documents\Other Places area.
58. Pada Windows XP Pro Edition, password bisa kadaluarsa jika lama
tidak digunakan login. Untuk menghindarinya, atur supaya Windows tidak
melakukan hal tersebut. Caranya, klik Start|Run, ketikkan userpasswords2
dan Enter. Buka tab Advanced dan pilih Advanced user management, klik
tombol Advanced dan pilih Local Users and Groups. Klik kanan nama user
dan pilih Properties. Buka tab General dan enable option Password never
expires.
59. Beri nama setiap partisi atau drive yang ada dengan nama yang
berbeda. Hal ini penting untuk mempermudah pencarian file.
60. Buat sebuah password reset disk sebagai disket darurat saat
kehilangan password. Caranya, masuk ke Control Panel dan buka User Account.
Pilih account Anda dan pilih Prevent a forgotten password untuk memulai
wizard.
Pengaturan File dan Folder
61. Buat sebuah compressed folder dengan cara mengklik kanan area
kosong pada desktop, dan pilih New|Compressed (zipped) Folder. Beri nama dan
drag and drop file yang hendak dikompres dalam folder tersebut.
62. Sebuah compressed folder bisa dilindungi dengan password. Caranya,
buka menu File|Add a Password. Isikan password Anda dan isi sekali lagi
untuk konfirmasi.
63. Sebuah compressed folder tetap bisa ditambah isinya dengan cara
drag and drop file yang hendak dikompres ke dalamnya.
64. Saat menjalankan Disk Cleanup, pilih option Compress old files
untuk mengompresi file-file yang sudah tidak dibutuhkan, sehingga kapasitas
harddisk bisa dihemat.
65. Enkrip atau acak file bisa dilakukan di Windows XP Pro Edition
dengan mengklik kanan My Computer, pilih Properties. Buka tab General dan
klik Advanced. Aktifkan option Encrypt contents to secure data.
66. Cara termudah mengubah nama file atau folder adalah dengan
memilihnya, kemudian menekan tombol F2.
67. Supaya Anda bisa berpindah antar folder dengan cepat, terutama pada
folder-folder yang sering dibuka, buatlah shortcut untuk setiap folder
yang sering diakses.
68. Reset file association dengan cara menhakan tombol Shift saat
mengklik kanan sebuah file. Pilih Open With… Pilih program yang hendak Anda
gunakan untuk membuka file tersebut dan enable option Open use the
selected program to open this kind of file. Kemudian klik OK.
69. Sesuaikan kapasitas penyimpanan file musik dengan cara membuka
Windows Media Player dan memilih menu Tools|Options. Buka tab Copy Music
dan sesuaikan ukuran kapasitas dengan menggeser slider.
70. Jika Anda menyimpan semua dokumen dalam folder My Documents, maka
semua file tersebut lebih mudah di-back-up serta tidak terpengaruh
system restore.
71. Jika sebuah file hasil copy dari CD tidak dapat diakses, maka
hilangkan atribut Read only. Caranya, klik kanan file tersebut dan pilih
Properties. Hilangkan tanda centang pada option Read only.
72. Aturlah tampilan setiap folder dengan mengklik kanan folder
tersebut pada My Computer. Pilih Properties dan klik Customize. Pilih template
yang tersedia atau pilih gambar sesuai dengan keinginan Anda. Klik OK
untuk menyimpan hasil setting.
73. Anda bisa me-rename beberapa file sekaligus yang memiliki karakter
sama dalam folder yang sama juga. Misalnya kumpulan foto atau image.
Caranya, pilih semua file yang hendak di-rename, klik kanan file pertama
dan klik Rename. Beri nama,misalnya Koleksi.JPG, maka semua file yang
lain akan berubah namanya menjadi Koleksi (1).JPG, Koleksi (2).JPG, dan
seterusnya.
74. Mengirim Faks
Tahukah Anda, bahwa Windows XP memiliki tool untuk mengirim dan
menerima faks?
a. Buka Control Panel, pilih Add/Remove Program dan klik Add/Remove
Windows Component. Enable Fax Services dan klik Next.
b. Klik Start|All Programs|Accessories|Communication|Fax|Fax Console
untuk menjalankan Fax Configuration Wizard. Atur semua setting, termasuk
nomor faks dan modem yang digunakan serta pengaturan incoming fax.
c. Buat semua faks dari Fax Console. Periksa semua isi sebelum dikirim,
termasuk setting dan sebagainya.
Mengatur Kualitas Cetak
75. Anda bisa mencetak beberapa foto bersamaan, sekaligus mengatur
layout serta option lainnya dengan cara mudah. Pertama, buka file-file foto
dalam folder My Pictures, kemudian pilih menu File |Print. Akan muncul
Photo Printing Wizard. Atur printer yang hendak digunakan dan layout
yang akan dipakai. Beberapa printer memungkinkan mencetak beberapa foto
dalam satu kertas.
76. Daripada harus mengatur setting printer setiap kali menggunakannya,
buatlah copy printer Anda. Atur masing-masing dengan option berbeda
sesuai yang Anda butuhkan.
77. Anda bisa menggunakan karakter yang tidak ada di keyboard, namun
bisa digunakan dalam Windows dengan fitur Character Map. Untuk
membukanya, Anda bisa menemukan di Start|All Programs|Accessories|System
Toolss|Character Map. Atau ketik “charmap” tanpa tanda petik di Start|Run.
78. Untuk meng-capture sebuah adegan di file movie menjadi sebuah
image, putarlah film tersebut dan tekan tombol Stop saat adegan yang
diinginkan. Klik Take Picture, simpan di folder Anda dan beri nama.
Memunculkan Penampakan Fitur Tersembunyi
79. Anda tertarik dengan musik pembuka Windows yang orisinal? Temukan
file-nya di \windows\oobe\system32\images\tittle.wma.
80. Ada dua edisi Windows Plus! yang beredar, yakni Microsoft Plus! for
Windows dan Digital Media Edition (DME). Simak
www.microsoft.com/windows/plus/PlusHome.asp dan coba versi trial DME.
81. Ketikkan “iexpress” tanpa tanda petik pada kotak dialog Start|Run.
Anda akan menemukan sebuah utility untuk mengompres dan membuat file
self extraction.
82. Anda akan menemukan beberapa tool yang kurang populer, namun punya
kelebihan luar biasa. Tool-tool tersebut bisa ditemui di folder
support\tools dalam CD instalasi Windows XP. Gunakan program suptools.msi
untuk menginstalasi tool-tool tersebut dalam komputer Anda.
83. Ada banyak wizard atau stepby-step di Windows. Untuk mengetahui
wizard apa saja, buka Help and Support dan ketikkan “Wizard” tanpa tanda
petik pada kolom pencarian. Windows akan memunculkan daftar wizard yang
tersedia. Anda tinggal memilihnya.
84. Untuk membuat karakter sendiri, klik Start|Run dan ketikkan
Eudcedit. Buat sesuai keinginan Anda, asalakan masih dalam ukuran 64×64 grid.
Simpan dengan memilih menu Edit|Save Character.
85. Untuk meletakkan karakter dalam Character Map ke dalam dokumen,
Anda cukup membuka Character Map dan memilih karakter tersebut. Kemudian
Anda tinggal mengcopy dan paste-nya ke dalam dokumen Anda.
Menghias Desktop
86. Anda bisa mengatur pointer mouse sesuai keinginan dengan membuka
tab Pointer dalam menu Mouse di Control Panel. Klik Browse untuk mencari
pointer yang sesuai keinginan Anda.
87. Untuk menampilkan daftar dokumen yang terakhir diakses di Start
Menu pada Windows XP Home Edition, klik kanan pada tombol Start dan pilih
Properties. Klik Customize, buka tab Advanced dan enable option List my
most recently opened documents.
88. Jika Anda ingin agar tampilan Windows Explorer terbuka penuh hingga
menutupi taskbar, tekan tombol F11.
89. Anda bisa membuat shortcut key atau penekanan tombol tertentu untuk
mengakses sebuah program. Caranya, klik kanan icon program tersebut dan
pilih Properties. Buka tab Shortcut dan tentukan tombol mana yang Anda
gunakan untuk mengakses program tersebut. Secara otomatis Windows akan
menambahkan tombol Ctrl+Alt+ pilihan Anda sebagai shortcut key.
90. Urutkan secara alfabet, semua program yang ada di Start Menu untuk
memudahkan pengaksesan. Caranya, klik Start|All Programs, klik kanan
salah satu program yang ada dan pilih Sort by Name.
91. Munculkan penampakan icon indikator koneksi broadband atau dial-up
pada system tray untuk mempermudah kontrol. Caranya, buka My Network
Places, pilih View Networks Connections, klik kanan koneksi yang Anda
gunakan dan pilih Properties. Ubah option Show icon in notofication area
when connected menjadi enable.
92. Anda bisa mengedit Start Menu sesuai dengan kebutuhan. Baik
menambah, mengurangi, atau bahkan mengubah namanya. Caranya, klik kanan Start
dan pilih Open atau Open All Users. Atur setiap shortcut yang tersedia
sesuai kebutuhan.
93. Anda bisa membuka beberapa program secara bersamaan dengan menekan
tombol Shift, sementara mengklik program yang ada dalam Start Menu.
94. Untuk menghilangkan nama icon pada desktop, klik kanan icon
tersebut, dan pilih Rename. Tekan tombol Alt dan numeric key 255. Kemudan
tekan Enter.
95. Anda bisa menghilangkan tanda panah pada icon shortcut di desktop.
Caranya, masuk ke registry editor dengan mengetik “regedit” tanpa tanda
petik di kotak dialog Start|Run. Masuk ke dalam direktori
HKEY_CLASSES_ROOT\Lnkfile. Hapus value IsShortcut. 85
–> TOP TIPS !
96. Daftar Shortcut
Berikut ini beberapa shortcut yang paling banyak digunakan saat bekerja
sehari-hari menggunakan Windows.
[Windows] + [L] Lock komputer
[Windows] + [U] Menampilkan Utility Manager
[Windows] + [R] Menampilkan Run
[Windows] + [F] Menampilkan window pencarian
[Windows] + [E] Membuka My Computer
[Windows] + [D] Mematikan atau mengaktifkan Toggle
Desktop
[Windows] + [M] Minimize semua window
[Windows] + [Shift] + [M] Restore semua window yang di-minimize
[Windows] + [Ctrl] + [F] Mencari komputer dalam jaringan
[Windows] + [F1] Menampilkan halaman Help
[Windows] + [Break] Memunculkan window System
Properties
[Windows] + [Tab] Scroll tombol di Taskbar
Jika Anda menggunakan keyboard lama yang tidak dilengkapi dengan tombol
Windows, gunakan paduan tombol Ctrl + Esc.
97. Anda bisa meng-enable atau disable grouping beberapa file dalam
satu program. Caranya, klik kanan taskbar dan pilih Properties. Beri atau
hilangkan tanda centang pada option Groups similar taskbar button.
98. Anda bisa menghilangkan atau menampilkan icon di desktop dengan
mengklik kanan desktop dan memilih Arrange Icons By|Show Desktop Icons.
99. Anda bisa membuat custom toolbar dengan mengklik kanan taskbar,
memilih Toolbars|New Toolbar. Atur sesuai dengan keinginan Anda, misalnya
menjadikan My Documents sebagai toolbar di taskbar supaya mudah dan
cepat diakses.
100. Klik kanan Start Menu, pilih Properties, jika tidak menggunakan
Classic Start Menu, klik Customize dan buka tab Advanced. Ada beberapa
munu yang bisa diaktifkan dengan memberi tanda centang pada option yang
ada. Mulai dari Scroll Programs hingga memunculkan penampakan beberapa
fitur dalam Start Menu.
101. Anda bisa membuka sebuah situs tanpa membuka browser terlebih
dahulu. Caranya, ketikkan alamat lengkap situs yang hendak dibuka di kotak
dialog Start|Run. Misalnya www.pcmedia.co.id. Kemudian tekan Enter.
102. Di setiap menu dalam Windows terdapat huruf yang bergaris bawah
sebagai patokan penggunaan navigasi keyboard. Misalnya menu File bisa
dibuka dengan menekan tombol Alt+F. Anda bisa menonaktifkan atau
mengaktifkan fitur yang ditandai dengan garis bawah ini. Caranya, klik kanan
area kosong di desktop. Kemudian buka tab Appereance, dan klik tombol
effects. Atur tanda centang pada option Hide underlined letter for keyboard
navigation until I press the [Alt] key.
103. Atur supaya komputer mengeluarkan suara peringatan saat tombol
Caps Lock, Num Lock atau Scroll Lock diaktifkan. Caranya, Buka Control
Panel, masuk dalam Accessibility Option. Buka tab Keyboard dan enable
option Use Toggle-Keys.
104. Untuk meng-enable Hibernate dalam Windows XP saat menekan Turn Off
di Start Menu, tahan tombol Shift. Maka tombol Stand by pada kotak
dialog Shut Down akan berubah menjadi Hibernate.
105. Jika hardware Anda support Hibernate, aktifkan segera fitur ini.
Caranya, buka Control Panel dan buka Power Options. Klik tab Hibernate
dan beri tanda centang pada option Enable Hibernate. Jika hardware Anda
tidak support Hibernate, tab ini tidak bisa ditemui.
Memperbaiki Kinerja Komputer
106. Tambah kecepatan komputer Anda dengan menghilangkan penampakan
yang bagus namun memakan banyak waktu, yakni animasi. Caranya, buka
Control Panel, dan klik ganda System. Klik tab Advanced dan tekan tombol
Performance Settings. Kemudian enable option Adjust for the best
performance.
107. Untuk mengurangi waktu booting yang terasa lama, atur di BIOS agar
booting dimulai dari harddisk baru kemudian CD atau floppy drive pada
pilihan berikutnya.
108. Atur supaya Windows hanya akan me-load program yang dibutuhkan
saja saat mulai berjalan supaya waktu loading lebih cepat dan kerja
komputer lebih ringan. Ketikkan “msconfig” tanpa tanda petik di kotak dialog
Run dan tekan Enter. Pada tab General, pilih option Selective Startup,
kemudian buka tab Startup dan nonaktifkan semua program yang tidak
perlu.
109. Anda bisa memonitor penggunaan processor dengan menekan tombol
Ctrl+Alt+Del untuk membuka Task Manager. Kemudian minimize window
tersebut, Anda akan melihat grafik penggunaan kapasitas processor di system
tray.
110. Untuk meningkatkan kecepatan menyimpan data di USB ZIP drive, buka
My Computer dan klik kanan drive ZIP tersebut. Pilih Properties, buka
tab Hardware klik Properties, kemudian buka tab Policies dan aktifkan
option Optimize for Performance.
111. Untuk mempercepat tampilan Start Menu, buka Registry Editor
(ketikkan “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Run). Masuk dalam
direktori HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop. Klik ganda value yang
bernama MenuShowDelay, ganti angka yang ada menjadi 100. Dengan cara ini,
maka delay tampilan Start Menu semakin singkat.
112. Ada cara cepat mematikan komputer. Tekan tombol Ctrl+Alt+Del, pada
windows Task Manager yang muncul, tekan menu Shut Down dan tahan tombol
Ctrl saat mengklik Turn Off. Pastikan dulu semua dokumen telah di-save.
113. Anda bisa melihat grafis yang menampilkan performance komputer
berdasarkan beberapa indikator. Misalnya penggunaan processor, memory, dan
lain sebagainya. Caranya, buka Control Panel dan klik ganda
Administrative Tools. Buka fitur Performance.
114. Anda juga bisa menambahkan beberapa indikator lain dalam fitur
Performance (di nomer 13) dengan mengklik icon + dan memilih indikator
baru apa saja yang hendak ditampilkan.
115. Anda bisa menggabungkan sebuah file registry atau .reg ke dalam
registry Windows Anda, dengan mengklik ganda file tersebut. Untuk
mengetahui fungsinya, buka dengan notepad.
116. Jika Anda menggunakan RAM sebesar 512 MB, atur agar Windows tidak
membuat paging ke disk agar performance komputer semakin meningkat.
Caranya, buka Registry Editor dan masuk dalam direktory
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM|Current ControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement.
Ubah value DisablePagingExecutive menjadi 1.
117. Gunakan Bootcfg.exe untuk mengedit boot.ini Windows XP. Caranya,
ketikkan “cmd” tanpa tanda petik dalam kotak dialog Run untuk masuk
dalam DOS Prompt, dan ketikkan bootcfg: /? setelah muncul prompt untuk
memperoleh informasi mengenai fitur dalam program ini.
118. Untuk memilih operating system dalam yang digunakan dalam sebuah
komputer yang memiliki partisi drive, buka Control Panel, masuk dalam
System kemudian buka tab Advanced. Klik tombol Startup and Recovery
Setting kemudian Edit.
119. Gunakan utility klasik chkdsk untuk men-scan harddisk dan
memperbaiki error yang ditemui. Caranya, klik Start |Run dan ketikkan “chkdsk
c:/f” tanpa tanda petik untuk men-scan dan memperbaiki drive C. Jika
Anda ingin tahu lebih banyak tentang fitur dalam chkdsk, ketikkan “chkdsk
/?”.
120. Anda bisa melewati Scanner and Camera Wizard saat memasang kamera
digital. Untuk mengaksesnya, gunakan Windows Explorer atau My Computer.
Kamera digital Anda akan tampil sebagai drive.
121. Ada utility dalam Windows XP Pro Edition yang jarang digunakan,
yakni gpedit. Jalankan utility ini dengan mengetikkan “gpedit.msc” tanpa
tanda petik di kotak dialog Run dan tekan Enter. Utility ini bisa
digunakan untuk setiap tool dan komponen yang ada di Windows. Coba satu per
satu setting yang Anda inginkan kemudian perhatikan hasilnya.
122 Mengatur Jadwal Perawatan
Daripada bersusah payah membersihkan sampah di Windows, atur agar
Windows membersihkan dirinya sendiri secara berkala dengan Schedule Task.
a. Untuk mengatur jadwal perawatan Windows secara berkala, buka Control
Panel, klik ganda Scheduled Tasks. Tambahkan Scheduled Task melalui
wizard. Klik Next untuk masuk dalam list berisi program yang bisa
dijadwalkan.
b. Jika tool yang hendak Anda jadwalkan tidak tertera pada list, klik
Browse dan arahkan ke folder tempat tool yang Anda maksud berada.
Kebanyakan tool Windows berada dalam folder Windows\system32. Pilih salah
satu dan klik Open.
c. Ketik nama task tersebut dan tentukan tingkat keseringan atau
frekuensi jadwal program tersebut. Klik Next, atur setting lain yang
diperlukan dan tambahkan username beserta password untuk mengamankan Schedule
Task.
123. Gunakan utility gratis PowerToys dari
www.microsoft.com/windowsxp/home/downloads/powertoys.asp yang sangat berguna. PowerToys sendiri
terdiri dari beberapa program, di antaranya Open Command Window Here,
Alt-Tab Replacement, Tweak UI, Power Calculator, Image Resizer, CD Slide
Show Generator, Virtual Desktop Manager,Taskbar Magnifier, HTML Slide
Show Wizard, dan Webcam Timershot.
124. Windows Anda bisa memperoleh tambahan kecepatan jika Indexing
Service dinonaktifkan. Caranya mudah, buka Administrative Tools di Control
Panel, pilih Services dan disable Indexing Service.
125. Kembangkan kapasitas harddisk dengan menggunakan Disk Cleanup.
Buka My Computer, klik kanan drive yang ada dan pilih Properties. Buka tab
General dan klik tombol Disk Cleanup. Bersihkan semua file sampah
tersebut, termasuk mengosongkan isi Recycle Bin dari semua data yang sudah
tidak digunakan lagi.
126. Hilangkan semua shortcut di folder Startup dalam Start Menu.
Sebab, program yang memiliki shortcut dalam folder ini secara otomatis akan
dieksekusi saat kali pertama Windows dijalankan.
127. Periksa setting messenger yang ada dalam komputer Anda, karena
hampir setiap messenger akan me-load dirinya sendiri secara otomatis
setiap kali Windows dijalankan. Usahakan agar option Automatically Login
atau Load at Windows Start tidak aktif.
128. Anda bisa mengakses setiap program secara langsung dengan
mengetikkan nama programnya di kotak dialog Run. Misalnya calc untuk
kalkulator, winword untuk Microsoft Word, dan lain sebagainya.
Troubleshooting Sederhana
129. Jika saat defrag tiba-tiba komputer berhenti, restart dan masuk
dalam Safe Mode dengan menekan tombol F8 sesaat sebelum Windows mulai
berjalan. Defrag lagi harddisk Anda dari mode ini.
130. Cari tahu apakah drive Anda FAT atau NTFS dengan mengklik kanan
drive tersebut dan memilih Properties kemudian masuk ke tab General. Baca
detail file system pada kotak dialog yang muncul.
131. Ubah sebuah drive dalam format FAT menjadi NTFS melalui DOS dengan
perintah convert c:/FS:NTFS. Masuklah dalam registry editor dan buka
direktori HKEY_USERS\DEFAULT\Control Panel\Desktop dan buat value dalam
AutoEndTask dengan nilai 1.
133. Jika saat menginstal sebuah driver baru komputer hang, restore
komputer ke konfigurasi sebelumnya. Caranya, restart komputer dan tekan F8
untuk masuk ke Safe Mode dan pilih option Last Known Good
Configuration.
134. Gunakan Event Viewer untuk melacak aplikasi yang error. Caranya,
klik kanan My Computer, pilih Manage dan klik event Viewer. Klik ganda
setiap aplikasi atau system yang menunjukkan error untuk melihat
informasi kesalahan.
135. Ada cara paling tepat untuk mengatur ketepatan jam di komputer.
Klik ganda jam di sebelah kanan bawah layar atau di system tray, pilih
tab Internet Time. Aktifkan option Automatically synchronize with an
Internet time server. Pilih server yang tersedia dan klik Update Now!
Tip dan Trik Spesial untuk Windows 98 dan ME
136. Back-up setting dial-up dengan cara men-drag and drop file koneksi
di folder Dial Up Networking ke sebuah floppy drive. File back-up akan
disimpan dalam ekstensi.dun.
137. Cara cepat restart, tekan Start|Shut Down|Restart, sementara klik
OK, tahan tombol Shift.
138. Gunakan Tweak UI khusus Windows 98 dari
www.microsoft.com/ntworkstation/downloads/powertoys/networking/nttweakui.asp. Setelah instalasi
selesai, buka Tweak UI melalui Control Panel.
139. Gunakan tombol F3 untuk membuka fitur Find saat berada di Windows
Explorer atau desktop.
140. Atur koneksi dial-up dengan Telephony Location Manager. Fitur
Telephony Location Manager ini akan membantu Anda mengoptimalkan koneksi
dial-up. Caranya, klik Start|Run dan ketikkan “tlocmgr” tanpa tanda
kutip.
141. Jika komputer Anda tidak bisa di-set Dalam mode standby atau
suspended, maka perbaiki dengan Pmtshoot dari
http://support.microsoft.com/?kbid=185949.
142. Selalu back-up registry sebelum melakukan perubahan di dalamnya.
Caranya, gunakan Registry Checker yang bisa ditemui di Start|Programs|
Accessories|System Tools|Tools.
143. Buat sebuah disket bootable untuk Windows 98 dengan cara
memformatnya menggunakan system files. Kemudian copy file
c:\windows\command\scanreg.exe dan c:\windows\himem.sys ke dalam disket tersebut. Jangan
lupa, edit file config.sys yang berada di disket dengan memberi tambahan
baris “device =a:\himem.sys” tanpa tanda kutip.
144. Untuk me-restore registry saat komputer tidak mau berjalan, coba
booting dengan boot disk. Kemudian masuk ke drive C:\ dan ketikkan
“scanreg\restore”, tanpa tanda kutip. Ikuti angkah-langkahnya hingga
selesai. Kemudian keluar dari DOS.
145. Tambahkan shortcut Control Panel ke Start Menu dengan mengklik
kanan tombol Start dan klik Open. Kemudian klik kanan di area kosong,
pilih New|Folder. Isikan “Control
Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” tanpa tanda kutip dan tekan Enter.
146. Anda bisa menghilangkan kotak dialog password yang muncul kali
pertama sebelum masuk dalam Windows. Caranya, masuk ke Control Panel, buka
Password dan buka tab Change Password. Isi kolom password lama dengan
password yang Anda miliki, dan kosongkan kolom new password. Setelah
itu, klik tab User Profiles dan enable option All users of this PC use the
same preferences and desktop settings. Perubahan ini akan berjalan
setelah Windows di-restart.
147. Untuk membatalkan perintah Print, buka icon Printer di system tray
dengan mengklik ganda. Kemudian sorot file yang sedang di-print pada
Window Printer dan klik kanan kemudian Cancel.
148. Temukan tool-tool under DOS yang masih layak dipergunakan dalam
folder tools\MSDOS di CD Instalasi Windows 98.
149. Jika Windows 98 atau Me berjalan lambat, periksa memory. Caranya,
klik kanan My Computer dan pilih Properties. Buka tab Performance dan
lihat System Resource. Jika mencapai 80 persen, restart komputer. Ingat,
tutup semua program sebelum melihat System Resource.
150. Gunakan Sysedit untuk mengedit file-file system. Misalnya
Autoexec.bat dan sebagainya. Ketikkan “sysedit” di kotak dialog Run tanpa
diberi tanda petik.
ref http://miji.wordpress.com/2007/01/18/150-tips-trik-ampuh-untuk-windows/
Diposting oleh mr smart di 1:23 PM 0 komentar Link ke posting ini
Label: Tutorial
Wednesday, October 10, 2007
Tutorial untuk mempercepat kinerja windows
1. Mematikan Service-service yang tidak berguna
Jalankan services.msc (start,run,services.msc)
matikan service-service berikut
Alerter
Application Layer Gateway Service,
Application Management
Automatic Updates
Background Intelligent Transfer
Clipbook
Automatic Updates
Distributed Link Tracking Client
Distributed Transaction Coordinater
Error Reporting Service
Fast User Switching Compatibility
IMAPI CD-Burning
Indexing Service
IPSEC Services
Messenger
Net Meeting
Remote Desktop Sharing
Network DDE
Network DDE DSDM
Portable Media Serial Number
Remote Desktop Help Session Manager
Remote Registry
Secondary Logon
Smartcard
SSDP Discovery Service
Telnet Themes
Uninterruptible Power Supply
Universal Plug and Play Device Host
Upload Manager
Webclient
Wireless Zero Configuration
WMI Performance Adaptor
2. Hapus file2 yang berada di c:\windows\prefect
EASIEST WAY TO DELETE PREFETCH.
1. Open notepad.exe, type del c:\windows\prefetch\*.* /q (without the quotes) & save as "delprefetch.bat" in c:\
2. From the Start menu, select "Run..." & type "gpedit.msc".
3. Double click "Windows Settings" under "Computer Configuration" and double click again on "Startup" in the right window.
4. In the new window, click "add", "Browse", locate your "delprefetch.bat" file & click "Open".
5. Click "OK", "Apply" & "OK" once again to exit.
6. Reboot your computer.
3. Disable file indexing
double-click the My Computer icon. Next, right-click on the C: Drive, then select Properties.
Uncheck "Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching." Next, apply changes to "C: subfolders and files," and click OK. If a warning or error message appears (such as "Access is denied"), click the Ignore All button.
4. Enable DMA
double-click the My Computer icon. Tab HARDWARE, pilih Device Manager
double-click on the IDE ATA/ATAPI Controllers device, and ensure that DMA is enabled for each drive you have connected to the Primary and Secondary controller. Do this by double-clicking on Primary IDE Channel. Then click the Advanced Settings tab. Ensure the Transfer Mode is set to "DMA if available" for both Device 0 and Device 1. Then repeat this process with the Secondary IDE Channel.
5. Remove any unnecessary programs and/or items from Windows Startup routine using the MSCONFIG utility
CLEANUP STARTUP ITEMS IN MSCONFIG.
Do you ever uninstall programs and they are still listed under startup items in msconfig? Personally, I found myself with 30 such items from old installs. Microsoft leaves you no way to clean up this list, but have no fear, I have figured it out for you.
1. Open MSconfig and click on the startup items tab
2. Open Regedit and naviate to HKLM/Software/Microsoft/Sharedtools/MSconfig/startupreg
3. Compare the list of registry keys under startup reg with their counterparts in msconfig.
4. Delete the keys which are no longer valid.
5. Voila! You've cleaned up msconfig.
6. Remove any unnecessary or unused programs from the Add/Remove Programs section of the Control Panel.
to uninstall things like msn messenger and other hidden installs thru add remove programs, do this:
find sysoc.inf (you might have to enable "show hidden files" and "show hidden/protected system folders" in explorer) and open it in notepad replace all ",hide" with "," (both with out quotes) which is easiest to do with the replace all command under edit then in add/remove programs under add/remove windows compnents and whole new list of things to uninstall and add are now listed (such as internet explorer)
7. Turn off any and all unnecessary animations
double-click the My Computer icon. Tab ADVANCE pilih Select the Settings button located under Performance
8. Auto End Tasks to Enable a Proper Shutdown
Copy the following (everything in the box) into notepad.
QUOTE
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management]
"ClearPageFileAtShutdown"=dword:00000001
[HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop]
"AutoEndTasks"="1"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l]
"WaitToKillServiceTimeout"="1000"
Save the file as shutdown.reg
Double click the file to import into your registry.
9. Optimize Booting Time
Microsoft has made available a program to analyze and decrease the time it takes to boot to WindowsXP. The program is called BootVis
Uncompress the file.
Run BOOTVIS.EXE
For a starting point, run Trace / Next Boot + Driver Delays
This will reboot your computer and provide a benchmark
After the reboot, BootVis will take a minute or two to show graphs of your system startup.
Note how much time it takes for your system to load (click on the red vertical line)
Then run Trace / Optimize System
Re-Run the Next Boot + Drive Delays
Note how much the time has decreased
or follow this step
1. Open notepad.exe, type "del c:\windows\prefetch\ntosboot-*.* /q" (without the quotes) & save as "ntosboot.bat" in c:\
2. From the Start menu, select "Run..." & type "gpedit.msc".
3. Double click "Windows Settings" under "Computer Configuration" and double click again on "Shutdown" in the right window.
4. In the new window, click "add", "Browse", locate your "ntosboot.bat" file & click "Open".
5. Click "OK", "Apply" & "OK" once again to exit.
6. From the Start menu, select "Run..." & type "devmgmt.msc".
7. Double click on "IDE ATA/ATAPI controllers"
8. Right click on "Primary IDE Channel" and select "Properties".
9. Select the "Advanced Settings" tab then on the device or 1 that doesn't have 'device type' greyed out select 'none' instead of 'autodetect' & click "OK".
10. Right click on "Secondary IDE channel", select "Properties" and repeat step 9.
11. Reboot your computer.
10. Fix Corrupted Files
Put XP CD
Start>Run> sfc /scannow
11. Increase XP Folder Setting
Windows remembers 400 folder settings. When that number is reached some settings aren't retained any longer. You can change this to 8000 by adding this edit to the registry.
1. Copy the following (everything in the box) into notepad.
QUOTE
Windows Registry Editor Version 5.00
[-HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell NoRoam\BagMRU]
[-HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell NoRoam\Bags]
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell]
"BagMRU Size"=dword:00001f40
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell NoRoam]
"BagMRU Size"=dword:00001f40
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer]
"NoSaveSettings"=dword:00000000
2. Save the file as folder8000.reg
3. Double click the file to import into your registry.
12. Clearing the Page File on Shutdown
Click on the Start button
Go to the Control Panel
Administrative Tools
Local Security Policy
Local Policies
Click on Security Options
Right hand menu - right click on "Shutdown: Clear Virtual Memory Pagefile"
Select "Enable"
Reboot
For regedit users.....
If you want to clear the page file on each shutdown:
Start Regedit
Go to HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory
Management\ClearPageFileAtShutdown
Set the value to 1
13. No GUI Boot
If you don't need to see the XP boot logo,
Run MSCONFIG
Click on the BOOT.INI tab
Check the box for /NOGUIBOOT
14. Speeding the Startup of Some CD Burner Programs
If you use program other than the native WindowsXP CD Burner software,
you might be able to increase the speed that it loads.
Go to Control Panel / Administrative Tools / Services
Double-click on IMAPI CD-Burning COM Service
For the Startup Type, select Disabled
Click on the OK button and then close the Services window
If you dont You should notice
15. Increasing System Performance (If you have 512 megs or more of memory)
If you have 512 megs or more of memory, you can increase system performance
by having the core system kept in memory.
Start Regedit
Go to HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory
Management\DisablePagingExecutive
Set the value to be 1
Reboot the computer
16. Increasing File System Caching
To increase the amount of memory Windows will locked for I/O operations:
Start Regedit
Go to HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory
Management
Edit the key IoPageLockLimit
17. Disable Error Reporting
Dari Control Panel
control panel >> performance and maintenance >> system >> advanced >> error reporting
(disable all)
right click "my computer" >> manage >> services and applications >> services >> " stop
and disable" Error Reporting.
Dengan Mengubah Registry
Start/Run/Regedit
Create a new Binary value, or modify the existing value, called ‘Scancode Map’ and edit the
value according to the settings below.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\ Keyboard Layout. Value Name:
Scancode Map, Data Type: REG_BINARY (Binary Value), Value Data: 00 00 00 00 00 00 00
00 03 00 00 00 00 00 5B E0 00 00 5C E0 00 00 00 00.
18. Disable Crash Control Auto Reboot
Start/Run/Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\PCHealth\Err orReporting. Value: DoReport, 1
= Send Reports, 0 = Don’t Send.
19. Speed Up Browsing (Windows Explorer and IE)
INTERNET EXPLORER LIGHTING-FAST STARTUP.
Isn't it annoying when you want to go to a new website, or any other site but your homepage, and you have to wait for your 'home' to load? This tweak tells Internet Explorer to simply 'run', without loading any webpages. (If you use a 'blank' page, that is still a page, and slows access. Notice the 'about:blank' in the address bar. The blank html page must still be loaded..). To load IE with 'nothing' [nothing is different than blank]:
1. Right-click on any shortcut you have to IE
[You should create a shortcut out of your desktop IE icon, and delete the original icon]
2. Click Properties
3. Add ' -nohome' [with a space before the dash] after the endquotes in the Target field.
4. Click OK
Fire up IE from your modified shortcut, and be amazed by how fast you are able to use IE!
SPEED UP BROWSING WITH DNS CATCH.
when you connect to a web site your computer sends information back and forth, this is obvious. Some of this information deals with resolving the site name to an IP address, the stuff that tcp/ip really deals with, not words. This is DNS information and is used so that you will not need to ask for the site location each and every time you visit the site. Although WinXP and win2000 has a pretty efficient DNS cache, you can increase its overall performance by increasing its size. You can do this with the registry entries below:
************begin copy and paste***********
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Dnscache\Parameters]
"CacheHashTableBucketSize"=dword:00000001
"CacheHashTableSize"=dword:00000180
"MaxCacheEntryTtlLimit"=dword:0000fa00
"MaxSOACacheEntryTtlLimit"=dword:0000012d
************end copy and paste***********
make a new text file and rename it to dnscache.reg. Then copy and paste the above into it and save it. Then merge it into the registry.
FIX IE 6 SLOWDOWNS AND HANGS.
1. Open a command prompt window on the desktop (Start/Run/command).
2. Exit IE and Windows Explorer (iexplore.exe and explorer.exe, respectively, in Task
Manager, i.e - Ctrl-Alt-Del/Task Manager/Processes/End Process for each).
3. Use the following command exactly from your command prompt window to delete the
corrupt file:
C:\>del "%systemdrive%\Documents and Settings\%username%\Local
Settings\Temporary Internet Files\Content.IE5\index.dat"
4. Restart Windows Explorer with Task Manager (Ctrl-Alt-Del/Task Manager/Applications/New
Task/Browse/C:\Windows\explorer.exe[or your path]) or Shutdown/Restart the computer from
Task Manager.
ANOTHER WAY TO FIX IEXPLORER 6 SLOW PAGES LOADED.
Here's an easier way to get to index.dat file as addresse in another tweak submitted here.
1. click on Internet Explorer
2. go to to your root dir (usually C
3. open Documents and Settings folder
4. open "your username folder"
5. open UserData
6. **close IE if you have it open**
rename index.dat to index.old
logoff and log back on (don't need to restart) open up IE and go to a web page or site that
always seemed to load slowly. It should load a lot more quickly now. NOTE. Always rename or
backup .dat or other system files before deleting.
Speed Up HTTP Requests On Internet Explorer
use Firefox Setting
1. Start the Registry Editor
2. Go to HKEY_CURRENT_USER \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \
Internet Settings
3. Select New > DWORD Value from the Edit menu
4. "MaxConnectionsPer1_0Server"=Dword:0000000a
"MaxConnectionsPerServer"=Dword:0000000a
Configure Internet Downloads
Start/Run/Regedit HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr
entVersion\Explorer\RemoteComputer\NameSpace In the left pane find:
{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF} Value and delete it.
Auto Disconnect for Internet Explorer
Start/Run/Regedit
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings. To
increase the number of simultaneous connections that are allowed to 10, follow these steps:
On the Edit menu, click Add Value , and then add the following registry values:
“MaxConnectionsPer1_0Server”=Dword:0000000a “MaxConnectionsPerServer”=Dword:0000000a.
Control Internet Explorer Error Reporting
Start/Run/Regedit
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main] Value Name: Disable
Script Debugger Data Type: REG_SZ (String Value) Value Data: yes or no. Create a new string
value, or modify the existing value, named “Disable Script Debugger” and set it to either
“yes” to disable the debugger or “no” to enable it. Restart Internet Explorer for the change to take effect.
Disable/Change Auto-search in Internet Explorer
Open Internet Explorer >> Click the "search" button >> click the "customize" button >> click
"autosearch settings" >> FOLLOW INSTRUCTIONS BELOW...........
DISABLE: In the "When Searching" drop down menu, select "Do not search from the address
bar".
>> click "ok" >> "ok". Type an invalid address in your address bar and see if it
takes you to the msn search page or if it gives a "page not found" error. In this
case, the "page not found" error is what we want.
CHANGE: If you wish not to disable, but you wish to change it to your favorite "google.com"
search page. Instead of following the "DISABLE" instructions, follow the instructions
below. Choose "Google Sites (or whatever you prefer)" from the "choose a search provider
to search from address bar" drop down menu >> click "ok" >> "ok"
Set negative Cache Time
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Dnscache\Parameters DWORD NegativeCacheTime=0
Mematikan network Schedule task
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\
Remote Computer\NameSpace
Delete the following key {D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}
20. System Performance Edit in Registry
Stop Error Messages When Booting
Start/Run/Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer. Create a new sub-key DWORD named ‘AlwaysUnloadDLL’ and set the default value to equal ‘1' to disable Windows caching the DLL in memory. Restart Windows for the change to take effect.
End Task Time Out
Start/Run/Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Windows. Value Name:
NoPopupsOnBoot, Data Type: REG_DWORD (DWORD Value), Value Data: (1 = disable messages). Stops the annoying Windows pop-up messages notifying you a device is not functioning when you boot-up Windows. Create a REG_DWORD value of ‘NoPopupsOnBoot’ in the key below (if it doesn’t already exist). Set the value to ‘1' to disable pop-up messages from appearing.
Change Default Search Options
Start/Run/Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l Add a new string value called,
“WaitToKillServiceTimeout” and change the Value to 2000. Exit, reboot.
Automatically Close Non-Responding Applications on Shutdown
Start/Run/Regedit
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\ Explorer. Data Type: REG_DWORD (DWORD Value), Value Data: (0 = unselected, 1 = selected). Modify the following values, setting them to “1? to select the parameter as a default or “0? as unselected. CaseSensitive, IncludeSubFolders, SearchHidden, SearchSlowFiles, SearchSystemDirs. Restart or logoff Windows for the change to take effect.
Speed Up Menu Display
Start/Run/Regedit
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop, Value Name: AutoEndTasks, Data Type: REG_SZ (String Value), Value Data: (0 = disabled, 1 = enabled). Modify the value of ‘AutoEndTasks’ to equal ‘1' to automatically end tasks or ‘0' to prompt for action. Note: This change will affect all users but the value can also be changed on a user-by-user basis by modifying [HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop] with the same values.
Control Automatic Boot Disk Optimization
Start/Run/Regedit
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\ Explorer\AutoComplete.
Value Name: Append Completion, Data Type: REG_SZ (String Value), Value Data: yes or no.
Create a new string value, or modify the existing value, named “Append Completion” and set it to “yes” to append the suggested text as you are typing or “no” to only show a drop- down list. Restart Windows for the change to take effect. Note: This setting also changes the auto complete functionality of Internet Explorer.
21. Enable DVD Player in Media Player
Remove the Upperfilters and Lowerfilters values completely from the following registry key:
Start/Run/Regedit HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro
l\Class\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}
22. Speed up the Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/MenuShowDelay from the default 400 to something a little snappier. Like 150.
23 Turn of CD Auto Play
Open My Computer
Right click on your CD ROM and choose Properties
Click on the Auto Play tab
In the drop down box you can choose the Action for each choice shown in the drop down box Or
Go to Start->Run->gpedit.msc
Computer Config -> Administrative Template -> System
Double click Turn off Autoplay
Enable it.
24 Increase BROADBAND
This is for broad band connections. I didn’t try it on dial up but might work for dial up.
make sure your logged on as actually "Administrator". do not log on with any account that just
has administrator privileges.
start - run - type gpedit.msc
expand the "local computer policy" branch
expand the "administrative templates" branch
expand the "network branch"
Highlight the "QoS Packet Scheduler" in left window
in right window double click the "limit reservable bandwidth" setting
on setting tab check the "enabled" item
where it says "Bandwidth limit %" change it to read 0
Effect is immediate on some systems, some need to re-boot. This is more of a "counter what XP does" thing. In other words, programs can request up to 20% of the bandwidth be reserved for them, even with QoS disabled, this is no big deal and most programs do not request it. So, although QOS has caused a big stink because people think it reserves 20% of their bandwidth, you can still disable it, just to be sure, hehe.
25. AUTO DELETE TEMPORARY FOLDER.
First go into gpedit.msc
Next select -> Computer Configuration/Administrative Templates/Windows
Components/Terminal Services/Temporary Folder
Then right click "Do Not Delete Temp Folder Upon Exit"
Go to properties and hit disable. Now next time Windows puts a temp file in that folder it will automatically delete it when its done! Note from Forum Admin: Remember, GPEDIT (Group Policy Editor) is only available in XP Pro.
26. REMOVING SERVICES DEPENDENCIES.
This will allow you to disable a service or uninstall it from your system without effecting another service that depends on it. Here's how you do it
1. After you have set your services the way you want them and you have disabled/uninstalled something that another services depends on, run "regedit"
2. Under HKEY_LOCAL_MACHINE\System\find the service that will not function, do to another service being disabled/uninstall (found in ControlSet001\Services,
ControlSet002\Services, and CurrentControlSet\Services)
3. Once you have found the service right-click on the string value, "DependOnService,"and modify
4. You should now see a list of services that it is dependent on. Simply delete the service that you have disabled/uninstalled
5. Restart your computer and your ready to go Disclaimer REMEMBER TO BACKUP YOU REGISTRY FIRST I'm not totaly sure if this will have any negative effects on your system. I used this method after uninstalling "Netbios over Tcpip" from my system completely, so that my Dhcp service would function and I have had NO negative effects on my system.
27.Shutdown Faster
SHUTDOWN XP FASTER 1.
Like previous versions of windows, it takes long time to restart or shutdown windows xp when the "Exit Windows" sound is enabled. to solve this problem you
must disable this useless sound. click start button then go to settings -> control panel -> Sound,Speech and Audio devices -> Sounds and Audio Devices -> Sounds, then under program events and windows menu click on "Exit Windows" sub-menu and highlight it.now from sounds you can select,choose "none" and then click apply and ok. now you can see some improvements when shutting down your system.
SHUTDOWN XP FASTER 2.
Start Regedit.
Navigate to HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control.
Click on the "Control" Folder.
Select "WaitToKillServiceTimeout"
Right click on it and select Modify.
Set it a value lower than 2000 (Mine is set to 200).
28. Change "Recycle Bin" size to 1%
29. Browse the Network Faster
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\RemoteComp
uter\NameSpace
Delete subkeys {2227A280-3AEA-1069-A2DE-08002B30309D} and
{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}
Speeds up network browsing of old Windows machines on the LAN by ignoring their scheduled tasks and printers
30. Melebarkan jalur data dari HDD biar aksesnya cepat
run : system.ini
masukin line baru
"IRQ14=4096"
31. mengubah Open Connection menjadi 70000 (SynPacket)
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters\]
"TcpNumConnections"=dword:00011170
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters\]
"TcpNumConnections"=dword:00011170
32. Setting Up TCP IP Buffer
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Serv ices\AFD\Parameters
Add "BufferMultiplier" parameter and give it a value 400 hexidecimal (which will change into 1024).
33. Setting up Provider Priority
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Serv ices\Tcpip\ServiceProvider.
Change this parameter:
Class - 1
DnsPriority - 1
HostsPriority - 1
LocalPriority - 1
NetbtPriority – 1
34. Increasing GlobalMaxTcpWindowSize
Only Work for Cable/DSL
tidak direkomendasikan untuk Dial Up
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters]"GlobalMaxTcpWindowSize"=dword:0000ffff
Default Value nya
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters]"GlobalMaxTcpWindowSize"=dword:00007fff
Diposting oleh mr smart di 1:30 PM 0 komentar Link ke posting ini
Label: Tutorial
Monday, October 1, 2007
Tutorial konfigurasi webbrowser mozilla firefox
1. ketik "about:config" di Addresse bar (URL) lalu tekan ENTER.
setelah itu silahkan untuk di edit script d bawah ini
Code:
browser.tabs.showSingleWindowModePrefs – true
network.http.max-connections – 64
network.http.max-connections-per-server – 20
network.http.max-persistent-connections-per-proxy – 10
network.http.max-persistent-connections-per-server – 4
network.http.pipelining – true
network.http.pipelining.maxrequests – 100
network.http.proxy.pipelining – true
network.http.request.timeout – 300
nglayout.initialpaint.delay = 0
network.http.request.max-start-delay = 0
If nglayout.initialpaint.delay doesnt exist, Right click, new integer.
Optional:
Code:
network.http.max-persistent-connections-per-proxy = 10
network.http.proxy.pipelining = true
network.http.proxy.version = 1.0
lalu tutup mozilla, setelah itu di jalankan kembali.
KAMI BISA MENJADI APAPUN YANG KAMI INGINKAN
150 Tips dan Trik Ampuh untuk windows
Setelah menginstalasi Windows dan aplikasi-aplikasi lain yang
dibutuhkan ke dalam komputer, ada beberapa hal yang seharusnya Anda lakukan. Di
antaranya adalah melakukan beberapa hal untuk mempercepat serta
mempermudah kinerja komputer. Misalnya, mengatur agar komputer bisa restart
lebih cepat, atau memunculkan menu tersembunyi, menggunakan shortcut
untuk akses lebih cepat dan lain sebagainya.
Semua hal di atas adalah sebagian kecil dari tip dan trik dasar Windows
yang kami sampaikan berikut ini. Semua tip dan trik di sini kami
padukan menjadi 150 langkah mudah dan aman untuk dilakukan. 150 tip dan trik,
termasuk beberapa panduan langkah demi langkah yang mudah berikut ini,
akan menjadikan komputer Anda lebih nyaman bekerja. Tentu saja,
akhirnya, produktivitas Anda di depan komputer kian berkembang.
Sebuah komputer yang nyaman saja belum cukup tanpa dibarengi
peningkatan sisi keamanan. Hal ini penting, sebab koneksi ke jaringan, Internet
maupun ke komputer lain, sedikit banyak pasti berisiko. Mulai dari
penyebaran virus hingga pengambilan data kita oleh orang yang tidak berhak.
Untuk itu, kami sertakan pula beberapa tip dasar untuk memperbaiki
keamanan pada Windows.
Beberapa tip dan trik maupun panduan langkah demi langkah dalam tulisan
ini menggunakan bantuan program tertentu yang bisa di-download dari
beberapa situs di Internet. Namun untuk memudahkan Anda, seperti biasa
semua program yang disebutkan dalam tulisan berikut ini disertakan dalam
CD PC Media. Tentu saja, semua program sudah diuji di labs PC Media.
Instalasi program yang ada dalam tulisan ini kebanyakan berasal dari
situs resmi Microsoft. Sehingga kecil kemungkinannya program-program ini
menyebabkan error di PC. Jadi jangan ragu, ikuti terus tip dan trik
dasar pada Windows yang jarang terungkap!
Instalasi Windows yang Mudah dan Menyenangkan
01. Back-up dahulu registry sebelum diedit. Caranya, klik Start|Run,
ketik regedit. Setelah muncul window registry, pilih menu File|Export.
Pada bagian Export range, pilih All dan tentukan nama file, akhiri dengan
klik tombol Save.
02. Banyak program yang sebenarnya terinstalasi dalam Windows, namun
tidak aktif. Untuk mengaktifkannya, masuk ke Control Panel|Add/Remove
Windows Component dan beri tanda centang pada program yang belum aktif.
03. Sebelum menginstalasi program baru atau melakukan perubahan setting
Windows secara keseluruhan, lebih baik buat Restore Point secara manual
dahulu. Caranya, Klik Start|All Programs|Accessories|System Tool|System
Restore dan klik Create a restore point.
04. Jika Anda memutuskan untuk menginstalasi Windows Update yang
sebelumnya sudah didecline, masuk ke Control Panel|System, pilih tab
Automatic Updates dan klik Restore Declined Updates.
05. Untuk mengatur Windows update berjalan sesuai dengan kebutuhan
Anda, atur dulu Windows Update. Caranya, buka System di Control Panel dan
klik tab Automatic Updates. Atur enable atau disable option Keep my
computer up to date.
06. Bila Anda tidak memiliki CD bootable, jangan khawatir. Microsoft
sudah menyediakan
tool gratis untuk membuat disket booting di
http://support.microsoft.com/?kbid=310994.
07. Jika saat instalasi Windows tiba-tiba terhenti, matikan komputer
dan lepas card tambahan. Misalnya sound card. Instal ulang dan pasang
kembali card setelah instalasi selesai.
08. Untuk menambahkan System Administration Tools ada Start Menu, klik
kanan Start|Properties. Masuk dalam tab Start Menu dan klik Customize
kemudian masuk dalam tab Advanced. Geser ke bawah dan beri tanda centang
pada option Display on the All Programs and the Start Menu.
09. Untuk menginstal Back up Utility pada Windows XP Home Edition
carilah file ntbackup.msi di direktori\valudeadd\msft\ntbackup\ di CD
instalasi Windows XP. Jalankan file tersebut dan ikuti langkahlangkahnya.
10. Windows XP secara otomatis akan me-highlight setiap program baru
yang ter-install. Cara menghilangkannya, klik kanan Start|Properties.
Masuk ke tab Start Menu|Customize, kemudian klik tab Advanced dan
hilangkan tanda centang pada opsi Highlight newly installed program.
11. Untuk tampilan film atau game terbaik pada komputer, pastikan bahwa
DirextX terbaru sudah terinstalasi dengan baik. Lihat versi terbarunya
di www.microsoft.com/windows/directx.
12. Ada kalanya hardware yang akan dipasang belum support
Plug-and-Play. Untuk itu, gunakan Add Hardware Wizard yang ada di Control
Panel|System|Hardware untuk mendeteksinya.
–> TOP TIPS ! Mempercepat Kerja Komputer
13. Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit saja
untuk masuk ke Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang terasa
sangat lama. Untuk mempercepat loading Windows, ada beberapa hal yang bisa
dilakukan. Misalnya, mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan
wallpaper yang memakan banyak memory. Ganti wallpaper dengan background
berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup Wizard yang ada bisa ditemui
dengan klik kanan pada desktop untuk membersihkan
icon. Jangan lupa juga, jalankan defrag secara berkala.
Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di komputer,
bersihkan registry secara rutin. Gunakan software bantu seperti Registry
Mechanic dari situs www.winguides.com. Sayangnya, versi trial program ini
hanya bisa digunakan memperbaiki sebanyak 6 sections saja.
Langkah lain yang perlu dilakukan adalah me-remove program yang di-load
secara otomatis saat memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program
yang tidak dibutuhkan. Caranya, dengan menghapus semua isi folder
startup dan membuka msconfig melalui Start|Run.
14. Gunakan fitur File and Transfer Setting Wizard untuk memindahkan
file dan setting ke komputer baru. Caranya, klik
Start|AllPrograms|Accessories|System Tools, kemudian jalankan File and Transfer Setting Wizard.
15. Gunakan pengecualian pada security setting di Internet Explorer,
agar proses update melalui halaman Windows Update berjalan lancar.
Caranya, buka Internet Option di menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab
Security, pilih Trusted Site dan klik tombol Sites. Isikan nama situs
Windows Update, hilangkan tanda centang pada option Require server
verification… dan klik OK.
16. Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan freeware
Magical Jelly Bean Keyfinder dari
http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.
17. Jika nama yang teregister dalam Windows XP Anda tidak sesuai,
perbaiki melalui registry. Caranya, buka registry dan pilih MY Computer.
Klik menu Edit|Find dan ketik RegOwner. Jika sudah ditemukan, klik kanan,
pilih Modify dan isikan nama yang sesuai. Perubahan ini bisa juga
dilakukan di key RegCompany.
Peningkatan Performa Internet dan Jaringan
18. Untuk men-share sebuah folder di komputer Anda ke jaringan, klik
kanan folder tersebut dan pilih Properties. Klik tab Sharing dan enable
option Share this folder on the network. Beri nama dan klik OK.
19. Buat sebuah icon My Network Places di desktop dengan mengklik kanan
area kosong di dekstop dan klik Properties. Pilih tab Desktop|Customize
Desktop. Kemudian buka tab General dan enable option My Network Places.
20. Ada cara mudah mengirim pesan ke komputer lain di jaringan, yakni
menggunakan Console Message. Buka Control
Panel|AdministrativeTools|Computer Management|Action|All Task|Send Console Message. Ketik teks yang
hendak dikirim, tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan klik
Send.
21. Untuk mengatur Internet Connection Firewall (ICF), buka Network
Connection di Control Panel, klik kanan koneksi yang ada dan klik
Properties. Buka tab Advanced dan enable option Protect my computer and network
by limitting or preventing access to this computer from Internet.
22. Atur Internet Connection Firewall (ICF) untuk setiap koneksi yang
ada. Baik dial-up maupun broadband. Jika komputer Anda merupakan bagian
dari jaringan yang terhubung ke Internet, pasang ICF hanya di komputer
server.
23. Untuk mengetahui alamat IP Anda, masuk dalam DOS dengan mengetikkan
command di Run. Kemudian ketikkan ipconfig /all.
24. Jika Anda menerima pesan dari Internet melalui Messenger, segera
matikan. Caranya, masuk ke Contol Panel|Administrative Tools|Services,
dan klik ganda Messenger kemudian Stop. Untuk mencegah supaya tidak
terulang, atur supaya Messenger menjadi Disabled di bagian Startup.
25. Matikan Windows Messenger dengan melalui regedit. Buka
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft, kemudian pilih menu Edit|New|Key,
dan beri nama Messenger. Kemudian buat key lagi dengan cara ini di dalam
direktori Messenger dengan nama key-nya Client. Setelah itu, klik menu
Edit|New|DWORD Value, dan beri nama Prevent-Run. Klik kanan value
PreventRun, pilih Modify, isi angka 1 pada Value data, dan klik OK.
26. Untuk mengetahui informasi mengenai koneksi di komputer Anda, klik
Start|All Programs|Accessories|System Tools|System Information. Pilih
menu Tools|Net Diagnostics. Pada window yang terbuka kemudian pilih
option Scan your system. Tunggu hingga proses selesai untuk melihat
hasilnya.
27. Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi Windows Media Player
mengirim data mengenai komputer dan kebiasaan Anda menggunakan komputer
melalui Internet ke alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, Pada Windows
Media Player, pilih menu Tools|Option. Buka tab Player dan disable option
Aloww internet sites to uniquely your player.
28. Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah network domain,
tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan dan klik option Lock Computer.
Untuk membuka kembali, tekan tombol Ctrl + Alt + Deldan masukkan
password. Konfigurasi Windows yang Mudah dan Cepat.
29. Untuk men-disable fitur autorun, klik kanan pada icon drive CD,
pilih Properties dan masuk dalam tab AutoPlay. Kemudian disable autoplay
untuk setiap jenis file yang tertera pada daftar.
30. Gunakan program Microsoft Clear Type Tuning Control dari
http://www.microsoft.com/typography/cleartype/ untuk mengatur Clear
Type pada komputer.
31. Untuk melihat system file yang secara default di-hidden oleh
Windows XP, pilih tab View dalam menu Tool|Folder Option dalam Windows
Explorer. Enable Display the content of system folder.
32. Untuk meletakkan icon volume control di taskbar, masuk dalam
Control Panel|Sound and Audio dan klik tab Volume. Enable Place volume
control in the Taskbar dan klik OK.
33. Atur tombol Power di keyboard melalui Control Panel|Power Option di
tab Advanced. Tentukan pengaturan tombol Power ini dengan memilih
option yang tersedia.
34. Atur supaya Windows membersihkan Pagefile saat shut down demi
keamanan. Caranya, buka registry dan masuk dalam direktori
HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control|Session Manager. Edit value pada key
Clear-PageFileAtShutdown menjadi 1. Konsekuensinya, proses shut down
akan berlangsung sedikit lebih lama.
35. Atur supaya Windows menampilkan ekstensi setiap file. Caranya, di
Windows Explorer, pilih menu Tool|Folder Option dan tab View. Hilangkan
tanda centang di option Hide file extentions for known file types.
36. Menghapus Komponen yang Terinstal
Banyak komponen Windows yang tidak muncul di Add/Remove Windows
Component sehingga tidak bisa di-uninstall.
a. Buka Notepad dan pilih menu File|Open. Arahkan ke folder
Windows\inf. Isi nama file sysoc.inf. Klik Open untuk membuka file ini.
b. Pilih menu Edit|Replace. Ketik Hide pada kolom Find, namun kosongkan
kolom Replace With, klik Replace All. Tujuannya untuk menghapus semua
kata Hide dalam file ini. Setelah selesai, tutup dan simpan file.
c. Buka Control Panel dan pilih Add/Remove Programs. Kemudian pilih
Add/Remove Windows Component, pada windows yang keluar kemudian akan
tampak beberapa komponen yang sebelumnya tersembunyi.
37. Ubah gambar pada welcome screen dengan cara masuk ke User Account
di Control Panel. Buka account Anda dan klik Change my picture. Tentukan
gambar pilihan Anda dengan mengklik Browse untuk gambar di harddisk
atau memilih di antara gambar yang sudah tersedia.
38. Jika lebih menyukai tampilan Start Menu versi lama, Anda bisa
mengubahnya dengan mengklik kanan tombol Start, pilih Properties. Pilih
Classic Start Menu dan klik Customize untuk mengatur isinya.
39. Untuk menyempurnakan tampilan klasik pada Start Menu, klik kanan
desktop dan pilih Properties. Buka tab Themes, dan pilih Windows Classic
dari Theme list.
40. Tambahkan image pada sebuah folder, sehingga image tersebut yang
akan tampak saat Windows Explorer dalam tampilan thumbnails. Caranya,
klik kanan folder yang hendak diolah, pilih Properties. Klik tab Customize
dan klik Choose Picture. Pilih sebuah gambar dan klik Open|OK.
41. Sesuaikan kapasitas Recycle Bin dengan mengklik kanan icon Recycle
Bin dan memilih
Properties. Isi kapasitas yang Anda inginkan dan klik OK.
42. Pada saat View di-set Details di Windows Explorer, klik kanan
header salah satu kolom untukmengatur kolom apa saja yang ditampilkan. Klik
More bila perlu mengatur setting lainnya.
43. Untuk menambahkan program yang paling sering Anda gunakan dalam
Quick Launch, drag icon program tersebut dalam Quick Launch.
44. Tambahkan address bar pada taskbar, sehingga mempercepat akses ke
sebuah alamat di Internet. Caranya, klik kanan taskbar, pilih
Toolbar|Address. Klik ganda untuk membuka dan menutupnya.
45. Jadikan tampilan Windows Explorer seperti tampilan pada window My
Computer. Caranya, klik kanan icon Window Explorer dan pilih Properties.
Pada Target area, setelah %SystemRoot%\explorer.exe tambahkan /n, /e,
/select, C:\ dan klik OK.
46. Untuk menambahkan sebuah shortcut program di baris paling atas
Start Menu, klik kanan icon-nya di Start Menu kemudian klik Pin to Start
Menu.
47. Supaya sebuah drive atau folder dapat masuk dalam menu Send To,
drag shortcut-nya ke folder \Documen Anda Setting\\SendTo.
48. Mencari folder SendTo? Klik saja Start|Run dan ketik SendTo
kemudian klik OK.
49. Untuk mengosongkan daftar dokumen dalam folder My Recent Document
di Start Menu, klik kanan Start, pilih Properties. Klik Customize dan
buka tab Advanced kemudian klik tombol Clear list. Supaya tidak ada lagi
yang muncul di My Recent Documents, disable option List my most
recently opened documents.
50. Fast User Switching
Dengan Fast User Switching, seorang user tidak perlu logoff sementara
user lain login.
a. Untuk meng-enable Fast User Switching, masuk dalam Control Panel dan
pilih User Accounts. Klik option Change the way user log on or off, dan
enable Use Fast User Switching.
b. Supaya koneksi dial-up tetap berjalan meski Fast User Switching
di-enable, masuk ke registry di direktori
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon.
c. Klik kanan pada panel sebelah kanan dan pilih New |String Value.
Beri nama KeepRasConnections dan beri nilai 1. Restart komputer.
51. Untuk melihat isi sesungguhnya folder My Recent Documents, klik
Start|Run, kemudian ketikkan %UserProfile%\Recent.
Pengaturan Multiple User
52. Untuk berpindah antar user account, tekan tombol Ctrl+Alt+Del,
kemudian pada window Task Manager yang terbuka, pilih tab Users. Klik kanan
nama user yang hendak dipakai dan klik tombol Connect.
53. Tambahkan account Guest supaya orang lain bisa menggunakan komputer
Anda. Caranya, buka User Accounts di Control Panel, klik Guest|Turn On
the Guest Account.
54. Ingatlah untuk selalu login sebagai System Administrator sebelum
melakukan perubahan yang berimbas pada performa komputer.
55. Untuk meng-copy user profile, masuk dalam Control Panel|System.
Masuk dalam tab Advance dan klik tombol Setting di User Profiles. Sorot
profile yang hendak dicopy, kemudian klik Copy to dan tentukan lokasi
penyimpanan profile. Untuk mengubah permission, klik tombol Change.
56. Ganti Welcome screen dengan login dialog untuk menambah tingkat
keamanan. Caranya, masuk dalam User Accounts di Control Panel, pilih
option Change the way user log on or off serta disable Welcome screen.
57. Gunakan folder Shared Documents untuk menyimpan filefile yang bisa
dibuka orang lain dalam jaringan. Folder ini bisa ditemui di My
Documents\Other Places area.
58. Pada Windows XP Pro Edition, password bisa kadaluarsa jika lama
tidak digunakan login. Untuk menghindarinya, atur supaya Windows tidak
melakukan hal tersebut. Caranya, klik Start|Run, ketikkan userpasswords2
dan Enter. Buka tab Advanced dan pilih Advanced user management, klik
tombol Advanced dan pilih Local Users and Groups. Klik kanan nama user
dan pilih Properties. Buka tab General dan enable option Password never
expires.
59. Beri nama setiap partisi atau drive yang ada dengan nama yang
berbeda. Hal ini penting untuk mempermudah pencarian file.
60. Buat sebuah password reset disk sebagai disket darurat saat
kehilangan password. Caranya, masuk ke Control Panel dan buka User Account.
Pilih account Anda dan pilih Prevent a forgotten password untuk memulai
wizard.
Pengaturan File dan Folder
61. Buat sebuah compressed folder dengan cara mengklik kanan area
kosong pada desktop, dan pilih New|Compressed (zipped) Folder. Beri nama dan
drag and drop file yang hendak dikompres dalam folder tersebut.
62. Sebuah compressed folder bisa dilindungi dengan password. Caranya,
buka menu File|Add a Password. Isikan password Anda dan isi sekali lagi
untuk konfirmasi.
63. Sebuah compressed folder tetap bisa ditambah isinya dengan cara
drag and drop file yang hendak dikompres ke dalamnya.
64. Saat menjalankan Disk Cleanup, pilih option Compress old files
untuk mengompresi file-file yang sudah tidak dibutuhkan, sehingga kapasitas
harddisk bisa dihemat.
65. Enkrip atau acak file bisa dilakukan di Windows XP Pro Edition
dengan mengklik kanan My Computer, pilih Properties. Buka tab General dan
klik Advanced. Aktifkan option Encrypt contents to secure data.
66. Cara termudah mengubah nama file atau folder adalah dengan
memilihnya, kemudian menekan tombol F2.
67. Supaya Anda bisa berpindah antar folder dengan cepat, terutama pada
folder-folder yang sering dibuka, buatlah shortcut untuk setiap folder
yang sering diakses.
68. Reset file association dengan cara menhakan tombol Shift saat
mengklik kanan sebuah file. Pilih Open With… Pilih program yang hendak Anda
gunakan untuk membuka file tersebut dan enable option Open use the
selected program to open this kind of file. Kemudian klik OK.
69. Sesuaikan kapasitas penyimpanan file musik dengan cara membuka
Windows Media Player dan memilih menu Tools|Options. Buka tab Copy Music
dan sesuaikan ukuran kapasitas dengan menggeser slider.
70. Jika Anda menyimpan semua dokumen dalam folder My Documents, maka
semua file tersebut lebih mudah di-back-up serta tidak terpengaruh
system restore.
71. Jika sebuah file hasil copy dari CD tidak dapat diakses, maka
hilangkan atribut Read only. Caranya, klik kanan file tersebut dan pilih
Properties. Hilangkan tanda centang pada option Read only.
72. Aturlah tampilan setiap folder dengan mengklik kanan folder
tersebut pada My Computer. Pilih Properties dan klik Customize. Pilih template
yang tersedia atau pilih gambar sesuai dengan keinginan Anda. Klik OK
untuk menyimpan hasil setting.
73. Anda bisa me-rename beberapa file sekaligus yang memiliki karakter
sama dalam folder yang sama juga. Misalnya kumpulan foto atau image.
Caranya, pilih semua file yang hendak di-rename, klik kanan file pertama
dan klik Rename. Beri nama,misalnya Koleksi.JPG, maka semua file yang
lain akan berubah namanya menjadi Koleksi (1).JPG, Koleksi (2).JPG, dan
seterusnya.
74. Mengirim Faks
Tahukah Anda, bahwa Windows XP memiliki tool untuk mengirim dan
menerima faks?
a. Buka Control Panel, pilih Add/Remove Program dan klik Add/Remove
Windows Component. Enable Fax Services dan klik Next.
b. Klik Start|All Programs|Accessories|Communication|Fax|Fax Console
untuk menjalankan Fax Configuration Wizard. Atur semua setting, termasuk
nomor faks dan modem yang digunakan serta pengaturan incoming fax.
c. Buat semua faks dari Fax Console. Periksa semua isi sebelum dikirim,
termasuk setting dan sebagainya.
Mengatur Kualitas Cetak
75. Anda bisa mencetak beberapa foto bersamaan, sekaligus mengatur
layout serta option lainnya dengan cara mudah. Pertama, buka file-file foto
dalam folder My Pictures, kemudian pilih menu File |Print. Akan muncul
Photo Printing Wizard. Atur printer yang hendak digunakan dan layout
yang akan dipakai. Beberapa printer memungkinkan mencetak beberapa foto
dalam satu kertas.
76. Daripada harus mengatur setting printer setiap kali menggunakannya,
buatlah copy printer Anda. Atur masing-masing dengan option berbeda
sesuai yang Anda butuhkan.
77. Anda bisa menggunakan karakter yang tidak ada di keyboard, namun
bisa digunakan dalam Windows dengan fitur Character Map. Untuk
membukanya, Anda bisa menemukan di Start|All Programs|Accessories|System
Toolss|Character Map. Atau ketik “charmap” tanpa tanda petik di Start|Run.
78. Untuk meng-capture sebuah adegan di file movie menjadi sebuah
image, putarlah film tersebut dan tekan tombol Stop saat adegan yang
diinginkan. Klik Take Picture, simpan di folder Anda dan beri nama.
Memunculkan Penampakan Fitur Tersembunyi
79. Anda tertarik dengan musik pembuka Windows yang orisinal? Temukan
file-nya di \windows\oobe\system32\images\tittle.wma.
80. Ada dua edisi Windows Plus! yang beredar, yakni Microsoft Plus! for
Windows dan Digital Media Edition (DME). Simak
www.microsoft.com/windows/plus/PlusHome.asp dan coba versi trial DME.
81. Ketikkan “iexpress” tanpa tanda petik pada kotak dialog Start|Run.
Anda akan menemukan sebuah utility untuk mengompres dan membuat file
self extraction.
82. Anda akan menemukan beberapa tool yang kurang populer, namun punya
kelebihan luar biasa. Tool-tool tersebut bisa ditemui di folder
support\tools dalam CD instalasi Windows XP. Gunakan program suptools.msi
untuk menginstalasi tool-tool tersebut dalam komputer Anda.
83. Ada banyak wizard atau stepby-step di Windows. Untuk mengetahui
wizard apa saja, buka Help and Support dan ketikkan “Wizard” tanpa tanda
petik pada kolom pencarian. Windows akan memunculkan daftar wizard yang
tersedia. Anda tinggal memilihnya.
84. Untuk membuat karakter sendiri, klik Start|Run dan ketikkan
Eudcedit. Buat sesuai keinginan Anda, asalakan masih dalam ukuran 64×64 grid.
Simpan dengan memilih menu Edit|Save Character.
85. Untuk meletakkan karakter dalam Character Map ke dalam dokumen,
Anda cukup membuka Character Map dan memilih karakter tersebut. Kemudian
Anda tinggal mengcopy dan paste-nya ke dalam dokumen Anda.
Menghias Desktop
86. Anda bisa mengatur pointer mouse sesuai keinginan dengan membuka
tab Pointer dalam menu Mouse di Control Panel. Klik Browse untuk mencari
pointer yang sesuai keinginan Anda.
87. Untuk menampilkan daftar dokumen yang terakhir diakses di Start
Menu pada Windows XP Home Edition, klik kanan pada tombol Start dan pilih
Properties. Klik Customize, buka tab Advanced dan enable option List my
most recently opened documents.
88. Jika Anda ingin agar tampilan Windows Explorer terbuka penuh hingga
menutupi taskbar, tekan tombol F11.
89. Anda bisa membuat shortcut key atau penekanan tombol tertentu untuk
mengakses sebuah program. Caranya, klik kanan icon program tersebut dan
pilih Properties. Buka tab Shortcut dan tentukan tombol mana yang Anda
gunakan untuk mengakses program tersebut. Secara otomatis Windows akan
menambahkan tombol Ctrl+Alt+ pilihan Anda sebagai shortcut key.
90. Urutkan secara alfabet, semua program yang ada di Start Menu untuk
memudahkan pengaksesan. Caranya, klik Start|All Programs, klik kanan
salah satu program yang ada dan pilih Sort by Name.
91. Munculkan penampakan icon indikator koneksi broadband atau dial-up
pada system tray untuk mempermudah kontrol. Caranya, buka My Network
Places, pilih View Networks Connections, klik kanan koneksi yang Anda
gunakan dan pilih Properties. Ubah option Show icon in notofication area
when connected menjadi enable.
92. Anda bisa mengedit Start Menu sesuai dengan kebutuhan. Baik
menambah, mengurangi, atau bahkan mengubah namanya. Caranya, klik kanan Start
dan pilih Open atau Open All Users. Atur setiap shortcut yang tersedia
sesuai kebutuhan.
93. Anda bisa membuka beberapa program secara bersamaan dengan menekan
tombol Shift, sementara mengklik program yang ada dalam Start Menu.
94. Untuk menghilangkan nama icon pada desktop, klik kanan icon
tersebut, dan pilih Rename. Tekan tombol Alt dan numeric key 255. Kemudan
tekan Enter.
95. Anda bisa menghilangkan tanda panah pada icon shortcut di desktop.
Caranya, masuk ke registry editor dengan mengetik “regedit” tanpa tanda
petik di kotak dialog Start|Run. Masuk ke dalam direktori
HKEY_CLASSES_ROOT\Lnkfile. Hapus value IsShortcut. 85
–> TOP TIPS !
96. Daftar Shortcut
Berikut ini beberapa shortcut yang paling banyak digunakan saat bekerja
sehari-hari menggunakan Windows.
[Windows] + [L] Lock komputer
[Windows] + [U] Menampilkan Utility Manager
[Windows] + [R] Menampilkan Run
[Windows] + [F] Menampilkan window pencarian
[Windows] + [E] Membuka My Computer
[Windows] + [D] Mematikan atau mengaktifkan Toggle
Desktop
[Windows] + [M] Minimize semua window
[Windows] + [Shift] + [M] Restore semua window yang di-minimize
[Windows] + [Ctrl] + [F] Mencari komputer dalam jaringan
[Windows] + [F1] Menampilkan halaman Help
[Windows] + [Break] Memunculkan window System
Properties
[Windows] + [Tab] Scroll tombol di Taskbar
Jika Anda menggunakan keyboard lama yang tidak dilengkapi dengan tombol
Windows, gunakan paduan tombol Ctrl + Esc.
97. Anda bisa meng-enable atau disable grouping beberapa file dalam
satu program. Caranya, klik kanan taskbar dan pilih Properties. Beri atau
hilangkan tanda centang pada option Groups similar taskbar button.
98. Anda bisa menghilangkan atau menampilkan icon di desktop dengan
mengklik kanan desktop dan memilih Arrange Icons By|Show Desktop Icons.
99. Anda bisa membuat custom toolbar dengan mengklik kanan taskbar,
memilih Toolbars|New Toolbar. Atur sesuai dengan keinginan Anda, misalnya
menjadikan My Documents sebagai toolbar di taskbar supaya mudah dan
cepat diakses.
100. Klik kanan Start Menu, pilih Properties, jika tidak menggunakan
Classic Start Menu, klik Customize dan buka tab Advanced. Ada beberapa
munu yang bisa diaktifkan dengan memberi tanda centang pada option yang
ada. Mulai dari Scroll Programs hingga memunculkan penampakan beberapa
fitur dalam Start Menu.
101. Anda bisa membuka sebuah situs tanpa membuka browser terlebih
dahulu. Caranya, ketikkan alamat lengkap situs yang hendak dibuka di kotak
dialog Start|Run. Misalnya www.pcmedia.co.id. Kemudian tekan Enter.
102. Di setiap menu dalam Windows terdapat huruf yang bergaris bawah
sebagai patokan penggunaan navigasi keyboard. Misalnya menu File bisa
dibuka dengan menekan tombol Alt+F. Anda bisa menonaktifkan atau
mengaktifkan fitur yang ditandai dengan garis bawah ini. Caranya, klik kanan
area kosong di desktop. Kemudian buka tab Appereance, dan klik tombol
effects. Atur tanda centang pada option Hide underlined letter for keyboard
navigation until I press the [Alt] key.
103. Atur supaya komputer mengeluarkan suara peringatan saat tombol
Caps Lock, Num Lock atau Scroll Lock diaktifkan. Caranya, Buka Control
Panel, masuk dalam Accessibility Option. Buka tab Keyboard dan enable
option Use Toggle-Keys.
104. Untuk meng-enable Hibernate dalam Windows XP saat menekan Turn Off
di Start Menu, tahan tombol Shift. Maka tombol Stand by pada kotak
dialog Shut Down akan berubah menjadi Hibernate.
105. Jika hardware Anda support Hibernate, aktifkan segera fitur ini.
Caranya, buka Control Panel dan buka Power Options. Klik tab Hibernate
dan beri tanda centang pada option Enable Hibernate. Jika hardware Anda
tidak support Hibernate, tab ini tidak bisa ditemui.
Memperbaiki Kinerja Komputer
106. Tambah kecepatan komputer Anda dengan menghilangkan penampakan
yang bagus namun memakan banyak waktu, yakni animasi. Caranya, buka
Control Panel, dan klik ganda System. Klik tab Advanced dan tekan tombol
Performance Settings. Kemudian enable option Adjust for the best
performance.
107. Untuk mengurangi waktu booting yang terasa lama, atur di BIOS agar
booting dimulai dari harddisk baru kemudian CD atau floppy drive pada
pilihan berikutnya.
108. Atur supaya Windows hanya akan me-load program yang dibutuhkan
saja saat mulai berjalan supaya waktu loading lebih cepat dan kerja
komputer lebih ringan. Ketikkan “msconfig” tanpa tanda petik di kotak dialog
Run dan tekan Enter. Pada tab General, pilih option Selective Startup,
kemudian buka tab Startup dan nonaktifkan semua program yang tidak
perlu.
109. Anda bisa memonitor penggunaan processor dengan menekan tombol
Ctrl+Alt+Del untuk membuka Task Manager. Kemudian minimize window
tersebut, Anda akan melihat grafik penggunaan kapasitas processor di system
tray.
110. Untuk meningkatkan kecepatan menyimpan data di USB ZIP drive, buka
My Computer dan klik kanan drive ZIP tersebut. Pilih Properties, buka
tab Hardware klik Properties, kemudian buka tab Policies dan aktifkan
option Optimize for Performance.
111. Untuk mempercepat tampilan Start Menu, buka Registry Editor
(ketikkan “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Run). Masuk dalam
direktori HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop. Klik ganda value yang
bernama MenuShowDelay, ganti angka yang ada menjadi 100. Dengan cara ini,
maka delay tampilan Start Menu semakin singkat.
112. Ada cara cepat mematikan komputer. Tekan tombol Ctrl+Alt+Del, pada
windows Task Manager yang muncul, tekan menu Shut Down dan tahan tombol
Ctrl saat mengklik Turn Off. Pastikan dulu semua dokumen telah di-save.
113. Anda bisa melihat grafis yang menampilkan performance komputer
berdasarkan beberapa indikator. Misalnya penggunaan processor, memory, dan
lain sebagainya. Caranya, buka Control Panel dan klik ganda
Administrative Tools. Buka fitur Performance.
114. Anda juga bisa menambahkan beberapa indikator lain dalam fitur
Performance (di nomer 13) dengan mengklik icon + dan memilih indikator
baru apa saja yang hendak ditampilkan.
115. Anda bisa menggabungkan sebuah file registry atau .reg ke dalam
registry Windows Anda, dengan mengklik ganda file tersebut. Untuk
mengetahui fungsinya, buka dengan notepad.
116. Jika Anda menggunakan RAM sebesar 512 MB, atur agar Windows tidak
membuat paging ke disk agar performance komputer semakin meningkat.
Caranya, buka Registry Editor dan masuk dalam direktory
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM|Current ControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement.
Ubah value DisablePagingExecutive menjadi 1.
117. Gunakan Bootcfg.exe untuk mengedit boot.ini Windows XP. Caranya,
ketikkan “cmd” tanpa tanda petik dalam kotak dialog Run untuk masuk
dalam DOS Prompt, dan ketikkan bootcfg: /? setelah muncul prompt untuk
memperoleh informasi mengenai fitur dalam program ini.
118. Untuk memilih operating system dalam yang digunakan dalam sebuah
komputer yang memiliki partisi drive, buka Control Panel, masuk dalam
System kemudian buka tab Advanced. Klik tombol Startup and Recovery
Setting kemudian Edit.
119. Gunakan utility klasik chkdsk untuk men-scan harddisk dan
memperbaiki error yang ditemui. Caranya, klik Start |Run dan ketikkan “chkdsk
c:/f” tanpa tanda petik untuk men-scan dan memperbaiki drive C. Jika
Anda ingin tahu lebih banyak tentang fitur dalam chkdsk, ketikkan “chkdsk
/?”.
120. Anda bisa melewati Scanner and Camera Wizard saat memasang kamera
digital. Untuk mengaksesnya, gunakan Windows Explorer atau My Computer.
Kamera digital Anda akan tampil sebagai drive.
121. Ada utility dalam Windows XP Pro Edition yang jarang digunakan,
yakni gpedit. Jalankan utility ini dengan mengetikkan “gpedit.msc” tanpa
tanda petik di kotak dialog Run dan tekan Enter. Utility ini bisa
digunakan untuk setiap tool dan komponen yang ada di Windows. Coba satu per
satu setting yang Anda inginkan kemudian perhatikan hasilnya.
122 Mengatur Jadwal Perawatan
Daripada bersusah payah membersihkan sampah di Windows, atur agar
Windows membersihkan dirinya sendiri secara berkala dengan Schedule Task.
a. Untuk mengatur jadwal perawatan Windows secara berkala, buka Control
Panel, klik ganda Scheduled Tasks. Tambahkan Scheduled Task melalui
wizard. Klik Next untuk masuk dalam list berisi program yang bisa
dijadwalkan.
b. Jika tool yang hendak Anda jadwalkan tidak tertera pada list, klik
Browse dan arahkan ke folder tempat tool yang Anda maksud berada.
Kebanyakan tool Windows berada dalam folder Windows\system32. Pilih salah
satu dan klik Open.
c. Ketik nama task tersebut dan tentukan tingkat keseringan atau
frekuensi jadwal program tersebut. Klik Next, atur setting lain yang
diperlukan dan tambahkan username beserta password untuk mengamankan Schedule
Task.
123. Gunakan utility gratis PowerToys dari
www.microsoft.com/windowsxp/home/downloads/powertoys.asp yang sangat berguna. PowerToys sendiri
terdiri dari beberapa program, di antaranya Open Command Window Here,
Alt-Tab Replacement, Tweak UI, Power Calculator, Image Resizer, CD Slide
Show Generator, Virtual Desktop Manager,Taskbar Magnifier, HTML Slide
Show Wizard, dan Webcam Timershot.
124. Windows Anda bisa memperoleh tambahan kecepatan jika Indexing
Service dinonaktifkan. Caranya mudah, buka Administrative Tools di Control
Panel, pilih Services dan disable Indexing Service.
125. Kembangkan kapasitas harddisk dengan menggunakan Disk Cleanup.
Buka My Computer, klik kanan drive yang ada dan pilih Properties. Buka tab
General dan klik tombol Disk Cleanup. Bersihkan semua file sampah
tersebut, termasuk mengosongkan isi Recycle Bin dari semua data yang sudah
tidak digunakan lagi.
126. Hilangkan semua shortcut di folder Startup dalam Start Menu.
Sebab, program yang memiliki shortcut dalam folder ini secara otomatis akan
dieksekusi saat kali pertama Windows dijalankan.
127. Periksa setting messenger yang ada dalam komputer Anda, karena
hampir setiap messenger akan me-load dirinya sendiri secara otomatis
setiap kali Windows dijalankan. Usahakan agar option Automatically Login
atau Load at Windows Start tidak aktif.
128. Anda bisa mengakses setiap program secara langsung dengan
mengetikkan nama programnya di kotak dialog Run. Misalnya calc untuk
kalkulator, winword untuk Microsoft Word, dan lain sebagainya.
Troubleshooting Sederhana
129. Jika saat defrag tiba-tiba komputer berhenti, restart dan masuk
dalam Safe Mode dengan menekan tombol F8 sesaat sebelum Windows mulai
berjalan. Defrag lagi harddisk Anda dari mode ini.
130. Cari tahu apakah drive Anda FAT atau NTFS dengan mengklik kanan
drive tersebut dan memilih Properties kemudian masuk ke tab General. Baca
detail file system pada kotak dialog yang muncul.
131. Ubah sebuah drive dalam format FAT menjadi NTFS melalui DOS dengan
perintah convert c:/FS:NTFS. Masuklah dalam registry editor dan buka
direktori HKEY_USERS\DEFAULT\Control Panel\Desktop dan buat value dalam
AutoEndTask dengan nilai 1.
133. Jika saat menginstal sebuah driver baru komputer hang, restore
komputer ke konfigurasi sebelumnya. Caranya, restart komputer dan tekan F8
untuk masuk ke Safe Mode dan pilih option Last Known Good
Configuration.
134. Gunakan Event Viewer untuk melacak aplikasi yang error. Caranya,
klik kanan My Computer, pilih Manage dan klik event Viewer. Klik ganda
setiap aplikasi atau system yang menunjukkan error untuk melihat
informasi kesalahan.
135. Ada cara paling tepat untuk mengatur ketepatan jam di komputer.
Klik ganda jam di sebelah kanan bawah layar atau di system tray, pilih
tab Internet Time. Aktifkan option Automatically synchronize with an
Internet time server. Pilih server yang tersedia dan klik Update Now!
Tip dan Trik Spesial untuk Windows 98 dan ME
136. Back-up setting dial-up dengan cara men-drag and drop file koneksi
di folder Dial Up Networking ke sebuah floppy drive. File back-up akan
disimpan dalam ekstensi.dun.
137. Cara cepat restart, tekan Start|Shut Down|Restart, sementara klik
OK, tahan tombol Shift.
138. Gunakan Tweak UI khusus Windows 98 dari
www.microsoft.com/ntworkstation/downloads/powertoys/networking/nttweakui.asp. Setelah instalasi
selesai, buka Tweak UI melalui Control Panel.
139. Gunakan tombol F3 untuk membuka fitur Find saat berada di Windows
Explorer atau desktop.
140. Atur koneksi dial-up dengan Telephony Location Manager. Fitur
Telephony Location Manager ini akan membantu Anda mengoptimalkan koneksi
dial-up. Caranya, klik Start|Run dan ketikkan “tlocmgr” tanpa tanda
kutip.
141. Jika komputer Anda tidak bisa di-set Dalam mode standby atau
suspended, maka perbaiki dengan Pmtshoot dari
http://support.microsoft.com/?kbid=185949.
142. Selalu back-up registry sebelum melakukan perubahan di dalamnya.
Caranya, gunakan Registry Checker yang bisa ditemui di Start|Programs|
Accessories|System Tools|Tools.
143. Buat sebuah disket bootable untuk Windows 98 dengan cara
memformatnya menggunakan system files. Kemudian copy file
c:\windows\command\scanreg.exe dan c:\windows\himem.sys ke dalam disket tersebut. Jangan
lupa, edit file config.sys yang berada di disket dengan memberi tambahan
baris “device =a:\himem.sys” tanpa tanda kutip.
144. Untuk me-restore registry saat komputer tidak mau berjalan, coba
booting dengan boot disk. Kemudian masuk ke drive C:\ dan ketikkan
“scanreg\restore”, tanpa tanda kutip. Ikuti angkah-langkahnya hingga
selesai. Kemudian keluar dari DOS.
145. Tambahkan shortcut Control Panel ke Start Menu dengan mengklik
kanan tombol Start dan klik Open. Kemudian klik kanan di area kosong,
pilih New|Folder. Isikan “Control
Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” tanpa tanda kutip dan tekan Enter.
146. Anda bisa menghilangkan kotak dialog password yang muncul kali
pertama sebelum masuk dalam Windows. Caranya, masuk ke Control Panel, buka
Password dan buka tab Change Password. Isi kolom password lama dengan
password yang Anda miliki, dan kosongkan kolom new password. Setelah
itu, klik tab User Profiles dan enable option All users of this PC use the
same preferences and desktop settings. Perubahan ini akan berjalan
setelah Windows di-restart.
147. Untuk membatalkan perintah Print, buka icon Printer di system tray
dengan mengklik ganda. Kemudian sorot file yang sedang di-print pada
Window Printer dan klik kanan kemudian Cancel.
148. Temukan tool-tool under DOS yang masih layak dipergunakan dalam
folder tools\MSDOS di CD Instalasi Windows 98.
149. Jika Windows 98 atau Me berjalan lambat, periksa memory. Caranya,
klik kanan My Computer dan pilih Properties. Buka tab Performance dan
lihat System Resource. Jika mencapai 80 persen, restart komputer. Ingat,
tutup semua program sebelum melihat System Resource.
150. Gunakan Sysedit untuk mengedit file-file system. Misalnya
Autoexec.bat dan sebagainya. Ketikkan “sysedit” di kotak dialog Run tanpa
diberi tanda petik.
ref http://miji.wordpress.com/2007/01/18/150-tips-trik-ampuh-untuk-windows/
Diposting oleh mr smart di 1:23 PM 0 komentar Link ke posting ini
Label: Tutorial
Wednesday, October 10, 2007
Tutorial untuk mempercepat kinerja windows
1. Mematikan Service-service yang tidak berguna
Jalankan services.msc (start,run,services.msc)
matikan service-service berikut
Alerter
Application Layer Gateway Service,
Application Management
Automatic Updates
Background Intelligent Transfer
Clipbook
Automatic Updates
Distributed Link Tracking Client
Distributed Transaction Coordinater
Error Reporting Service
Fast User Switching Compatibility
IMAPI CD-Burning
Indexing Service
IPSEC Services
Messenger
Net Meeting
Remote Desktop Sharing
Network DDE
Network DDE DSDM
Portable Media Serial Number
Remote Desktop Help Session Manager
Remote Registry
Secondary Logon
Smartcard
SSDP Discovery Service
Telnet Themes
Uninterruptible Power Supply
Universal Plug and Play Device Host
Upload Manager
Webclient
Wireless Zero Configuration
WMI Performance Adaptor
2. Hapus file2 yang berada di c:\windows\prefect
EASIEST WAY TO DELETE PREFETCH.
1. Open notepad.exe, type del c:\windows\prefetch\*.* /q (without the quotes) & save as "delprefetch.bat" in c:\
2. From the Start menu, select "Run..." & type "gpedit.msc".
3. Double click "Windows Settings" under "Computer Configuration" and double click again on "Startup" in the right window.
4. In the new window, click "add", "Browse", locate your "delprefetch.bat" file & click "Open".
5. Click "OK", "Apply" & "OK" once again to exit.
6. Reboot your computer.
3. Disable file indexing
double-click the My Computer icon. Next, right-click on the C: Drive, then select Properties.
Uncheck "Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching." Next, apply changes to "C: subfolders and files," and click OK. If a warning or error message appears (such as "Access is denied"), click the Ignore All button.
4. Enable DMA
double-click the My Computer icon. Tab HARDWARE, pilih Device Manager
double-click on the IDE ATA/ATAPI Controllers device, and ensure that DMA is enabled for each drive you have connected to the Primary and Secondary controller. Do this by double-clicking on Primary IDE Channel. Then click the Advanced Settings tab. Ensure the Transfer Mode is set to "DMA if available" for both Device 0 and Device 1. Then repeat this process with the Secondary IDE Channel.
5. Remove any unnecessary programs and/or items from Windows Startup routine using the MSCONFIG utility
CLEANUP STARTUP ITEMS IN MSCONFIG.
Do you ever uninstall programs and they are still listed under startup items in msconfig? Personally, I found myself with 30 such items from old installs. Microsoft leaves you no way to clean up this list, but have no fear, I have figured it out for you.
1. Open MSconfig and click on the startup items tab
2. Open Regedit and naviate to HKLM/Software/Microsoft/Sharedtools/MSconfig/startupreg
3. Compare the list of registry keys under startup reg with their counterparts in msconfig.
4. Delete the keys which are no longer valid.
5. Voila! You've cleaned up msconfig.
6. Remove any unnecessary or unused programs from the Add/Remove Programs section of the Control Panel.
to uninstall things like msn messenger and other hidden installs thru add remove programs, do this:
find sysoc.inf (you might have to enable "show hidden files" and "show hidden/protected system folders" in explorer) and open it in notepad replace all ",hide" with "," (both with out quotes) which is easiest to do with the replace all command under edit then in add/remove programs under add/remove windows compnents and whole new list of things to uninstall and add are now listed (such as internet explorer)
7. Turn off any and all unnecessary animations
double-click the My Computer icon. Tab ADVANCE pilih Select the Settings button located under Performance
8. Auto End Tasks to Enable a Proper Shutdown
Copy the following (everything in the box) into notepad.
QUOTE
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management]
"ClearPageFileAtShutdown"=dword:00000001
[HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop]
"AutoEndTasks"="1"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l]
"WaitToKillServiceTimeout"="1000"
Save the file as shutdown.reg
Double click the file to import into your registry.
9. Optimize Booting Time
Microsoft has made available a program to analyze and decrease the time it takes to boot to WindowsXP. The program is called BootVis
Uncompress the file.
Run BOOTVIS.EXE
For a starting point, run Trace / Next Boot + Driver Delays
This will reboot your computer and provide a benchmark
After the reboot, BootVis will take a minute or two to show graphs of your system startup.
Note how much time it takes for your system to load (click on the red vertical line)
Then run Trace / Optimize System
Re-Run the Next Boot + Drive Delays
Note how much the time has decreased
or follow this step
1. Open notepad.exe, type "del c:\windows\prefetch\ntosboot-*.* /q" (without the quotes) & save as "ntosboot.bat" in c:\
2. From the Start menu, select "Run..." & type "gpedit.msc".
3. Double click "Windows Settings" under "Computer Configuration" and double click again on "Shutdown" in the right window.
4. In the new window, click "add", "Browse", locate your "ntosboot.bat" file & click "Open".
5. Click "OK", "Apply" & "OK" once again to exit.
6. From the Start menu, select "Run..." & type "devmgmt.msc".
7. Double click on "IDE ATA/ATAPI controllers"
8. Right click on "Primary IDE Channel" and select "Properties".
9. Select the "Advanced Settings" tab then on the device or 1 that doesn't have 'device type' greyed out select 'none' instead of 'autodetect' & click "OK".
10. Right click on "Secondary IDE channel", select "Properties" and repeat step 9.
11. Reboot your computer.
10. Fix Corrupted Files
Put XP CD
Start>Run> sfc /scannow
11. Increase XP Folder Setting
Windows remembers 400 folder settings. When that number is reached some settings aren't retained any longer. You can change this to 8000 by adding this edit to the registry.
1. Copy the following (everything in the box) into notepad.
QUOTE
Windows Registry Editor Version 5.00
[-HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell NoRoam\BagMRU]
[-HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell NoRoam\Bags]
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell]
"BagMRU Size"=dword:00001f40
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell NoRoam]
"BagMRU Size"=dword:00001f40
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer]
"NoSaveSettings"=dword:00000000
2. Save the file as folder8000.reg
3. Double click the file to import into your registry.
12. Clearing the Page File on Shutdown
Click on the Start button
Go to the Control Panel
Administrative Tools
Local Security Policy
Local Policies
Click on Security Options
Right hand menu - right click on "Shutdown: Clear Virtual Memory Pagefile"
Select "Enable"
Reboot
For regedit users.....
If you want to clear the page file on each shutdown:
Start Regedit
Go to HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory
Management\ClearPageFileAtShutdown
Set the value to 1
13. No GUI Boot
If you don't need to see the XP boot logo,
Run MSCONFIG
Click on the BOOT.INI tab
Check the box for /NOGUIBOOT
14. Speeding the Startup of Some CD Burner Programs
If you use program other than the native WindowsXP CD Burner software,
you might be able to increase the speed that it loads.
Go to Control Panel / Administrative Tools / Services
Double-click on IMAPI CD-Burning COM Service
For the Startup Type, select Disabled
Click on the OK button and then close the Services window
If you dont You should notice
15. Increasing System Performance (If you have 512 megs or more of memory)
If you have 512 megs or more of memory, you can increase system performance
by having the core system kept in memory.
Start Regedit
Go to HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory
Management\DisablePagingExecutive
Set the value to be 1
Reboot the computer
16. Increasing File System Caching
To increase the amount of memory Windows will locked for I/O operations:
Start Regedit
Go to HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory
Management
Edit the key IoPageLockLimit
17. Disable Error Reporting
Dari Control Panel
control panel >> performance and maintenance >> system >> advanced >> error reporting
(disable all)
right click "my computer" >> manage >> services and applications >> services >> " stop
and disable" Error Reporting.
Dengan Mengubah Registry
Start/Run/Regedit
Create a new Binary value, or modify the existing value, called ‘Scancode Map’ and edit the
value according to the settings below.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\ Keyboard Layout. Value Name:
Scancode Map, Data Type: REG_BINARY (Binary Value), Value Data: 00 00 00 00 00 00 00
00 03 00 00 00 00 00 5B E0 00 00 5C E0 00 00 00 00.
18. Disable Crash Control Auto Reboot
Start/Run/Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\PCHealth\Err orReporting. Value: DoReport, 1
= Send Reports, 0 = Don’t Send.
19. Speed Up Browsing (Windows Explorer and IE)
INTERNET EXPLORER LIGHTING-FAST STARTUP.
Isn't it annoying when you want to go to a new website, or any other site but your homepage, and you have to wait for your 'home' to load? This tweak tells Internet Explorer to simply 'run', without loading any webpages. (If you use a 'blank' page, that is still a page, and slows access. Notice the 'about:blank' in the address bar. The blank html page must still be loaded..). To load IE with 'nothing' [nothing is different than blank]:
1. Right-click on any shortcut you have to IE
[You should create a shortcut out of your desktop IE icon, and delete the original icon]
2. Click Properties
3. Add ' -nohome' [with a space before the dash] after the endquotes in the Target field.
4. Click OK
Fire up IE from your modified shortcut, and be amazed by how fast you are able to use IE!
SPEED UP BROWSING WITH DNS CATCH.
when you connect to a web site your computer sends information back and forth, this is obvious. Some of this information deals with resolving the site name to an IP address, the stuff that tcp/ip really deals with, not words. This is DNS information and is used so that you will not need to ask for the site location each and every time you visit the site. Although WinXP and win2000 has a pretty efficient DNS cache, you can increase its overall performance by increasing its size. You can do this with the registry entries below:
************begin copy and paste***********
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Dnscache\Parameters]
"CacheHashTableBucketSize"=dword:00000001
"CacheHashTableSize"=dword:00000180
"MaxCacheEntryTtlLimit"=dword:0000fa00
"MaxSOACacheEntryTtlLimit"=dword:0000012d
************end copy and paste***********
make a new text file and rename it to dnscache.reg. Then copy and paste the above into it and save it. Then merge it into the registry.
FIX IE 6 SLOWDOWNS AND HANGS.
1. Open a command prompt window on the desktop (Start/Run/command).
2. Exit IE and Windows Explorer (iexplore.exe and explorer.exe, respectively, in Task
Manager, i.e - Ctrl-Alt-Del/Task Manager/Processes/End Process for each).
3. Use the following command exactly from your command prompt window to delete the
corrupt file:
C:\>del "%systemdrive%\Documents and Settings\%username%\Local
Settings\Temporary Internet Files\Content.IE5\index.dat"
4. Restart Windows Explorer with Task Manager (Ctrl-Alt-Del/Task Manager/Applications/New
Task/Browse/C:\Windows\explorer.exe[or your path]) or Shutdown/Restart the computer from
Task Manager.
ANOTHER WAY TO FIX IEXPLORER 6 SLOW PAGES LOADED.
Here's an easier way to get to index.dat file as addresse in another tweak submitted here.
1. click on Internet Explorer
2. go to to your root dir (usually C
3. open Documents and Settings folder
4. open "your username folder"
5. open UserData
6. **close IE if you have it open**
rename index.dat to index.old
logoff and log back on (don't need to restart) open up IE and go to a web page or site that
always seemed to load slowly. It should load a lot more quickly now. NOTE. Always rename or
backup .dat or other system files before deleting.
Speed Up HTTP Requests On Internet Explorer
use Firefox Setting
1. Start the Registry Editor
2. Go to HKEY_CURRENT_USER \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \
Internet Settings
3. Select New > DWORD Value from the Edit menu
4. "MaxConnectionsPer1_0Server"=Dword:0000000a
"MaxConnectionsPerServer"=Dword:0000000a
Configure Internet Downloads
Start/Run/Regedit HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr
entVersion\Explorer\RemoteComputer\NameSpace In the left pane find:
{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF} Value and delete it.
Auto Disconnect for Internet Explorer
Start/Run/Regedit
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings. To
increase the number of simultaneous connections that are allowed to 10, follow these steps:
On the Edit menu, click Add Value , and then add the following registry values:
“MaxConnectionsPer1_0Server”=Dword:0000000a “MaxConnectionsPerServer”=Dword:0000000a.
Control Internet Explorer Error Reporting
Start/Run/Regedit
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main] Value Name: Disable
Script Debugger Data Type: REG_SZ (String Value) Value Data: yes or no. Create a new string
value, or modify the existing value, named “Disable Script Debugger” and set it to either
“yes” to disable the debugger or “no” to enable it. Restart Internet Explorer for the change to take effect.
Disable/Change Auto-search in Internet Explorer
Open Internet Explorer >> Click the "search" button >> click the "customize" button >> click
"autosearch settings" >> FOLLOW INSTRUCTIONS BELOW...........
DISABLE: In the "When Searching" drop down menu, select "Do not search from the address
bar".
>> click "ok" >> "ok". Type an invalid address in your address bar and see if it
takes you to the msn search page or if it gives a "page not found" error. In this
case, the "page not found" error is what we want.
CHANGE: If you wish not to disable, but you wish to change it to your favorite "google.com"
search page. Instead of following the "DISABLE" instructions, follow the instructions
below. Choose "Google Sites (or whatever you prefer)" from the "choose a search provider
to search from address bar" drop down menu >> click "ok" >> "ok"
Set negative Cache Time
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Dnscache\Parameters DWORD NegativeCacheTime=0
Mematikan network Schedule task
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\
Remote Computer\NameSpace
Delete the following key {D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}
20. System Performance Edit in Registry
Stop Error Messages When Booting
Start/Run/Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer. Create a new sub-key DWORD named ‘AlwaysUnloadDLL’ and set the default value to equal ‘1' to disable Windows caching the DLL in memory. Restart Windows for the change to take effect.
End Task Time Out
Start/Run/Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Windows. Value Name:
NoPopupsOnBoot, Data Type: REG_DWORD (DWORD Value), Value Data: (1 = disable messages). Stops the annoying Windows pop-up messages notifying you a device is not functioning when you boot-up Windows. Create a REG_DWORD value of ‘NoPopupsOnBoot’ in the key below (if it doesn’t already exist). Set the value to ‘1' to disable pop-up messages from appearing.
Change Default Search Options
Start/Run/Regedit
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l Add a new string value called,
“WaitToKillServiceTimeout” and change the Value to 2000. Exit, reboot.
Automatically Close Non-Responding Applications on Shutdown
Start/Run/Regedit
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\ Explorer. Data Type: REG_DWORD (DWORD Value), Value Data: (0 = unselected, 1 = selected). Modify the following values, setting them to “1? to select the parameter as a default or “0? as unselected. CaseSensitive, IncludeSubFolders, SearchHidden, SearchSlowFiles, SearchSystemDirs. Restart or logoff Windows for the change to take effect.
Speed Up Menu Display
Start/Run/Regedit
HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop, Value Name: AutoEndTasks, Data Type: REG_SZ (String Value), Value Data: (0 = disabled, 1 = enabled). Modify the value of ‘AutoEndTasks’ to equal ‘1' to automatically end tasks or ‘0' to prompt for action. Note: This change will affect all users but the value can also be changed on a user-by-user basis by modifying [HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop] with the same values.
Control Automatic Boot Disk Optimization
Start/Run/Regedit
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\ Explorer\AutoComplete.
Value Name: Append Completion, Data Type: REG_SZ (String Value), Value Data: yes or no.
Create a new string value, or modify the existing value, named “Append Completion” and set it to “yes” to append the suggested text as you are typing or “no” to only show a drop- down list. Restart Windows for the change to take effect. Note: This setting also changes the auto complete functionality of Internet Explorer.
21. Enable DVD Player in Media Player
Remove the Upperfilters and Lowerfilters values completely from the following registry key:
Start/Run/Regedit HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro
l\Class\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}
22. Speed up the Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/MenuShowDelay from the default 400 to something a little snappier. Like 150.
23 Turn of CD Auto Play
Open My Computer
Right click on your CD ROM and choose Properties
Click on the Auto Play tab
In the drop down box you can choose the Action for each choice shown in the drop down box Or
Go to Start->Run->gpedit.msc
Computer Config -> Administrative Template -> System
Double click Turn off Autoplay
Enable it.
24 Increase BROADBAND
This is for broad band connections. I didn’t try it on dial up but might work for dial up.
make sure your logged on as actually "Administrator". do not log on with any account that just
has administrator privileges.
start - run - type gpedit.msc
expand the "local computer policy" branch
expand the "administrative templates" branch
expand the "network branch"
Highlight the "QoS Packet Scheduler" in left window
in right window double click the "limit reservable bandwidth" setting
on setting tab check the "enabled" item
where it says "Bandwidth limit %" change it to read 0
Effect is immediate on some systems, some need to re-boot. This is more of a "counter what XP does" thing. In other words, programs can request up to 20% of the bandwidth be reserved for them, even with QoS disabled, this is no big deal and most programs do not request it. So, although QOS has caused a big stink because people think it reserves 20% of their bandwidth, you can still disable it, just to be sure, hehe.
25. AUTO DELETE TEMPORARY FOLDER.
First go into gpedit.msc
Next select -> Computer Configuration/Administrative Templates/Windows
Components/Terminal Services/Temporary Folder
Then right click "Do Not Delete Temp Folder Upon Exit"
Go to properties and hit disable. Now next time Windows puts a temp file in that folder it will automatically delete it when its done! Note from Forum Admin: Remember, GPEDIT (Group Policy Editor) is only available in XP Pro.
26. REMOVING SERVICES DEPENDENCIES.
This will allow you to disable a service or uninstall it from your system without effecting another service that depends on it. Here's how you do it
1. After you have set your services the way you want them and you have disabled/uninstalled something that another services depends on, run "regedit"
2. Under HKEY_LOCAL_MACHINE\System\find the service that will not function, do to another service being disabled/uninstall (found in ControlSet001\Services,
ControlSet002\Services, and CurrentControlSet\Services)
3. Once you have found the service right-click on the string value, "DependOnService,"and modify
4. You should now see a list of services that it is dependent on. Simply delete the service that you have disabled/uninstalled
5. Restart your computer and your ready to go Disclaimer REMEMBER TO BACKUP YOU REGISTRY FIRST I'm not totaly sure if this will have any negative effects on your system. I used this method after uninstalling "Netbios over Tcpip" from my system completely, so that my Dhcp service would function and I have had NO negative effects on my system.
27.Shutdown Faster
SHUTDOWN XP FASTER 1.
Like previous versions of windows, it takes long time to restart or shutdown windows xp when the "Exit Windows" sound is enabled. to solve this problem you
must disable this useless sound. click start button then go to settings -> control panel -> Sound,Speech and Audio devices -> Sounds and Audio Devices -> Sounds, then under program events and windows menu click on "Exit Windows" sub-menu and highlight it.now from sounds you can select,choose "none" and then click apply and ok. now you can see some improvements when shutting down your system.
SHUTDOWN XP FASTER 2.
Start Regedit.
Navigate to HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control.
Click on the "Control" Folder.
Select "WaitToKillServiceTimeout"
Right click on it and select Modify.
Set it a value lower than 2000 (Mine is set to 200).
28. Change "Recycle Bin" size to 1%
29. Browse the Network Faster
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\RemoteComp
uter\NameSpace
Delete subkeys {2227A280-3AEA-1069-A2DE-08002B30309D} and
{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}
Speeds up network browsing of old Windows machines on the LAN by ignoring their scheduled tasks and printers
30. Melebarkan jalur data dari HDD biar aksesnya cepat
run : system.ini
masukin line baru
"IRQ14=4096"
31. mengubah Open Connection menjadi 70000 (SynPacket)
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters\]
"TcpNumConnections"=dword:00011170
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters\]
"TcpNumConnections"=dword:00011170
32. Setting Up TCP IP Buffer
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Serv ices\AFD\Parameters
Add "BufferMultiplier" parameter and give it a value 400 hexidecimal (which will change into 1024).
33. Setting up Provider Priority
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Serv ices\Tcpip\ServiceProvider.
Change this parameter:
Class - 1
DnsPriority - 1
HostsPriority - 1
LocalPriority - 1
NetbtPriority – 1
34. Increasing GlobalMaxTcpWindowSize
Only Work for Cable/DSL
tidak direkomendasikan untuk Dial Up
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters]"GlobalMaxTcpWindowSize"=dword:0000ffff
Default Value nya
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Servic es\Tcpip\Parameters]"GlobalMaxTcpWindowSize"=dword:00007fff
Diposting oleh mr smart di 1:30 PM 0 komentar Link ke posting ini
Label: Tutorial
Monday, October 1, 2007
Tutorial konfigurasi webbrowser mozilla firefox
1. ketik "about:config" di Addresse bar (URL) lalu tekan ENTER.
setelah itu silahkan untuk di edit script d bawah ini
Code:
browser.tabs.showSingleWindowModePrefs – true
network.http.max-connections – 64
network.http.max-connections-per-server – 20
network.http.max-persistent-connections-per-proxy – 10
network.http.max-persistent-connections-per-server – 4
network.http.pipelining – true
network.http.pipelining.maxrequests – 100
network.http.proxy.pipelining – true
network.http.request.timeout – 300
nglayout.initialpaint.delay = 0
network.http.request.max-start-delay = 0
If nglayout.initialpaint.delay doesnt exist, Right click, new integer.
Optional:
Code:
network.http.max-persistent-connections-per-proxy = 10
network.http.proxy.pipelining = true
network.http.proxy.version = 1.0
lalu tutup mozilla, setelah itu di jalankan kembali.
Langganan:
Postingan (Atom)